Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Episode 35


__ADS_3

Nona muda dan Arifbol masuk mobil, Arifbol melajukan mobil dengan wajah marah


"Dah ma... bye" ucap nona muda dijendela sambil melambaikan tangannya ke mamanya yang berada diluar pintu


"Dah nak, hati-hati..." teriak bu Anita dengan membalas lambaian tangan nona muda yang sudah meninggalkannya


"Iya ma..." teriak nona muda dijendela


Lalu, mobil nona muda pun sudah tak terlihat, bu Anita masuk ke rumah untuk berbicara dengan pak Kuncoro


"Pa, papa jangan bicara gitu ke suaminya Cia, lihat, Cia jadi pergi" ucap bu Anita yang berdiri disamping pak Kuncoro yang lagi duduk


"Biarin aja, itu tandanya Cia masih memilih pria itu ketimbang kita" balas pak Kuncoro melihat secara bergantian ke arah bu Anita dan di depannya


"Kita kan sudah tahu pa bahwa Cia sudah memilih pria itu ketimbang kita, kita harus menghargai dong pilihan Cia dan Cia sudah mengandung anak dari pria itu, bagaimana caranya meninggalkan pria itu sedangkan Cia mengandung anak dari pria itu, gimana?" tanya bu Anita dengan agak keras


"Anak klien aku dia janda punya anak 2 tapi dia laku aja dipasaran" ucap pak Kuncoro dengan tenang


"Orang kan punya prinsip masing-masing pa" ucap bu Anita yang berusaha mengasih pengertian ke pak Kuncoro

__ADS_1


"Alah..." ucap pak Kuncoro lalu berdiri


"Ambilkan tasku, aku mau berangkat ke kantor!" ucap pak Kuncoro sambil menggerakkan tangan kanannya. Bertatap wajah dengan bu Anita


"Enggak mau, papa tidak mau mendengarkan ku, mulai sekarang, aku juga tidak akan mendengarkan papa" ucap bu Anita lalu berbalik meninggalkan pak Kuncoro yang berada didepannya


Pak Kuncoro diam melihat istrinya lalu pak Kuncoro mengambil tasnya sendiri setelah itu berangkat ke kantor


*******


Di mobil, nona muda dan Arifbol berbicara


Arifbol diam dengan raut wajah tegang sambil nyetir mobil


"Ayo lah mas" ucap nona muda seraya meletakkan kedua tangan dan kepalanya dibahu kiri Arifbol sambil menggeser-geser kepalanya


"Aku takut Lo kalau kamu marah begitu" ucap nona muda manja


"Iya, aku tidak marah lagi demi anak kita" ucap Arifbol luluh dengan nona muda. Lalu nona muda mengangkat wajahnya dengan senyuman dan berkata

__ADS_1


"Gitu dong suamiku, aku sangat mencintaimu" ucap nona muda sambil memeluk Arifbol


"Aku lagi nyetir, jangan peluk aku" ucap Arifbol. Berusaha melepaskan pelukan nona muda


"Iya iya" ucap nona muda lalu melepaskan pelukannya dan duduk seperti semula


Sampailah Arifbol dan nona muda dikantornya. Lalu mereka masuk bareng diruangannya


******


Dijalan, pak Kuncoro kepikiran tentang tadi dan berbicara sendiri didalam mobil


"Apa aku keterlaluan ya dengan Cia?" tanya pak Kuncoro kepada dirinya sendiri


"Ah tidak, ini semua kan gara-gara dia sendiri yang lebih memilih pria itu ketimbang aku!" jawab pak Kuncoro sendiri


"Tapi Cia lagi mengandung anak dari pria itu?, apakah aku harus menyuruh Patricia meninggalkan pria itu dalam kondisi hamil sekarang?"


"Apakah aku sangat tega dengan putriku?, sudah 1 tahun lebih dia baru berkunjung ke rumahku tetapi aku malah berbuat begitu ke suaminya. Alahhhhh"

__ADS_1


"Ini semua tetap salah dari pria itu, dia tega memisahkan anak dari orang tuanya. Pokoknya ini semua salah pria itu!!!" teriak pak Kuncoro keras didalam mobil


__ADS_2