
Hari besok tiba, pukul 07.00 pagi. Pak Kuncoro seperti biasa, berangkat ke kantor
Setelah sampai di kantor, pak Kuncoro langsung masuk diruangannya dan duduk dikursinya sambil mencari sesuatu dihp nya
"Ah...ketemu..." suara pak Kuncoro bahagia sambil masih memegang hpnya
"Yes"
Ternyata, pak Kuncoro mencari wanita bayaran yang cantik untuk menggoda Arifbol, pak Kuncoro masih sakit hati gara-gara anaknya lebih memilih Arifbol ketimbang orangtuanya sendiri
Pak Kuncoro langsung menelpon wanita bayaran itu
"Halo" sapa pak Kuncoro
"Iya halo, ini siapa ya?" tanya wanita bayaran
"Apakah benar kamu wanita bayaran?" tanya pak Kuncoro untuk memastikan
"Iya, ada yang bisa aku bantu pak?" tanya wanita bayaran
"Apakah kamu bisa sekarang datang dikantorku?" tanya pak Kuncoro
"Bisa pak, sekaligus nego" jawab wanita bayaran
"Nanti ku kirim alamatnya lewat chat ya?" ucap pak Kuncoro
"Siap pak, ditunggu ya" ucap wanita bayaran
"Iya" Pak Kuncoro lalu mengakhiri telponnya dengan wanita bayaran itu
******
Dirumah nona muda
Nona muda lagi makan bersama Arifbol dimeja makan
"Itu apaan Ci?" tanya Arifbol sambil menunjuk piring disamping nona muda
__ADS_1
"Ini itu makanan buat ibu hamil yang kemarin dikasih sama mama" jawab nona muda
"Oh, berarti setelah kamu makan itu..., lalu kamu makan makanan ibu hamil, gitu ya Ci?" tanya Arifbol
"Iya mas" jawab nona muda
"Kalau susu disampingmu itu juga susu ibu hamil?" tanya Arifbol
"Iya mas, ini susu hamil yang kemarin dikasih sama mamaku..." jawab nona muda yang tampak kesal ditanyai Arifbol terus-terusan
"Sudah ya mas ya, jangan tanya terus aku harus menghabiskan makananku ini lalu makan makanan yang ini" nona muda mendongakkan wajahnya ke makanan didepannya lalu melihat makanan disampingnya
"Aku kan gak tahu, makanya aku tanya!" balas Arifbol
"Hmmm" gumam nona muda
******
Pukul 08.00 pagi
Wanita bayaran itu memakai kemeja panjang dan rok sepaha kayak pramugari pakaiannya dan terlihat sangat cantik.
Wanita bayaran itu masuk ke kantornya pak Kuncoro
"Saya ingin bertemu bos kalian!" ucap wanita bayaran ke resepsionisnya pak Kuncoro
"Apa mbak sudah buat janji dengan pak Kuncoro?" tanya resepsionist tersebut
"Iya mbak" jawab wanita bayaran itu
"Dengan mbak siapa?" tanya resepsionist nya pak Kuncoro
"Dengan mbak Vita" jawab wanita bayaran itu
Resepsionist nya pak Kuncoro pun menelpon pak Kuncoro via telpon kantor
"Halo pak" sapa resepsionist nya pak Kuncoro
__ADS_1
"Iya, ada apa?" tanya pak Kuncoro
"Apa bapak ada janji dengan mbak Vita?, orangnya ada disini!" ucap resepsionist nya pak Kuncoro
"Iya, suruh dia masuk ke ruanganku!" jawab pak Kuncoro
Resepsionist nya pak Kuncoro lalu menutup telponnya
"Iya mbak, silahkan masuk!" ucap resepsionist nya pak Kuncoro
"Dimana ruangannya pak Kuncoro?" tanya Vita (Wanita Bayaran)
"Disana...lalu disana" ucap resepsionist nya pak Kuncoro sambil tangannya menunjukkan arah "Nanti ada tulisan diatas pintu ruang CEO, lah itu ruangan pak Kuncoro" lanjutnya
"Terima kasih ya mbak" ucap Vita
"Sama-sama mbak" jawab resepsionis nya pak Kuncoro
Vita pun lalu berjalan menuju ruangan pak Kuncoro
Ditempat lain
Nona muda dan Arifbol berangkat kerja
Diperjalanan, nona muda dan Arifbol ngobrol
"Mas, nanti kamu selingkuhin aku mas" ucap nona muda
"Hah" Arifbol kaget sambil menatap sesaat wajah nona muda dan kembali fokus menyetir
"Kenapa kamu berpikir begitu?" tanya Arifbol
"Semua orang kan enggak tahu tentang masa depan, iya kan mas?" tanya nona muda menundukkan pandangannya lalu berpaling melihat Arifbol dengan senyum seringai
"Kamu calon ibu dari anakku sekarang, masa aku akan selingkuhin kamu sih?" ucap Arifbol meyakinkan nona muda
"Iya sih" jawab nona muda dengan melirik ke Arifbol dengan senyum tipis dibibirnya lalu melihat jendela dan jalan depan
__ADS_1