Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Episode 9


__ADS_3

Sore tiba, arifbol menyuruh nona muda untuk pulang ke rumah dan bekerja dikantor. "Nona muda pulanglah ke rumah, tidur dirumah biar besok bisa mengurus kantor" ujar Arifbol seraya masih terbaring dikasurnya


"Kalau kamu makan, gimana?" tanya nona muda. "Biar suster yang menyuapiku, kalau waktunya aku pulang!, suster akan menghubungi nona muda" ujar Arif


"Oke, aku pulang dulu" ujar nona muda. "Iya hati-hati nona muda" ujar Arifbol. "Oke" nona muda pun keluar dari rumah sakit itu dan pulang ke rumah


Sedangkan Arifbol, masih dirumah sakit. Segala kebutuhan Arifbol baik makanan dan minuman, suster lah yang akan mengurusnya.


Hari besok tiba, nona muda kembali ke rumah sakit untuk membawakan koper yang berisi pakaia-pakaian Arif, setelah itu nona muda langsung menuju ke kantornya.


1 minggu kemudian, suster menelpon nona muda "Halo, apa ini istri dari pak Arifbol?" tanya suster. "Iya, saya sendiri!" jawab nona muda saat dikantor.


"Pak Arifbol sudah boleh pulang karena sudah pulih" ujar suster. "Iya, aku akan menjemputnya!" ujar nona muda. Suster itu pun lalu menutup telponnya.


Nona muda keluar dari kantornya dan langsung menuju rumah sakit sedangkan Arifbol, memasukkan baju-bajunya ke kopernya lalu mandi dan bersiap-siap untuk pulang ke rumah. Arifbol menunggu nona muda didepan rumah sakit sambil membawa kopernya.


Beberapa saat kemudian, nona muda sampai dirumah sakit "Hey nona muda" panggil Arifbol seraya melambaikan tangan ke nona muda. Nona muda melihat Arifbol lalu melajukan mobilnya ke Arifbol

__ADS_1


"Kenapa kamu menungguku disini?" tanya nona muda dengan sok cuek. "Iya, karena aku sudah enggak sabar untuk ke rumah" jawab Arif. "Oke, masukkan kopermu ke kursi belakang. Kau duduklah disampingku!" ujar nona muda tanpa raut wajah


Arifbol pun memasukkan kopernya ke kursi belakang dan duduk didepan bersama nona muda. Nona muda lalu melajukan mobilnya menuju ke rumah.


Saat menyetir, nona muda berkata "Nyusahin aja kamu" ujar nona muda tanpa ekspresi. "Ya sudah, maafkan aku ya cintaku!" ujar Arifbol seraya tangannya meminta maaf ke nona muda


"Jangan diulangi lagi, awas kamu bawakan aku makanan lagi" ujar nona muda. "Iya aku janji tidak akan mengulangi lagi" ujar Arifbol


"Ya udahlah, yang lalu biarlah berlalu" ujar nona muda. Beberapa saat kemudian, sampailah nona muda dan Arifbol ke rumah.


Nona muda masuk ke rumah ďuluan, kemudian disusul Arifbol. Didalam rumah dan masih membawa kopernya menuju kamar, tiba-tiba Arifbol pingsan.


Nona muda melihat Arifbol pingsan tapi tidak kejang, langsung menuju Arifbol. "Rif bangun rif bangun" nona muda cemas sambil mengoyang-goyangkan badannya


Nona muda ingin membawa Arifbol ke kamar, tetapi dia tidak kuat. Nona muda pun memutuskan untuk mengambil bantal buat Arifbol.


Nona muda lalu ke dapur dan menuangkan air yang digalon ke morong, setelah selesai, nona muda membawa morong tersebut dan juga membawa 2 gelas buat dirinya dan Arifbol dan ditaruh diatas meja oleh nona muda.

__ADS_1


Nona muda tertidur disofa karena menunggu Arifbol sadar. "Cia, cia" bentak Arifbol sambil membangunkan nona muda secara kasar.


"Huaa...." nona muda menguap dengan keras. nona muda segera duduk dari tidurnya. "Beraninya kau membangunkanku seperti itu!" nona muda pun marah sama Arifbol.


"Kenapa? hah kenapa kau tidak memasakkan makanan buatku, kau kan istriku!" ujar Arifbol dengan suara tinggi. "Kata dokter benar, Arifbol mulai punya kepribadian ganda" batin Arifbol


"Aku mau ke kantor, kau yang ngurusin rumah ini. Kau mengerti!" bentak nona muda seperti ingin menantang Arifbol saja. "Kau hari ini harus cuti dari kantormu!, kau harus melayaniku dan memasakkanku sekarang.


Dan mulai besok, aku lah yang akan bekerja dikantor dan kau lah yang mengurus rumah. Kau mengerti!" bentak Arifbol ke nona muda


"Biasanya aku yang bekerja, kenapa sekarang aku harus mengurus rumah?, siapa kau berani-beraninya menyuruhku!" bentak nona muda.


Nona muda dan Arifbol pun bertengkar


"Aku suamimu, akulah yang akan jadi tulang punggung keluarga ini mulai besok. Kalau kau tidak mau, aku akan menampar pipimu dengan sangat keras. Kau mengerti" bentak Arifbol


"Akulah bos besarnya, beraninya kau seperti itu kepadaku!" bentak nona muda. "Karena aku, nama baikmu dan nama baik keluargamu tidak tercemar. Kalau kau tidak memasakkanku sekarang, aku akan bilang ke semuanya bahwa putri dari kuncoro dan anita hamil diluar nikah dan ini bukan anak kandungku!, kau mau aku seperti itu hah!" bentak Arifbol

__ADS_1


__ADS_2