
"Iya pak..bentar" Vita pun tergesa-gesa "Udah ya bu, pak Arifbol sudah mencari ku" lanjut Vita pelan dari balik telpon
"Iya Vit..kapan-kapan kita bicara lagi ya Vit" pinta nona muda
"Vit..kalian ngobrol apa? kok lama dikamar mandi nya" ucap Arifbol dari luar
"Iya bu" Vita lalu mematikan telponnya dan membuka pintu
"Iya pak. ini telpon bapak!" Vita mengembalikan telpon nya Arifbol dan Arifbol menerima telponnya dan bertanya
"Istriku bicara apa, kok lama?" tanya Arifbol melihat hp nya diperutnya
"Bukan apa-apa kok pak" jawab Vita. Arifbol menyuruh Vita keluar dari kamar mandi dan kembali duduk
...----------------...
"Nanti...kita makan siang bersama yuk pak" ajak Vita ke Arifbol yang fokus dengan laptop nya
"Jangan, nanti dikira orang-orang kita punya hubungan nanti" jawab Arifbol melirik Vita sesaat lalu fokus kembali ke laptop nya
"Sebentar.. saja pak" ajak Vita dengan nada memaksa
__ADS_1
"Apa pekerjaan mu sudah selesai? sampai-sampai kamu ngobrol banyak denganku?" jawab Arifbol menoleh ke Vita lalu kembali ke laptop nya
"Sudah kok pak!" jawab Vita dengan semangat. mebuat Arifbol menghentikan pekerjaannya dan berhadap-hadapan dengan Vita
"Mohon maaf ya Vit, bukannya aku enggak mau makan bareng denganmu. Aku takut ada karyawan lain yang memotret kita dan dikirim ke istriku! lalu istriku berpikir yang aneh-aneh tentang kita" jelas Arifbol dengan pelan ke Vita agar tidak menyinggung Vita. Vita mendengarkan penjelasan dari Arifbol sambil menundukkan kepalanya
"Ya sudah pak! aku akan bicara serius ke bapak" ucap Vita serius. menatap wajah Arifbol, mereka saling bertatap muka
"Iya Vit, aku dengarkan" jawab Arifbol dengan agak serius
"Bapak ingat enggak kemarin ada orang yang melamar pekerjaan sebagai OB ditempat bapak" ucap Vita
"Iya.. kamu kok bisa tahu sih?" tanya Arifbol
"Aku sudah curiga soal itu" jawab Arifbol
"Iya.. istri bapak bilang ke aku, bahwa bapak curiga denganku gara-gara surat rekomendasi dari pak Kuncoro untuk menerimaku" lanjut Vita
"Tapi Vit, kenapa kamu menjelaskan itu semua padaku. apa kamu tidak takut.. kalau misimu akan gagal dan kamu tidak dapat bayaran?" ucap Arifbol heran
"Enggak pak..! aku akan menggoda laki-laki gampangan, bukan bapak" sahut Vita
__ADS_1
"Berarti mulai besok... kamu tidak lagi bekerja di perusahaanku lagi ya Vit?" tanya Arifbol
"Tidak pak! aku akan kembali menjadi wanita bayaran tetapi bukan wanita bayarannya pak Kuncoro" seru Vita
"Kenapa kamu tidak bekerja disini aja?" tanya Arifbol
"Karena jadi wanita bayaran itu gampang dan bayarannya lebih banyak pak.. ketimbang bekerja seperti ini.." jelas Vita ke Arifbol
"Apa yang harus saya lakukan ke OB itu dan kamu?" tanya Arifbol ke Vita
"Pecat aja OB itu, kalau aku... aku akan pergi sendiri tanpa kamu yang mengusirku" ucap Vita dengan enteng
"Oke" jawab Vita dengan semangat
"Kamu itu sangat ngegemesin deh Vit" goda Arifbol mencubit kedua pipi Vita
"Adoh, sakit lo ***" pekik Vita berdiri melepas cubitan Arifbol
"Iya iya Vit, maaf" ucap Arifbol
"Hem.." gumam Vita memasukkan laptop nya ke dalam tas lalu menyangklungkan tas nya ke bahu kanannya sedangkan tas laptop dia bawa dengan tangan kiri lalu pergi dari ruangan dan dari perusahaan milik nona muda dan Arifbol
__ADS_1
Arifbol lalu memecat orang suruhannya pak Kuncoro yang kemarin bekerja di perusahaan nya sebagai OB.