Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Episode 20


__ADS_3

Arifbol tidak jadi keluar dan meletakkan sarung tangan dan pistolnya kembali ke tempatnya. Arifbol melajukan mobilnya menuju ke rumah sakit


*****


Sampailah Arifbol dirumah sakit


Arifbol memapah nona muda keluar dari mobil dan masuk rumah sakit


"Dokter, dokter" teriak Arifbol dengan sangat keras


Suster-suster pun segera menghampiri nona muda dengan membawa tempat tidur rumah sakit dan membawanya ke UGD. Arifbol mengikuti suster-suster itu yang mendorong nona muda dari belakang


Arifbol menunggu didepan ruang UGD


Beberapa saat kemudian, ruang UGD dibuka dan Arifbol melihat nona muda tampak kesakitan dan dibawa ke ruang operasi. Arifbol pun mengikuti suster dan dokter itu dari belakang


Arifbol menunggu didepan ruang operasi sambil menelpon orang tua nona muda yang lagi dirumahnya


"Halo rif?" tanya pak kuncoro ditelpon


"Pa, aku lagi dirumah sakit A, papa dan mama segera kesini" ucap Arifbol panik sambil mondar-mandir


"Kenapa dengan cia rif?" pak kuncoro pun mulai panik, bu Anita juga mendengar juga panik


"Nona muda pa sekarang diruang operasi, pokoknya papa dan mama sekarang kesini, aku tunggu!" Arifbol lalu mematikan telponnya dan duduk dikursi depan ruang operasi sambil mengusap wajahnya dengan kasar


"Ada apa pa?" tanya bu Anita disamping pak kuncoro


"Kita segera disuruh ke rumah sakit A, karena cia mau dioperasi!" jelas pak kuncoro dengan menoleh ke bu Anita


"Ya sudah pa, aku ambil tas dulu" jawab bu Anita lalu bergegas mengambil tasnya disamping kasur


"Ayo pa" ajak bu Anita dengan membawa tas

__ADS_1


"Iya ayo"


Lalu mereka bergegas menuju rumah sakit A dan tidak lupa mengunci rumah nona muda karena kuncinya berada dimeja


******


Sampailah pak kuncoro dan bu Anita dirumah sakit A


Pak kuncoro dan bu Anita masuk dirumah sakit kemudian tanya ke suster dimana ruang operasi berada


"Sus sus" bu Anita dan pak kuncoro menghentikan jalannya, bu Anita menghentikan jalan suster itu


"Iya ada apa bu?" tanya suster itu setelah menghentikan jalannya dan menoleh ke bu Anita dan pak kuncoro


"Dimana ruang operasi ya?" tanya bu Anita


"Oh disana bu" jawab suster itu sambil menunjuk ke arah kanan


"Terima kasih ya sus"


******


Pak kuncoro dan bu Anita menemui Arifbol dan bertanya


"Gimana keadaan cia rif?" tanya pak kuncoro


Arifbol pun berdiri dan menjawab


"Nona muda masih diruang operasi pa" jawab Arif


"Papa dan mama duduklah disini bersamaku sambil kita menunggu kabar dari dokter" ucap Arifbol sambil melihat sesaat kursi didepannya


"Ayo ma kita duduk" ajak pak kuncoro

__ADS_1


"Iya pa"


Arifbol, bu Anita, dan pak kuncoro pun duduk sambil menunggu kabar dari dokter


Beberapa saat kemudian, dokter yang mengoperasi nona muda keluar dan mengabarkan tentang keadaan nona muda


"Keluarga pasien" ucap dokter sambil memegang gagang pintu dan berada dibawah pintu


"Iya dok" Arifbol, bu Anita dan pak kuncoro bergegas berdiri


"Gini pak" ucap dokter sambil keluar dari ruang operasi


"Gimana dengan anak saya pak?" tanya bu Anita panik


"Anak ibu mengalami keguguran" terang dokter


"Apa dok? keguguran?" tanya bu Anita dengan shock


Arifbol dan pak kuncoro diam


"Iya bu, anak ibu keguguran dan kami sudah membersihkan rahim anak ibu" terang dokter kembali


"Tenang ma tenang" ucap pak kuncoro dengan memegang bahu bu Anita yang sedang bersedih


Dokter pun kembali masuk ke ruang operasi


Para suster membawa nona muda menuju ruang transisi Arifbol, bu Anita dan pak kuncoro mengikutinya dari belakang


Nona muda masuk diruang transisi


"Apa kita boleh masuk sus?" tanya Arifbol


"Iya mas, kalian boleh masuk tapi harap tenang ya mas" ucap suster itu

__ADS_1


"Iya sus"


Suster itu berjalan keluar dari ruang transisi dan pak kuncoro, bu Anita, dan Arifbol pun masuk dan duduk disamping nona muda yang dibius


__ADS_2