
Perusahaan models Paris Hugo
"Tuan, Keanu Andrian Adam yang terhormat. Saya Kimberly ligh Hugo selaku pemilik perusahaan ini, ingin menyampaikan pembatalan kerjasama dengan anda dan mulai sekarang kita tidak ada lagi, urusan yang harus mempertemukan kita. Jadi silakan keluar dari ruangan saya yang sudah anda cemari ini." Ucapan sopan namun tersirat sindiran itu, membuat Keanu kembali melongo tak percaya.
"Paman. Bawa wanita itu dari ruangan ku, dan buat surat pembatalan kontrak dengan model jaalang seperti dia dan kumpulkan semua model, yang ada di naungan models Paris Hugo nanti malam, aku ingin mengseleksi kembali para model di sini. Agar tidak ada lagi model yang berbakat jaalang di perusahaan ku, yang bisa membuat reputasi perusahaan ini hancur." Perintah Kim dengan aura tegas dan dingin.
"Baik, nona," balas tuan Robert.
Tuan Robert pun memapah tubuh Lavina yang sudah lemas itu. Tuan Robert memerintahkan salah satu bawahnya untuk menghubungi manejer Lavina.
Jenny hanya bisa terdiam menyaksikan kelakuan Kim dan ia juga di buat terkejut saat Kim, dengan mudahnya membatalkan kontrak kerjasama yang nilainya mampu membuat perusahaan mereka makin sukses.
"Apa, yang anda tunggu? Cepatlah keluar karena kita tidak ada urusan lagi," usir Kim kepada seorang Keanu, yang terkenal kejam dan Arogan.
Keanu tersenyum sinis dan mendekati Kim. Pria dengan tubuh tinggi menjulang itu kini berada di hadapan Kim tanpa ada jarak. Kim hanya menatap Keanu dingin dan tatapan matanya tajam menghunus pria tinggi didepannya.
"Keluarlah," perintah Kim dengan suara geraman tertahan.
"Aku, sangat suka gayamu, honey," bisik Keanu tepat di wajah Kim.
"Kau, wanita yang sangat menarik dan langka. kau tidak takut rugi dengan apa yang kau putuskan, itu membuatku tambah tertarik padamu, honey," bisik Keanu sambil membungkukkan tubuh tingginya.
__ADS_1
Kim memundurkan kepalanya saat Keanu berusaha mengecup bibirnya dengan lancang.
"Jaga sikap anda tuan, Keanu Andrian Adam," geram Kim dengan sorotan tajamnya.
"Why, Kimberly ligh Hugo, kenapa kau menolak pesonaku, disaat semua wanita dengan senang hati memberikan tubuh mereka kepadaku," cibir Keanu dengan senyum miring yang sangat mempesona, tapi bagi Kim senyum Keanu sangat menjijikkan.
"Karena aku bukan jaalang," jawab Kim dingin.
"Menjauhlah," perintah wanita itu.
"Jadilah, kekasih ku, maka kau akan mendapatkan limpahan harta yang diinginkan banyak wanita, Kimberly!" ucap pria Arab Eropa itu dengan wajah remeh.
"maaf saya tidak tertarik. saya sudah memiliki apa yang anda tawarkan padaku. Dan saya bukanlah wanita yang gila akan kemewahan dan harta. saya tidak perduli dengan sekaya apa anda dan saya juga tidak tertarik dengan tawaran anda. saya membangun perusahaan ini bukan untuk memperkaya diri saya sendiri, tapi lebih mempedulikan orang-orang di sekitar saya, yang tidak memiliki pekerjaan dan merekrut para wanita yang memiliki bakat terpendam. Tapi sayang kali ini aku kecolongan oleh para model ku dengan bakat tersembunyi mereka. Jadi aku harap anda segera keluar dari sini tuan," sarkas Kim yang membuat Keanu mengeram dalam hati, karena tawarannya ditolak dan
"Keluarlah," usir Kim kembali.
"Tapi, aku bisa memberikanmu kenikmatan dan kehangatan di atas ranjang, honey," ujar Keanu yang tidak menyerah untuk menaklukkan Kim.
"Hehehe," Kim terkekeh sinis dan kembali menghunus pria tak bermoral di depannya.
"Itu tidak perlu tuan, karena saya sudah merasakannya dan menikmatinya bersama suami saya," jawab Kim tenang.
__ADS_1
"Hahaha." Keanu tertawa lepas atas apa yang di ucapkan Kim.
"Bukankah, suamimu sama seperti diriku? Pria brengsek yang suka dengan jaalang? Dan yah, suamimu itu sudah menikah dengan sahabat mu sendiri, jadi bukankah aku lebih baik daripada suamimu?" pungkas Keanu dengan membanggakan dirinya.
"Iya, suamiku sama seperti anda. Sama-sama brengsek. Dan sekarang pria malang itu tidak bisa berbuat apa lagi, kebanggaannya kini sudah hilang," sahut Kim sambil terkekeh mengingat kembali perbuatannya kepada Malvin.
"Apa maksudmu?" tanya Keanu dengan heran.
"Ini urusan saya tuan Keanu terhormat."
"Aku rasa anda adalah pria terpandang yang memiliki pendidikan tinggi, jadi anda pasti tau, batasan anda dan juga tau rasa malu sebagai orang terhormat.
"Saya memiliki privasi sendiri bersama suami saya. Dan saya bukan seperti anda yang bercinta di manapun anda mau, anda seperti binatang yang tidak memiliki malu sama sekali." Sarkas Kim pedas.
"Jadi, kumohon keluarlah sebelum aku masih memiliki kesabaran," usir Kim.
"Satu lagi, aku tidak butuh kepuasan seorang pria brengsek seperti anda, karena aku bisa memberi kepuasan pada diriku sendiri," sambung Kim lagi.
Keanu mulai mengertakkan giginya dan rahang dengan Jambak halus itu kini sudah mengeras, raut wajah pria itu sudah merah darah hingga ke telinganya, tangannya bahkan sudah mengepal di kedua sisi tangannya.
Jenny hanya bisa melongo dan mulai waspada dengan serangan tiba-tiba Kim. Dan wanita manis itu mulai panik saat melihat wajah pria penguasa itu.
__ADS_1
"Ucapan anda terlalu berlebihan nona, Kimberly," sela asisten Keanu yang sejak tadi terdiam di balik pintu. Dia menyesal meninggalkan pintu ruangan itu sehingga terjadi yang tidak di inginkan.