
Setelah berhubungan intim, Arifbol langsung tertidur dikasur milik pak Rizal. Sedangkan Vita, Vita ngechat pak Rizal kalau misinya sudah berhasil membuat Arifbol bercinta dengan dirinya
Pak Rizal mengirimkan video Vita dengan Arifbol yang lagi bercinta dikamar nya ke nona muda. Nona muda yang melihat video kiriman pak Rizal pun sontak langsung keluar dari perusahaan dan menuju ke rumah pak Rizal
"Dimana suamiku?" tanya nona muda kepada Asisten pribadinya pak Rizal didepan pintu
"Pak Arifbol dan bos besar saya lagi meeting Bu dimeja makan" jawab Asisten pribadinya pak Rizal
"Bohong!" ucap nona muda cuek sembari berjalan masuk melewati Asisten pribadinya pak Rizal dan langsung bertemu dengan pak Rizal
"Dimana suamiku?" tanya nona muda kepada pak Rizal dengan intonasi marah
"Suamimu lagi tidur dikamar bersama Vita" jawab pak Rizal membuat nona muda diam sejenak
"Kenapa pak Rizal membiarkan suamiku bercinta dengan Vita? padahal pak Rizal sudah tahu kalau mas Arifbol sudah beristri! kenapa pak Rizal tidak menghentikannya?" tanya nona muda marah-marah membuat Asisten pribadinya pak Rizal langsung datang mendekati pak Rizal dan nona muda
"Tolong bu, tolong ibu jangan marah-marah dengan bos saya" pinta Asisten pribadinya pak Rizal kepada nona muda. Nona muda pun lalu diam tetapi dengan tatapan sangat marah
__ADS_1
"Ini semua.. ide papa mu Ci, papa mu meminta tolong aku untuk melakukan ini!. Semua ini.. adalah rencana dari papa mu, aku cuma membantunya saja" ucap pak Rizal dengan nada pelan
"Kenapa pak Rizal membantu papa ku.. untuk melakukan begini, apa pak Rizal tidak kasihan kepadaku? aku sedang hamil anak mas Arifbol lo pak! apa bapak tega denganku!" nona muda melampiaskan kemarahannya ke pak Rizal tetapi Asisten pribadinya pak Rizal menghalang-halangi nona muda untuk mendekati pak Rizal
"Biarkan vid, biarkan saja Patricia melampiaskan kekesalannya padaku! karena aku juga punya anak perempuan yang sedang kuliah diluar negeri" tutur pak Rizal kepada David (Nama Asisten pribadi pak Rizal). Nona muda berusaha menenangkan dirinya, agar tidak lagi melampiaskan kemarahannya kepada pak Rizal
"Duduklah dulu Ci" ucap pak Rizal lalu nona muda pun duduk
"Ambilkan Patricia minum" suruh pak Rizal kepada David. David pun lalu mengambilkan botol Le Minerale dan memberikannya ke nona muda
Nona muda lalu membuka botol itu dan meminumnya. Setelah minum, nona muda diam sejenak lalu pak Rizal bertanya kenapa papa nya melakukan itu kepada dirinya dan nona muda pun menjelaskan segalanya ke pak Rizal
Tiba-tiba, Vita keluar dari kamar, dan menuju meja makan
Nona muda yang melihat Vita mau mendekati pak Rizal pun langsung berdiri dan melabrak Vita, David pun menghadang-hadangi nona muda takut terjadi apa-apa kepada Vita ataupun nona muda karena nona muda dalam keadaan hamil
Nona muda lalu mencoba menenangkan dirinya agar dia tidak keguguran lagi
__ADS_1
"Mana suamiku?" ketus nona muda
"Ehm.. suamimu sedang tidur dikamar sana.." jawab Vita ketar ketir seraya menunjuk ke arah kamar
Nona muda lalu berjalan ke kamar untuk membangunkan Arifbol dari tidurnya
"Mas.. mas.. mas Arifbol!" teriak nona muda seraya menggerak-gerakkan tubuh Arifbol dengan kasar
"Eehm..." Arifbol molet
"Mas, ayo bangun!" bentak nona muda.
"Ehm.." gumam Arifbol meriyip-riyip matanya
"Mas.. ayo bangun" ucap nona muda dengan nada normal lagi
"Aku masih pusing dan capek! setelah bercinta denganmu Cia" ucap Arifbol sambil memiringkan tubuhnya ke kiri
__ADS_1
Nona muda diam sejenak sambil berpikir "Efek obat Halu dan obat perangsang" pikir nona muda