Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Episode 72


__ADS_3

Seperti biasa, saat masuk ke dalam Restoran, nona muda memegang lengan Arifbol biar semua orang tahu khususnya pak Ilham kalau nona muda dan Arifbol adalah pasangan romantis. Pak Ilham dan Vita meja makannya bersebelahan, Vita disebelah kiri pak Ilham sedangkan pak Ilham disebelah kanan Vita.


Vita duduk membelakangi pintu Restoran sedangkan pak Ilham duduk menghadap pintu Restoran. Pak Ilham berdiri lalu berkata


"Silahkan duduk pak Arifbol dan bu Patricia" ucap pak Ilham saling jabat tangan dengan Arifbol dan nona muda


Vita mendengar nama Arifbol dan nona muda disebut pak Ilham, untuk memastikan kalau itu benar, Vita menunggu melihat wajah mereka


Saat duduk, Arifbol dan nona muda terkejut melihat Vita duduk bareng bersama pria lain. Vita pun sudah melihat wajah Arifbol dan nona muda dan yakin kalau itu memang mereka


Meeting pun dimulai, Vita berniatan untuk membuat hati Arifbol panas, kalau Arifbol cuek berarti dia tidak menyukainya kalau Arifbol ekspresinya kayak marah, itu tandanya Arifbol cemburu. Cara Vita membuat hati Arifbol panas dengan cara saling suap menyuapi dengan Andik dan ngobrol-ngobrol kecil agar saling mengenal satu sama lain.


Vita pun melancarkan aksinya suap-suapan dengan Andik sambil ngobrol agar saling kenal satu sama lain


"Kita suap-suapan yuk mas sambil kita kenal satu sama lain" ajak Vita kepada Andik

__ADS_1


"Ide bagus" jawab Andik semangat


"Ak..ak..ak" Andik menyuapi Vita


"Ehm.. em rasanya enak kalau disuapin orang lain" ucap Vita menguyah makanannya membuat Arifbol meliriknya


"Dasar wanita murahan" celetuk nona muda


"Apa yg kau katakan nyonya?" tanya pak Ilham kepada nona muda


"Tidak pak, aku hanya berbicara sendiri" ngeles nona muda


"Iya pak, kita lanjut meeting nya" jawab Arifbol


"Kamu fokus dong cintaku, kalau ada gangguan, anggap gangguan itu setan" ucap Arifbol sambil menepuk-nepuk kedua bahu nona muda

__ADS_1


"Ayo pak, kita lanjutkan lagi meeting kita" ucap Arifbol kepada pak Ilham


Vita melihat dan mendengar ucapan Arifbol pun sakit hati karena Vita merasa Arifbol tidak perduli dengannya hanya perduli dengan bayi dikandungan nya. Setelah saling suap menyuapi dan makanannya habis, Andik memegang tangan Vita, Arifbol melihat sejenak Andik memegang kedua tangan Vita lalu kembali fokus dengan meeting nya


"Meskipun kita baru kenal Vit, Aku sudah jatuh cinta denganmu karena kamu buatku nyaman. Apakah kamu mau jadi pacarku?" ucap Andik sambil memegang kedua tangan Vita. Vita pun lalu melepas tangan Andik dan berkata


"Kamu sudah punya pacar mas, putusin dulu pacarmu baru Aku mau jadi pacarmu" tegas Vita


"Nanti, nanti Aku pasti akan memutuskan pacarku itu" jawab Andik


"Aku kepingin kamu putusin pacarmu sekarang lewat telpon karena Aku ingin mendengarnya langsung" tegas Vita


"Oke oke" jawab Andik terlihat keberatan. Andik pun lalu video call pacarnya dan bilang kalau dia sudah punya pacar baru dan memamerkan Vita dihadapan pacarnya (Via VC) pacar Andik pun menolak untuk diputuskan tetapi Andik tetap ngeyel untuk memutuskan pacarnya itu dan memamerkan Vita dan dirinya romantis-romantisan. Pacar Andik pun lalu memutuskan pacarnya


"Kamu mau kan jadi pacarku sekarang Vit?" tanya Andik memegang kedua tangan Vita lagi dengan muka memelas

__ADS_1


"Iya mas, Aku mau jadi pacarmu" jawab Vita menundukkan kepala sambil tersenyum


Nona muda tampak senang sekali kalau Vita sudah punya pacar baru otomatis Vita tidak akan mengganggu suaminya lagi. Ekspresi Arifbol pun terlihat biasa saja, Vita sangat kecewa dengan ekspresi Arifbol itu.


__ADS_2