Istri Tangguh Rasa Pelakor

Istri Tangguh Rasa Pelakor
bab 171


__ADS_3

"Pagi, honey," ucap Larry saat melihat istrinya sudah terbangun. Ia mendaratkan satu kecupan di kening sang istri.


"Pagi, daddy," balas Lusi sambil memejamkan kedua matanya lagi.


"Apa, kau masih lelah, honey," tanya Larry yang sukses membuat Lusi terlihat merona di pagi hari.


Lusi mengangguk malu dan menyembunyikan wajahnya yang sudah berwarna merah itu di balik dada lebar Larry.


Larry tampak terkekeh melihat sikap menggemaskan sang istri. Dipeluknya tubuh mungil yang masih tanpa sehelai kain pun di balik selimut tebal yang mereka kenakan.


"Istirahatlah, kalau kau masih lelah dan maaf aku membuat kelelahan, honey," bisik Larry di puncak kepala Lusi.


"Hm! Gumam Lusi sambil menikmati pelukan suaminya dan menghirup aroma maskulin sang suami dengan sangat rakus.


Percintaan sepanjang malam membuat tubuh mungilnya remuk dan lemas. Ia begitu kelelahan dan kurang tidur.


Suaminya itu bagaikan bintang puas yang tidak ada puasnya menyerang dirinya. Dia hanya bisa istirahat satu jam dan tidak lama kemudian sang suami akan menggoda dirinya lagi, sehingga ia terbawa suasana menuntut yang membawanya terbang berkali-kali.


Malam pertama yang penuh suasana panas dan gairah yang pertama kali ia rasakan dan itu sangatlah menyenangkan.


Ia tidak ingin munafik, kalau kegiatan panaas mereka semalam membuatnya ketagihan dan ingin merasakannya lagi.


Cuma ia perlu istirahat sejak dulu. Karena jujur inti tubuhnya masih sangat terasa perih.


Larry mengusap-usap punggung polos sang istri sambil menciumi kening istrinya.


Larry sebisa mungkin menahan gejolak hasraat yang kini mulai mengusik tubuh dan pikirannya. Larry tidak egois, ia juga perlu memikirkan kondisi sang istri yang masih tampak Kelelahan dan tentu saja Larry tahu kalau inti tubuh sang istri masih sakit.


Larry ikut memejamkan matanya. Ia ingin menyusul istri mungilnya yang sudah mulai terlelap kembali dan tidak lama kemudian pasangan suami-istri yang baru sehari itu pun tidak di saat matahari mulai mengeluarkan sinar menguning yang mampu menghangatkan bumi.


*


*


*


Kebahagiaan dan kehangatan terus terlihat di kediaman Hugo. Kebahagiaan yang tercipta dari kasih sayang dan cinta sang penghuni Mansion.


Belum lagi kedatangan sang baby kembar Lima yang turun memberikan kehangatan dan kebahagiaan di mansion itu.


Mansion yang kini tidak akan pernah suci dari tangisan si kembar Lima dan juga perdebatan hangat antara mommy dan anak.


Atau kakak ipar dan adik ipar lacknat.


Belum lagi keluarga Nathan dan Jenny, yang menambah kehangatan keluarga besar Hugo dan Kato.


Tapi tubuhnya juga perlu istirahat untuk mengembalikan stamina nya lagi, karena ia yakin pasti suaminya itu ingin menerkamnya sekarang. Itu karena ia merasakan belut panjang sang suami terbangun dan mengeras.


Lusi hanya bisa menahan gejolaknya dengan memejamkan mata dan menghirup dalam-dalam aroma maskulin Larry yang masih terasa wangi dan memabukkan.


Keluarga besar Hugo dan Kato, menghabiskan hari-hari mereka dengan canda tawa dan kesenangan.


Setiap akhir pekan mereka akan mengadakan acara kecil-kecilan untuk mempererat hubungan keluarga mereka.


Pengkhianat kini berubah kebahagiaan.

__ADS_1


Kebencian kini berubah menjadi cinta dan kesetiaan.


Masa lalu Kim yang penuh luka dan pengkhianatan kini berubah menjadi masa depan yang penuh kebahagiaan dan kehangatan.


*


*


*


5 tahun kemudian.


"Okusan, aku sudah tidak tahan lagi," Arthur yang gairahnya sudah di ujung tanduk atau di ubun-ubun, kini sudah memposisikan benda ajaib nya untuk bertatap muka dengan gua lembah ajaib sang istri.


"Lakukanlah, sayang," sahut Kim yang penampilannya sudah berantakan dan tampak kacau.


Tentu saja Arthur begitu semangat dan penuh kegirangan.


Ia pun membuka lebar paha Kim dan siap untuk mengabsen setiap isi di dalam gua gelap dan pengap itu.


Tapi sayang kegiatan tatap muka antara benda ajaib dab gua ajaib harus di jeda terlebih dahulu saat pintu kamar mereka terbuka tiba-tiba dan terdengar suara panggilan yang begitu nyaring.


"Mommy," teriak ke lima anak kembar Kim.


"Brak! Kim secara refleks menendang sang suami hingga terjungkal di lantai.


"Aouw, okusan," ringis Arthur.


Kim pun tidak menghiraukan ringisan sang suami ia segera menutupi tubuh polosnya dengan selimut yang terlipat di atas ranjang.


"Satu." Hitung Kim.


"Brakk," pintu kamar terbuka pelan namun menimbulkan bunyi.


"Mommy," anak kedua, Lily


"Dua." Ujar Arthur.


"Brakk" masih lembut.


"Mommy." Kali ini anak ketiga Daisy


"Tiga. Lirih Arthur lagi.


"Brakk," naik satu oktaf


"Mommy," sakura.


"Empat." Sela Kim


"Brakkk," naik dua oktaf.


"Momm,"


"Lima"

__ADS_1


"Brakkk!


Dan bunyi pintu yang paling kasar dan menimbulkan suara yang paling kencang, adalah si kecil lion.


Si kecil lion yang sangat manja dan cengeng.


"Huaa, mommy dan daddy mereka tidak mau mengajakku bermain boneka. Huaaa," tangisan si lion memenuhi sudut kamar.


Kim hanya bisa menghela nafas dan memejamkan matanya. Ia bangkit Lantas duduk bersandar.


Diliriknya sang suami yang hanya terlihat frustasi dengan dada naik turun.


Kim melemparkan baju mandi suaminya dan segera dipakai oleh Arthur.


Begini kehidupan keluarga ramai dan bahagia Kim dan Arthur.


Ada kalanya mereka akan tersiksa, yah seperti kali ini. Di saat ingin menggarap ladang sang istri, selalu saja ada gangguannya yang datang dari kelima anak kembarnya.


Kelima anak kembar Kim dan Arthur, memiliki sifat-sifat berbeda-beda.


Paling tua rose, yang memiliki sifat cuek dan wajah datar.


Kedua, Lily yang memiliki sifat tomboy.


Ketiga, Daisy sifatnya menuruti sang nenek, bar-bar dan sedikit konyol.


Keempat, sakura yang memiliki sifat lembut dan penyayang.


"Kelima, lion anak laki-laki suatu di kediaman Hugo saat ini. Memiliki sifat manja dan sangat cengeng.


Inilah sifat dan sikap kelima kembar Kim dan Arthur.


Yang selalu menjadi bumerang kegiatan panas kedua orangtuanya.


Tapi Kim dan Arthur sangat bersyukur dikaruniai kelima anak yang sangat lucu dan menghibur mereka di kala lelah.


Perdebatan si kembar, perkelahian di antara mereka, kemarahan di antara anak-anak dan kebisingan yang setiap saat Kim dan Arthur di dengar di dalam Mansion.


🌹TAMAT🌹


oke bestie semua, sekarang kita sudah berada di penghujung kisah kimberly dan Arthur.


terimakasih atas dukungan kalian yang sudah bersedia membaca karya receh saya, yang pastinya membuat mata anda sakit.


saya akhiri sampai di sini, takutnya mata kalian lama-lama katarak membaca karya saya ini🤣😁 canda bestie.


pokoknya terimakasih buat kalian semua.


dan banyak terimakasih dan lope lope lope sekebon buat kalian semua.


insyaallah akan di buat kisah keseruan si kembar dengan kelakuan plus sifat mereka masing-masing.


oh iya kalau belum ada yang mampir di karya saya yang satunya, silakan mampir yuk kakak


di karya saya, dendam dan cinta sang bodyguard.

__ADS_1



__ADS_2