
"Oke"
Nona muda berdiri dari kursi dan berkata "Ya udah aku pulang dulu"
"Iya hati-hati nona muda"
Nona muda lalu berjalan keluar pintu, tapi dia menghentikan langkahnya didepan Arifbol
"Mana kuncinya?" nona muda dengan tangan kanan meminta
"Loh, nanti aku pulang naik apa nona muda?" celetuk Arifbol
"Aku gak perduli, pokoknya mana kuncinya" nona muda dengan nada memaksa dan tangan kanan meminta
Arifbol terdiam sesaat
"Iya iya ini kuncinya" Arifbol mengeluarkan kunci dari saku celana kanannya dan diberikan ke nona muda
"Heh" nona muda menerima kunci yang diberikan Arifbol kepadanya dan mengibaskan rambutnya ke Arifbol
Nona muda berjalan keluar ruangan, dia menuju parkiran untuk mengambil mobilnya
****
Sampailah nona muda dirumah
Nona muda pun membersihkan rumah dan cuci piring dan pakaian
Sambil mencuci piring, nona muda gerutu sendiri
"Lebih baik aku dikantor dari pada dirumah, dikantor aku duduk saja, sedangkan dirumah?, buatku capek" gerutu nona muda
Arifbol yang sedang duduk dikursi kantor, dia membaca file-file dan melihat laptop yang dimeja alias didepannya
"Ternyata nona muda mengerjakan banyak proyek ya" gumam Arifbol sendirian sambil melihat laptop didepannya
__ADS_1
Arifbol punya 2 kepribadian. Yang pertama:Lemah lembut dan penyayang. Dan yang kedua:Keras dan suka bunuh orang tanpa alasan (Psikopat)
Waktu makan siang tiba
Arifbol berjalan keluar menuju kantin kantor, dia memesan bakso dan juga es teh. Sambil makan, Arifbol video call nona muda
"trenenenenenenenet trenenenenenenet" Nona muda mengambil hp dimeja disamping kasur dengan keadaan mata meriyip karena tidur
Nona muda menjawab panggilan video dari Arifbol
"Halo, kenapa?" nona muda mata belum terbuka sepenuhnya
"Nona muda lagi apa?"
"Ganggu aja orang tidur!" nona muda pun mematikan telponnya dan meletakkan hpnya kembali dimeja yang disamping kasurnya dan kembali tidur
"Baru telpon dimatiin, hah!" gerutu Arifbol sendirian sambil melihat hpnya dan melanjutkan makannya
Setelah selesai makan, Arifbol kembali ke ruangannya dan bekerja lagi dibantu sekretarisnya nona muda
Sore pun tiba, waktunya Arifbol pulang kantor. Arifbol naik ojol untuk mengantarnya pulang.
Sampailah Arifbol dirumah
"tok tok tok" Arifbol mengetuk pintu
"Iya, sebentar" teriak nona muda dan berjalan ke arah pintu
Ceklek
"Cepat masuk!" Nona muda membukakan pintu dengan lebar dan dengan wajah datar
Arifbol langsung mencium kening dan kedua pipi nona muda
"Apa-apaan ini?" hardik nona muda sambil mengusap kening dan kedua pipinya bekas ciuman Arifbol
__ADS_1
"Jangan terlalu diusap" Arifbol memegang salah satu tangan nona muda yang sedang mengusap wajahnya bekas ciumannya
Lalu Arifbol menarik dan memeluk nona muda untuk mengajaknya jalan bareng menuju meja makan
"Arifbol kok sangat romantis?, apa ini alter egonya ya?" batin nona muda dengan tatapan sinis melihat Arifbol yang sedang memeluknya menuju meja makan
"Kenapa kamu menatapku begitu?" Arifbol melihat wajah nona muda sekilas dan terus berjalan menuju meja makan
"Bukan urusanmu!" bentak nona muda
Arifbol terdiam
"Kamu duduk disini!" Arifbol menarik kursi dan mempersilahkan nona muda duduk
"Suamiku aneh" nona muda pun duduk dengan wajah terheran-heran
Arifbol lalu duduk didepan nona muda dengan penghalang meja makan
"Kamu enggak mengambilkan aku makan?"
"Oh iya iya" nona muda langsung berdiri dan berjalan salah tingkah
Nona muda mengambilkan makanan dan minuman buat Arifbol dengan wajah datar tapi hatinya baper
Setelah mengambilkan makanan dan minuman buat Arifbol, nona muda berjalan kembali ke tempat duduknya. Lupa mengambil makan dan minum buat dirinya
"Kamu tidak ambil makanan dan minuman buat dirimu?"
"Iya aku lupa!" ujar nona muda dengan wajah dingin
Arifbol tahu kalau nona muda salah tingkah gara-gara dirinya tapi malu untuk menunjukkannya
"Ayo kita mulai makan!"
"Hem" gumam nona muda
__ADS_1
Mereka pun mulai makan bareng diatas meja