
Kimberly dan jenny kini sudah berada di lantai paling atas gedung perusahaan models Paris Hugo, dan dilantai itu jugalah letak ruangan Kimberly dan jenny.
Kimberly keluar dari lift khusus untuknya dan berjalan dengan santai kearah ruangan CEO. Kim tidak memperdulikan tatapan para karyawan yang terperangah melihatnya. Kim tetap melanjutkan langkahnya kearah ruangan khusus dirinya itu.
Kaki panjangnya yang di lapisi dengan sepatu boots berwarna senada dengan stelan pakaiannya terus melangkah dengan wajah cuek. Kim berhenti di tengah-tengah para karyawan di perusahaannya itu dan memberi kode kepada jenny.
Sedangkan para karyawan begitu heran atas, kehadiran mantan model terkenal itu di sini dan satu lagi, penampilan mantan supermodel itu terlihat santai dan berantakan seperti wanita yang ingin tawuran.
Tatapan mereka semua tidak luput dari Kim yang melewati mereka semua dengan wajah datar dan dingin. mereka, heran apa yang sedang wanita ini cari. mereka mengenal kedua wanita ini, sebagai mantan model agensi ini, tapi kenapa mereka ada di sini? begitulah pikiran para karyawan yang ada di lantai atas.
"Kemarilah.!" perintah jenny dengan seseorang yang ia hubungin.
" …
"Hm."
"Tut."
__ADS_1
Tidak lama setelah telepon jenny terputus, seseorang parubaya yang kira-kira berumur 50 tahun terlihat mendekat kearah mereka. dan berlari dengan tergopoh-gopoh kearah Kim dan membungkuk saat berada di depan Kimberly.
"Selamat datang, nona." sapa parubaya itu, yang bernama tuan Robert. dia yang menjadi wakil CEO di perusahaan Kimberly. Kim mempercayakan perusahaannya kepada tuan Robert karena beliau adalah mantan asisten setia sang Daddy.
Sapaan tuan Robert sontak membuat semua karyawan disana terkejut dan membulatkan mata mereka semua. mereka tidak menyangka kalau, CEO mereka yang asli adalah seorang Kimberly ligh Hugo, mantan super model terkenal. pertanyaan mereka" kenapa status nona mereka di sembunyikan.?" begitulah pertanyaan mereka semua.
"Ehem." deheman tuan Robert, menyadarkan para karyawan dari pikiran mereka. kini mereka akan mendengar berita yang akan mengemparkan kota Paris.
"Dengarkan, saya akan memperkenalkan kepada kalian semua, kalau CEO kita yang sebenarnya adalah nona, Kimberly ligh Hugo. pewaris tunggal dari perusahaan Hugo yang ada di kota ini." ungkap tuan Robert, membuat semua karyawan di sana berdiri seketika dan membungkuk badan mereka.
"M-maafkan kami nona. kami tidak mengenali anda." ujar salah satu karyawan Kim.
"Maaf, nona, Kim.?" sela tuan Robert dengan sopan.
"Katakanlah," ujar Kim sambil melanjutkan langkahnya untuk menuju ruangannya di ikuti oleh jenny.
"Hm, i-itu, nona, ... tuan, Keanu Andrian Adam sedang berada di ruangan anda. dia menunggu anda sejak tadi ber-." ucapan tuan Robert berhenti saat Kim dengan langkah cepat melangkah ke arah ruangannya. membuat tuan Robert memucat dan ketakutan.
__ADS_1
"Ada apa.?" tanya Jenny yang melihat gelagat aneh tuan Robert.
"I-itu, nona di-didalam a-ada …. !" ucapan tuan Robert kembali berhenti saat mendengar hantaman keras dan teriakkan Kim yang mengema di ruangannya.
Jenny dengan segera berlari masuk kedalam ruangan Kim di ikuti oleh tuan Robert.
*
*
*
Kim yang melihat raut wajah tuan Robert merasa ada yang tidak beres. dengan segera Kim melangkah meninggalkan jenny dan tuan Robert di sana.
Kim yang yang sudah berada di depan ruangannya mendengar suara-suara aneh yang membuatnya tiba-tiba mengeram marah.
"Brak." dengan kasar, Kim menendang pintu ruangannya. membuat orang-orang yang berada di sana terloncat kaget.
__ADS_1
"APA YANG KALIAN LAKUKAN DI RUANGAN Ku."