
Hanan sudah melakukan pendaftaran, nona muda dan hanan pun keluar dari ruangan tersebut. "Kita sudah kan?, ayo kita pulang" ujar nona muda. "Iya tante" jawab hanan
Mereka pulang ke rumah dan arifbol juga dirumah bersama bima. "Akta kelahiran nia yang direvisi sudah jadi!!, ayo kita ke bandung" ujar arifbol. "Nia, bawa kopermu dan barang-barangmu, kamu akan tinggal bersama bapak samuri dan bu binti" ujar nona muda
"Aku enggak mau ma" nia dengan tatapan sinis. "Bu binti, aku akan memberikan akta kelahirannya nia ke kamu!!, kamu harus merevisinya segera" ucap nona muda sambil memberikan akta kelahirannya nia ke bu binti
"Iya bu, makasih" jawab bu binti seraya menerima akta kelahirannya nia. "Aku tidak mau ma, aku mau selamanya tinggal disini!" ujar nia dengan kaki yang dihentak-hentakkan ke lantai.
__ADS_1
"Maafkan kesalahanku ya pak arifbol dan bu cia, aku sudah menukar bayi kita demi bayiku agar hidup terjamin" bapak samuri dengan tangan yang meminta maaf. "Maafkan kesalahan suamiku" bu binti dengan tangan meminta maaf ke arifbol dan nona muda
Kopernya nia dibawa oleh bu binti, Arifbol lalu memasukkannya ke bagasi mobil. Arifbol menyuruh untuk mengantarkan nia, bu binti, dan bapak samuri pulang
Sebelum pulang, "Ini aku kasih 1 juta buatmu nia" Arifbol sambil merogoh sakunya. "Pa, maafkan aku ya pa?", "Tidak apa-apa kok nia" Arifbol seraya memeluk nia. "Ma, maafkan aku ya aku selalu membuatmu marah" ucap nia dengan tangan meminta maaf
"Mama, juga minta maaf ke kamu, karena aku sering bertengkar sama kamu!" ujar nona muda seraya merogoh sakunya dan memberikan uang 5 juta ke nia. "Makasih ya ma" ujar nia. "Sama-sama nak" ucap nona muda seraya memeluk nia
__ADS_1
"Meskipun kamu bukan anak kandungku nan, aku sudah menganggapmu seperti anak kandungku kalau kamu kangen sama kami, kamu boleh datang ke rumah, rumah kita selalu terbuka untukmu nan" ucap bapak samuri seraya memegang lengan hanan
"Bu, maafkan aku ya bu sudah merepotkanmu" hanan seraya memegang tangan bu binti. "Tidak nak, kamu tidak merepotkanmu tambah aku yang sudah merepotkanmu. Sungguh, kamu buat kami bangga nak" ujar bu binti. Hanan lalu memeluk bu binti
Bu binti dan bapak samuri beserta nia yang disopiri bima pun kembali ke bandung. Sampailah mereka ke rumah bapak samuri. "Mas, mampir dulu yuk" ucap bapak samuri seraya tangannya menuju rumahnya. "Enggak pak, aku langsung kembali aja" ucap bima seraya tangan meminta maaf
"Nia, meskipun kamu bukan anak kandung dari kakakku, kamu boleh ke rumahku dan rumah kak Arifbol" ucap bima seraya berhadapan dengan nia. "Om serius?" ucap nia dengan wajah ragu. "Iya nan" jawab bima dengan wajah meyakinkan
__ADS_1
"Makasih ya om" ucap nia seraya mencium tangan kanan bima. "Sama-sama nia, om pamit dulu ya" ucap bima seraya mengelus rambut nia. "Iya om, hati-hati dijalan" ucap nia. "Iya nia" jawab bima lalu meninggalkan nia dan masuk ke mobilnya
Bima pun kembali pulang ke jakarta