Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Episode 61


__ADS_3

Mereka bertiga pun sudah sampai ke rumah pak Kuncoro. Bu Anita dan nona muda masuk duluan ke rumah, sedangkan pak Kuncoro memasukkan mobilnya ke garasi lalu masuk ke rumah


Dimeja makan, sudah banyak hidangan untuk menyambut kedatangan nona muda. Setelah makan, nona muda dibawa bu Anita ke kamarnya nona muda dulu agar bisa istirahat


Diatas ranjang, nona muda video call Arifbol yang sedang dikantor


DRET... DRET....


Arifbol yang sedang fokus ke laptopnya pun mengalihkan fokusnya ke hpnya yang sedang berdering


"Halo mas" sapa nona muda duluan. Arifbol memutar kursinya ke kanan, tidak lagi menghadap ke meja kerjanya


"Iya Ci.. ada apa?" tanya Arifbol


"Aku sudah sampai dirumah papa" ucap nona muda "Dan ini aku lagi diatas ranjang" lanjut nona muda dengan kamera belakang memperlihatkan kasur dan lemarinya lalu membalikkan lagi ke kamera depan


"Oke, eh nanti aku tidur dirumah kita, tidur sendirian" ucap Arifbol


"Kenapa mas, kenapa kamu enggak kesini aja tidur dikamar ku?" ucap nona muda


"Kalau aku melihat wajah papa mu, ingin rasanya aku marah kepadanya" jawab Arifbol


"Oh.. eh kamu sudah makan apa belum?" tanya nona muda


"Belum, nanti setelah istirahat siang. Kalau kamu?" ucap Arifbol


"Aku sudah mas, papa ku mempersiapkan banyak hidangan diatas meja karena kedatanganku" jawab nona muda

__ADS_1


"Syukurlah kalau begitu, aku tutup dulu ya" jawab Arifbol


"Oke" jawab nona muda. Arifbol pun lalu mematikan video call dari nona muda


...10 hari kemudian...


Nona muda kembali ke rumahnya diantar sopir pak Kuncoro. Dimobil, nona muda mengabari Arifbol yang sedang dikantor untuk memberitahu bahwa dirinya akan pulang ke rumah mereka


Sampailah nona muda didepan rumahnya


"Mampir dulu pak!" ajak nona muda kepada sopir pak Kuncoro


"Tidak non, makasih" jawab sopir pak Kuncoro. Lalu, nona muda pun turun dari mobil sedangkan sopir pak Kuncoro melajukan mobilnya kembali ke rumah pak Kuncoro. Nona muda melambaikan tangan ke sopir pak Kuncoro, sopir pak Kuncoro pun membalas lambaian tangan nona muda


Nona muda masuk ke rumahnya, berjalan menuju kamar dan langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang dengan jebablah lalu tidur


Satu jam kemudian


TOK.. TOK.. TOK


TOK.. TOK.. TOK


Suara yang lebih keras dari sebelumnya


"Siapa sih, ganggu orang aja lagi tiduran" ucap nona muda tiduran


TOK.. TOK.. TOK

__ADS_1


Diketok lagi dengan lebih keras lagi


"Iya.. bentar" teriak nona muda dari dalam kamar


TOK.. TOK.. TOK


"Iya iya.. bentar" teriak nona muda dengan keras dengan terburu-buru untuk membuka pintu rumahnya


CEKLEK..


Nona muda kaget yang datang adalah Vita, lalu nona muda keluar dari dalam rumahnya


"Ngapain kamu kesini?" ketus nona muda dengan kedua tangannya memegang pinggang


"Mas Arifbol ada.. disini?" tanya Vita


"Tidak ada, mas Arifbol lagi dikantor" jawab nona muda ketus


"Ya udah kalau gitu" ujar Vita lalu membalikkan badannya dan berjalan meninggalkan nona muda. Nona muda menghentikan Vita yang mau meninggalkannya dengan memegang tangan kanannya


"Eh.. wanita bayaran" ucap nona muda menarik lengan kanan Vita membuat Vita berbalik badan lagi


"Ada apa sih mbak?" tanya Vita dengan suara agak tinggi


"Kamu ngapain cari suamiku?" tanya nona muda dengan tegas


"Aku ingin memberitahunya, kalau aku sedang hamil anaknya 1 mingguan" jawab Vita

__ADS_1


"Jangan bohong kamu!" ucap nona muda dengan spontan


"Aku enggak bohong mbak, aku tadi pagi beli testpek dan mencobanya, ternyata hasilnya positif. Aku memastikan lagi dan datang ke rumah sakit, kata dokter, usia kehamilanku sudah menginjak 1 Minggu. Lalu.. setelah aku ke rumah sakit, aku langsung kesini untuk memberitahu mas Arifbol, mas Arifbol nya disini enggak ada, aku akan menyusulnya dikantornya" terang Vita


__ADS_2