
Arif mulai dioperasi otaknya, tetapi nona muda, nona muda tidak ingin memberitahu tentang keadaan Arifbol ke orang tuanya ataupun orang tuanya Arifbol. Nona muda takut kalau orang tuanya dan orang tuanya Arifbol khawatir.
Setelah operasi selesai, dokter pun memberitahu nona muda tentang operasi tersebut "Siapa keluarga dari pasien Arifbol?" dokter itu masih memegang gagan pintu. "Saya dok, saya istrinya" nona muda berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri dokter itu
"Alhamdulillah operasinya berhasil mbak, tetapi pada saat sebelum kecelakaan. Arifbol kejang itu menyebabkan otaknya kaku mbak, lalu dia kecelakaan. Ini adalah gejala otak akut mbak!" ujar dokter itu
"Maksud dokter apa ya?, kok saya belum mengerti ya" ujar nona muda. "Mungkin, setelah operasi otaknya, mungkin Arifbol terkena alter ego atau mungkin amnesia. Tetapi mbak, kejang Arifbol sudah tidak ada!" ujar dokter itu
"Kejang suami saya sudah sembuh dok?, dan alter ego itu apa sih dok?" tanya nona muda. "Kejang suami mbak sudah hilang alias sudah sembuh dan alter ego, Alter Ego adalah orang berkepribadian ganda.
Ya sudah ya mbak, perawat-perawat saya mau membawa Arifbol ke ruang ICU, mbak tolong tunggu disana!" dokter itu masuk ke ruang operasi kembali dan menyuruh perawat-perawatnya membawa Arifbol ke ruang ICU.
__ADS_1
Sambil berjalan menuju ruang ICU, nona muda termenung alias melamun. "Alter ego, suamiku akan mempunyai kepribadian ganda?. Semoga suamiku hanya amnesia bukan Alter Ego"
Perawat-perawat pun membawa Arifbol menuju ruang ICU. Perawat-perawat itu memasangkan infus ke tubuh Arifbol.
"Apa aku boleh menemani suamiku didalam?" tanya nona muda yang berada diluar ruang ICU. "Iya mbak, kalau pasien sudah pulih!, mbaknya panggil kami ya" pinta salah satu perawat tersebut
"Iya sus, makasih!" nona muda masuk ke ruang ICU dan duduk disebelah Arifbol. Beberapa saat kemudian, nona muda tidur diatas tangan kanannya Arifbol
Suster pun datang dan mengubah infusnya Arifbol, setelah mengubah infus, suster itu lalu pergi
"Nona muda, kenapa aku bisa kesini?" tanya Arifbol yang lagi tidur dikasur dengan nada lemah. "Kamu itu kejang dijalan, lalu kamu ketabrak truk deh" ujar nona muda sok-sok gak perduli dengan Arifbol
__ADS_1
"Kamu ngapain sih?" nona muda dengan raut wajah kesal. "Aku cuma ingin bawain nona muda makan" ujar Arifbol
"Enggak perlu!, aku bisa makan di kantin kantor!" bentak nona muda. "Tapi aku kan mau bawain istriku makanan" ujar Arifbol
Hati nona muda baper, tetapi dia tidak ingin terlihat sok perduli sama Arifbol. "Tapi ada untungnya sih kamu kecelakaan" nona muda sambil memasukkan kedua tangannya ke bawah ketiak
"Apa keuntungannya?" tanya Arifbol. "Keuntungannya itu kamu dioperasi otakmu dan dokter bilang kejang kamu sudah hilang alias sudah sembuh!" ujar nona muda
"Apakah ada, kekurangannya nona muda?" tanya Arifbol. Nona muda pun bingung mau menjawab atau tidak, akhirnya nona muda menjawab "Kekurangannya adalah kamu amnesia atau punya kepribadian ganda!" ujar nona muda
"Kalau amnesia sih enggak nona muda, tetapi kalau aku suatu hari nanti kepribadianku menjadi ganda tanpa aku sadari, maafkan aku ya nona muda" pinta Arifbol
__ADS_1
"Kalau kepribadianmu ganda!, aku akan memukul kepalamu biar kamu sadar" ujar nona muda. "Hahaha" Arifbol pun tertawa. Nona muda melihat Arifbol tertawa, dia hanya senyum saja.