Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Episode 44


__ADS_3

Saat istirahat makan siang


Nona muda dan Arifbol makan bersama di sofa dengan makanan yang dibawakan OB seperti biasa. Sambil makan, mereka ngobrol


"Ci.." panggil Arifbol ke nona muda yang lagi fokus makan


"Hem.." gumam nona muda menoleh ke Arifbol


"Kenapa ya papa kamu merekomendasikan Vita buat jadi Asisten kita?, aku curiga akan terjadi sesuatu" ucap Arifbol


"Paling papa merekomendasikan Vita jadi Asisten kita itu karena papa sudah melihat kinerjanya Vita mas" jelas nona muda terlihat biasa aja


"Kamu salah Ci, Vita bilang baru mengenal pak Kuncoro kemarin, saat dia melamar pekerjaan di tempatnya, kok bisa pak Kuncoro melihat kinerja Vita ..? padahal Vita aja belum bekerja sama Dia" bantah Arifbol curiga sama pak Kuncoro


"Papa ku itu tidak mungkin salah mengenali orang, orang papa ku sudah berpuluh tahun dalam dunia bisnis. Masa sih papa ku salah mengenali orang?" Nona muda tetap ngeyel karena nona muda sangat percaya kepada papa nya


"Tapi aku masih curiga, pak Kuncoro mempekerjakan wanita cantik dan seksi jadi Asisten kita. Aku takut kalau pak Kuncoro mengirimnya buat menggodaku!" ucap Arifbol membuat nona muda membalakkan matanya ke arah Arifbol dan lalu minum air di depannya

__ADS_1


"Kalau seumpama kata-kata kamu benar mas, papa mengirimnya buat merenggangkan hubungan kita. Ya ...kamu harus kuat iman dong jangan mudah tergoda sama Vita ataupun wanita lain yang lebih cantik dan lebih seksi dariku. Intinya mas, aku mempekerjakan Vita itu demi menghargai papa ku yang sudah merekomendasikan Vita buat kita" jelas nona muda dengan serius


"Aku ngerti maksudmu Ci, aku janji tidak akan tergoda sama wanita lain terutama Vita karena kamu sudah mengandung anakku" tegas Arifbol membuat nona muda memeluk pinggangnya


Setelah melepas pelukannya, nona muda dan Arifbol kembali menghabiskan makanan mereka. Setelah habis, Arifbol berkata ke nona muda


"Kita tes dulu Vita Ci" ucap Arifbol mengarahkan tubuhnya ke nona muda lebih tepatnya kedua kaki nya diatas sofa dan tubuhnya mengarah ke nona muda. Membuat nona muda juga melakukan hal yang serupa


"Tes gimana mas?" tanya nona muda penasaran


"Besok kan Vita mulai bekerja disini..." ucap Arifbol


"Kita tes dia aja selama 10 hari kerja" ucap Arifbol membuat nona muda tampak bingung "Tes gimana mas?" tanya nona muda


"Kamu mulai besok sampai 10 hari, kamu jangan bekerja dulu biar aku lihat, apakah Vita memang sengaja dikirim papa mu buat menggodaku atau tidak!"


"Oke..aku setuju, tapi kamu janji lo mas, tidak akan tergoda sama Vita.." ucap nona muda dengan senyum seringai dipipi nya

__ADS_1


"Oke, aku janji" jawab Arifbol senyum lebar


"Begini dulu begini dulu..." Nona muda mengangkat jari kelingkingnya ke Arifbol


"Iya..aku janji" Arifbol menggerakkan jari kelingkinya ke nona muda. Nona muda dan Arifbol berpegang jari kelingking mereka


"Bagiku, kau adalah wanita tercantik dan terbaik di dunia" goda Arifbol ke nona muda yang belum melepas jari kekingking mereka


Nona muda melepas jari kelingkingnya lalu berkata


"Halah..gombal, kemarin aja istrinya minta dimanja eh malah ngajak ribut" Nona muda mengernyitkan keningnya


"Bukan aku ngajak ribut Ci..tetapi kamu over manja.." balas Arifbol


"Kan gak papa over manja ke suamiku sendiri..udahlah aku kembali ke tempat kerjaku..!" ucap nona muda yang meninggalkan Arifbol dengan wajah ngambek


"Ci..ci" gumam Arifbol sendiri sambil tertawa seraya melihat punggung nona muda yang berjalan menjauh darinya menuju tempat duduk kerjanya

__ADS_1


Nona muda suka ngambek ke Arifbol gara-gara manja nya tidak dituruti Arifbol, Arifbol hanya tertawa saja melihat nona muda ngambek kepada nya. Arifbol maklum karena kondisi nona muda yang sedang hamil anaknya.


__ADS_2