Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Hanan dan Imam sudah jadi pasutri


__ADS_3

Waktunya pulang dari kampus, Hanan ke parkiran untuk mengambil mobilnya, Imam juga mau mengambil mobilnya diparkiran kampus. Diparkiran, Imam menghampiri Hanan


"Kita pulang bareng yuk" ujar Imam seraya menempelkan sikunya dimobil Hanan. "Tidak, aku bawa mobil sendiri" ucap Hanan seraya masuk ke mobilnya. "Imam pun berlari dan langsung masuk ke kursi depan mobilnya Hanan.


Dimobil, "Apa yang kau lakukan dimobilku?" tanya Hanan seraya menoleh ke Imam yang berada disampingnya. "Aku mau pulang bareng denganmu" jawab Imam. "Kamu kan bawa mobil sendiri!" ujar Hanan dengan nada tinggi.


"Biarin mobilku disini!" jawab Hanan. "Lalu, kamu mau turun kemana?" tanya Hanan dengan kening mengkerut. "Ya turun dirumahmu lah, aku kepingin bertemu orang tuamu. Setelah itu, aku akan menyuruh sopirku untuk menjemputku dirumahmu" ujar Imam.


"Terserah kamu lah" jawab Hanan. Lalu Hanan mulai melajukan mobilnya. Dijalan, Imam mengajak ngobrol Hanan. "Kamu kesal ya sama aku, karena aku tidak berjuang untuk mendapatkanmu?" ucap Imam

__ADS_1


"Sok tahu" jawab Hanan dengan nada kesal. "Kamu kok beda sih setelah aku tidak dikursi roda lagi!, kamu takut ya kalau cewek-cewek semua suka sama aku?" ucap Hanan


"Biasa aja!" jawab Hanan. "Kalau biasa aja ya kamu tersenyum dong" ujar Imam seraya menggerakkan rahangnya Hanan. "Jangan pegang-pegang rahangku!!" jawab Hanan sambil melepas tangannya Imam yang berada dirahangnya.


Mereka pun sampai dirumah nona muda. Nona muda sudah menyiapkan makanan dimeja dan mereka makan bersama dengan Imam. Imam semakin lama, semakin dekat dengan Hanan dan Orang tuanya.


1 tahun kemudian, Imam melamar Hanan dengan membawa rombongan dan oleh-oleh yang banyak. Hanan menerima lamaran dari Imam, Arifbol dan juga nona muda tampak senang. Anak satu-satunya sudah tunangan dan mau punya keluarga sendiri.


Hanan juga mengajak Imam ke perusahaan milik nona muda dan mengajak Imam ke orang tuanya nona muda dan orang tuanya Arifbol, juga mengajak Imam ke rumah kakaknya Arifbol dan juga ke rumahnya adiknya Arifbol yaitu Bima.

__ADS_1


Imam merasa tidak kesepian lagi, karena keluarga besar Hanan banyak sekali. Sebelumnya, Imam hanya hidup sendiri, orang tuanya meninggal kecelakaan pesawat. Pesawat yang ditumpangi orang tuanya Imam jatuh dihutan.


Waktu pernikahan pun tiba, Imam terlihat tampan sekali memakai kemeja dan jas. Hanan juga terlihat cantik sekali dengan memakai gaun berwarna hijau. Semua keluarga besar Hanan datang diacara pernikahannya. Rumah nona muda penuh dengan tamu dan keluarga besarnya.


Arifbol meminta penghulu untuk mengijab kabulkan anaknya bukan dia. penghulu pun mulai mengijab kabulkan mereka "Saudara Imam, saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan saudari Hanan binti Arif Tri Setyawan dengan mas kawin 1 kilogram emas dan seperangkat alat sholat dibayar tunai!" ujar penghulu sambil berjabat tangan dengan Imam.


"Saya terima nikah dan kawinnya Hanan binti Arif Tri Setyawan dengan mas kawin tersebut dibayar tunai!" jawab Hanan dengan nada tegas. "Bagaimana para saksi?" ujar penghulu sambil melepas tangan Imam. "Sah" teriak para saksi-saksi dan para tamu-tamu undangan.


Penghulu pun berdo'a, Imam memasang cincin ke Hanan, Hanan memasang cincin ke Imam, lalu Hanan di cium keningnya oleh Imam. Mereka berdua pun sudah sah jadi sepasang suami istri.

__ADS_1


Mereka pun hidup bahagia dan memiliki 3 orang anak, anak pertama laki-laki bernama Sarwo, anak kedua perempuan bernama Tya dan anak ketiga juga perempuan bernama Dila.


__ADS_2