
Meeting pun selesai, pak Ilham berdiri dari duduknya. Arifbol dan nona muda melihat pak Ilham berdiri, mereka berdua ikutan berdiri. Vita melihat pemandangan tersebut
"Semoga kerja sama kita berhasil ya pak Arifbol" ucap pak Ilham sambil memegang tangan Arifbol. "Semoga pak!" balas Arifbol singkat. Pak Ilham melepas jabatan tangannya dengan Arifbol lalu ganti berjabat tangan dengan nona muda "Iya pak!" ucap nona muda. Pak Ilham pun berjalan meninggalkan Arifbol dan nona muda dan keluar dari Restoran A tersebut
"Ayo mas, kita juga pulang" ajak nona muda kepada Arifbol
"Iya, ayo" jawab Arifbol. Arifbol dan nona muda berjalan melewati Vita dengan berpegangan tangan. Arifbol dan nona muda keluar meninggalkan Restoran A menuju PATV kembali
Tak berselang lama, Vita pamit ke Andik untuk pulang karena ada urusan lain
"Mas, aku pamit pulang ya mas" ucap Vita merangkul tasnya ke bahu
"Tapi, kita resmi pacaran kan?" tanya Andik untuk memastikan
"Kamu blokir dulu lalu hapus kontak nya pacar kamu" ucap Vita
"Aku aja yang blokir dan hapus kontak pacar kamu, mana?" ucap Vita lagi menodongkan tangannya untuk meminta hp Andik. Andik pun memberikan hpnya ke Vita
"Siapa nama pacar kamu mas dihp ini?" tanya Vita
"Namanya teman 3" jawab Andik
"Oke" Vita pun mencari kontak dengan nama teman 3 lalu memblokir nomor watshap nya dan menghapus nomor telponnya dari hp Andik
__ADS_1
"Ini mas" ucap Vita memberikan hp Andik kembali
"Oke" jawab Andik menerima hpnya kembali "Tapi.. kita resmi pacaran kan?" tanya Andik kembali untuk memastikan
"Iya mas, kita sekarang pacaran" jawab Vita sambil berdiri dari duduknya
"Aku pulang dulu ya mas?" ucap Vita
"Iya, hati-hati" jawab Andik
"Iya mas" jawab Vita. Vita pun berjalan meninggalkan Andik dan keluar dari Restoran A lalu menaiki mobilnya menuju rumahnya
Sambil menyetir, Vita memikirkan Arifbol begitu pula dengan Arifbol mukanya tegang saat sampai di PATV
"Apa aku... harus bilang ke mas Arifbol kalau aku disuruh istrinya mas Andik untuk memutuskan hubungan mas Andik dengan selingkuhannya itu?" ucap Vita kembali berbicara sendiri
"Ah... tidak usahlah mas Arifbol kan tidak mencintaiku, dia hanya mencintai si Patricia itu. Apa hubunganku dengannya? mas Arifbol juga tidak perduli kalau Aku pacaran atau tidak!" lanjut Vita
Setelah sampai di ruangan dan duduk, nona muda bertanya ke Arifbol
"Kenapa sih mas, mukamu tegang?" tanya nona muda ke Arifbol
"Aku hanya capek aja" jawab Arifbol lalu mengusap wajahnya dengan kasar. Nona muda berdiri dari duduknya dan mendekati Arifbol lalu memalingkan kursi Arifbol ke arahnya dan berkata
__ADS_1
"Kamu jangan bohong mas, kamu cemburu kan mas melihat Vita sekarang pacaran dengan siapa itu... Andik, iya kan mas?" tanya nona muda dengan nada agak keras
"Sudah ku bilang, Aku hanya capek Ci..." jawab Arifbol dengan ketus
"Kamu bohong!, Aku sudah mengenalmu dengan baik mas" jawab nona muda petentengan dengan Arifbol
"Alah... sudahlah" Arifbol berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan nona muda
"Kamu mau kemana mas?" tanya nona muda menarik lengan kanan Arifbol yang mau meninggalkannya. Arifbol pun lalu menarik nafasnya untuk membuang emosi dalam hatinya setelah itu memutar tubuhnya ke belakang menghadap nona muda
"Aku mau... bercinta denganmu" ucap Arifbol dengan senyum lebarnya. Nona muda melepas lengan kanan Arifbol dan berkata
"Kamu serius mas?" tanya nona muda dengan wajah tanpa ekspresi
"Iya Ci, Aku serius" jawab Arifbol
"Dikantor?" tanya nona muda terkejut
"Iya" jawab Arifbol
"Kamu sudah gila mas" ucap nona muda
"Aku ingin mengunci pintunya dulu, lalu kita mulai bercinta" ucap Arifbol membuat nona muda melongo
__ADS_1
Arifbol pun mengunci pintunya lalu mendekati nona muda dan mereka pun akhirnya bercinta di ruang kantornya. Baru kali ini Arifbol bercinta dengan nona muda dikantor.