
"Kimby, bangunlah, sayang.!"
"Kimby, bangun. Jangan buat kakak takut."
"Kimby, kakak mohon bangunlah, sayang.!"
Larry yang berada di dalam mobil mencoba membangunkan sang adik, yah terlihat masih menutup matanya.
Larry merasa ketakutan. Bayang-bayang pembantai
keluarganya membuat Larry ketakutan.
Ia tidak ingin kehilangan sang adik tercinta lagi. Ia tidak ingin berjauhan dengan adik tersayangnya lagi.
Dia yang selama ini menjaga dan melindungi sang adik dalam diam dan dalam wujud manusia lain. Julio adalah identitasnya, agar bisa berada di dekat sang adik dan bisa melindungi adiknya ini.
Ia akan menghabisi nyawa orang-orang yang sudah berani melukai Kim, adiknya.
Larry jugalah yang berada di balik kematian, malvin, Lotte dan juga Mogan.
Dia yang diam-diam membantu Lotte melancarkan aksinya melarikan diri dari tahanan. Dan ia jugalah yang membantu membawanya ke dalam mansion Malvin dengan mudah. Larry hanya menyaksikan kegilaan Lotte salam diam dan dengan senyum puas.
Akhirnya rencananya untuk menghabisi nyawa ketiga manusia yang sudah membuat sang adik terluka dan menderita kini sudah terkapar dalam keadaan sangat tragis. Dan rencana Larry berhasil. Membuat kesalahpahaman diantara ketiga manusia benalu dan licik ini.
Tanpa mengotori tangannya, dengan darah kotor mereka, Larry sudah merasa puas.
Begitulah cara Larry menghabisi nyawa orang-orang yang mengganggu kehidupan dan ketenangan sang adik. Termasuk Keanu. Ia menggunakan jasa jaalang untuk melancarkan aksi pembunuhan Keanu, dengan memberikan pria itu racun di dalam minumannya. Racun yang sangat mematikan dan tidak bisa dideteksi oleh ahli medis.
*
*
*
"Kimby! Bangunlah sayang." Larry masih berusaha membangunkan Kim, sang adik.
"Larry! Sebuah teriakan mengalihkan perhatian Larry. Ia menoleh kebelakang dan ia mendapati Arthur dengan luka memar di seluruh wajahnya.
__ADS_1
"Okusan! Pekik Arthur mengambil alih tubuh istrinya di dalam pelukan Larry.
"Apa yang terjadi padanya.?" Tanya Arthur dengan wajah khawatir.
"Dia hanya mendapatkan obat bius. Mungkin sebentar lagi dia akan sadar." Sahut Larry. Meskipun dia tidak yakin dengan jawabannya sendiri.
"Syukurlah! Jawab Arthur lega.
"Apa, perlu kita membawanya ke rumah sakit.?"
"Aku rasa tidak perlu. Kita bawa di pulang ke Mansion."
"Hum, baik."
"Bagaimana, dengan pria itu,?"
"Ada Nathan yang membereskannya"
"Cih! Kau kalah dengannya.?"
"Jaga ucapanmu, sialan.!
"Apa, kau lupa aku adalah, kakak iparmu.!?
"Cih! Dasar pria melambai." Cibir Arthur.
"Hey. Adik ipar kurang ajar.!"
"Ingat, derajatku lebih tinggi satu tingkat dari mu, jadi berlaku hormat lah, padaku.!" Ujar Larry bangga.
"Cih! Itu tidak akan pernah terjadi, Julio.!"
"Jangan, menyebutkan nama itu, brengsek.!"
"Why? Kau takut si Lusi mengetahui penyamaran mu.?
"Tutup mulut ember mu, adik ipar lacknat.!"
__ADS_1
Terjadilah perseteruan sengit antara adik ipar lacknat dan kakak ipar melambai.
Mereka berdua melupakan, Kim yang kini mulai tersadar. Kim mengerjap- ngerjapkan matanya, ia menyipitkan mata lebarnya saat terkena cahaya lampu mobil. Ia juga mendesis ketika kepalanya berdenyut sakit.
"Sth! Desis Kim.
"Okusan!
"Kimby!
Larry dan Arthur bersamaan menyahuti ringisan, Kim.
"Kau, sudah sadar, sayang." Larry mengambil alih tubuh Kim dan memeluknya erat.
"Lepaskan, istriku.!" Sentak Arthur.
"Jangan memanggil istriku, sayang. Aku tidak suka." Protes Arthur dan menatap kakak iparnya itu sengit.
"Hey, sipit. Dia adikku dan aku berhak memeluknya." Pekik Larry tidak terima. Entah mengapa jiwa Julia Larry bangkit.
"Tapi, dia istriku dan aku tidak menerima kau memanggilnya, sayang.!" Balas Arthur tak kalah sengitnya.
"Dia adikku, sipit."
"Dia, istri ku, Julia.!"
"Tapi, dia adik kesayanganku, sipit jelek."
"Hey! Apa katamu aku jelek.!? Arthur menunjuk wajahnya sendiri, ia tidak terima wajah bak dewa Jepangnya dikatain jelek.
Mereka berdua kembali berdebat. Dan melupakan Kim yang sedang memijat keningnya yang mendadak pusing.
"STOP!
"Okusan!
"Kimby!
__ADS_1
🌹 jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar yah, BESTie ☺️.
karena hari ini diriku dan jari-jarinya lebar ku khilaf dan berharap ada yang khilaf juga ngasih hadiah sekuntum mawar hitam pun boleh ☺️yang penting bukan kembang kuburan 🤣🤣