
"Brakk." pintu kokoh itu terbuka dengan sangat kasar sehingga benda yang berada di balik pintu kokoh itu jatuh dan berserakan di lantai.
"APA YANG KALIAN LAKUKAN DI RUANGAN Ku." teriakan nyaring seorang wanita , membuat Keanu dan Lavina terloncat kaget.
"****." umpat Keanu saat menyadari kebodohannya. pria itu cepat-cepat menyingkirkan Lavina di atasnya dengan kasar. menaikkan resleting celananya dan memperbaiki penampilannya.
Lavina yang terhuyung kebelakang dan bongkahan padat seksinya mendarat mulus di lantai marmer itu.
Lavina memperbaikinya penampilannya yang sudah setengah telanjang itu, Lalu dia berdiri dan menatap tidak suka dengan wanita yang sedang menatapnya tajam dengan wajah merah darah.
Dengan tidak tau malunya Lavina berjalan kearah Kim, yang dadanya sudah naik-turun.
Lavina tersenyum sinis dan mencebikkan bibirnya tajam kearah Kim. dia menatap lekat penampilan Kim, yang menurutnya sangat jelek itu.
"Wel, … wel, … wel. lihatlah siapa yang sudah berani berbuat keributan di sini, dan berteriak seperti preman pasar busuk ini." ujar Lavina dengan nada sinis.
"Jaga mulut anda non lavi-! perkataan tuan Robert berhenti di udara saat mendapatkan tatapan mematikan dari Kim.
Tuan Robert dan jenny begitu terkejut atas kelancangan tuan Keanu dan Lavina yang bercumbu di ruangan Kim.
"Why, tuan Robert. bukankah dia sudah di depak dari agensi ini? terus kenapa dia berada di sini dan mengangguku bercinta dengan kekasihku." cerocos Lavina dan mengedipkan matanya kearah Keanu yang kini terdiam membisu di dekat sofa.
"Dia bukan kekasihku." elak Keanu cepat.
Kim tidak menghiraukan elakan Keanu,yang menjadi pusat perhatian Kim adalah model yang menaunginya agensinya dan juga salah satu rivalnya dulu.
__ADS_1
"Oh, tuan Keanu bukankah kita hampir bercinta tadi? dan tiba-tiba wanita sampah ini menggangu kesenangan kita." ujar Lavina mendekati Keanu dan membelai dada pria itu.
Lavina kembali ke sisi Kim dan mengelilingi tubuh Kim dan memperhatikan penampilan Kim dari atas hingga bawah.
"Hahha." Lavina tertawa lepas dan dia menunjuk Kim.
"Lihatlah, mantan supermodel terkenal di kota Paris, yang kini berubah jadi gembel dan sampah masyarakat," hahaah." hina Lavina dan kembali tertawa mengejek.
"NONA LAVINA JAGA UCAPANMU.!" hardik jenny geram. dia yang sudah bersiap untuk menghajar mulut kotor Lavina, dicegah oleh Kim.
"Why, apa kau tidak melihat penampilannya, seperti wanita sampah? kasian sekali hidupmu, Kimberly. harus di selingkuhi, di penjara, di depak dari agensi dan sekarang kau pasti dibuang oleh suami kaya mu itu dan suami mu sekarang sedang bercinta bersama sahabatmu, Lotte," hahahah, kasian sekali nasibmu." Lavina begitu senang bisa menghina dan mempermalukan Kim mantan rivalnya itu.
"Sekarang, keluarlah." usir Lavina sombong.
"Hu, apa? apa dia kesini ingin melamar pekerjaan sebagai cleaning servis.?" cibir lavina dan mencebikkan bibir Made in plastiknya itu.
"Keluarlah." usir lavina.
"KELUAR." pekik lavina di depan wajah datar Kim yang kini sudah merah api.
"Plak."
"Plak."
"Plak."
__ADS_1
"Plak."
"Akhh."
Tamparan bertubi-tubi Kim berikan pada Lavina dan terakhir membenturkan kening Lavina di tembok. Keanu membeliakkan biji mata tajamnya dengan apa yang dilihatnya. sedang jenny dan tuan Robert hanya bisa terdiam, karena mereka sudah mengetahui akhir dari hidup Lavina si wanita lancang yang memancing amukan singa kelaparan.
Lavina kini sudah luruh di atas lantai dengan darah segar keluar dari keningnya dan sudut bibirnya robek.
"Dasar, wanita murahan. berani-beraninya kau berbuat kasar padaku." hardik lavina dengan nada ringisan dan lirih.
Kim berjongkok di dekat Lavina. dan meraih rambut Lavina dan memaksanya berdiri dengan menarik rambut keriting Lavina.
"Sstt." sakit sialan." umpat lavina meringis.
Kim tidak memperdulikan ringisan lavina, Kim masih menarik rambut Lavina hingga kepalanya mengegadahkan keatas langit-langit ruangan Kim.
"Aku, memberi pekerjaan dan kesempatan buat model berbakat hebat berada di agensi ku, dan bukan model berbakat jaalang seperti mu. aku seorang CEO agensi, bukan wanita germo yang menawarkan jaaalang pada pria hidung belang. jadi kalau kau ingin jadi jaaalang bukan di sini tempatnya tapi di rumah pela curan." bisikan dengan nada dingin Kim, membaut Lavina membeku dan dia melirik Kim yang menyorotinya tajam.
"Maaf, tuan Keanu kontrak kerjasama aku batalkan."
"Kalau, anda ingin mencari wanita jaalang bukan disini tempatnya, silakan anda mencarinya di mana Anda biasa mendapatnya.
"Jadi silakan anda keluar dari sini."
"Tuan Robert pecat semua model dengan bakat jaaalang di agensi saya."
__ADS_1