
"Sudah selesai, aku akan mandi dulu dan ke kantor" ucap Arifbol meninggalkan makannya yang belum habis
"Habiskan dulu makanannya" pinta Vita
"Aku sudah kenyang" jawab Arifbol
Arifbol ke kamar mandi milik Vita dan mandi disana, sedangkan Vita didalam hatinya marah sambil menghabiskan makanannya
Setelah selesai mandi, Arifbol pamit ke Vita untuk pergi ke kantor
"Aku pamit dulu ya Vit" ucap Arifbol mengambil tasnya disofa
"Kamu akan kesini kan mas nanti?" tanya Vita
"Insya Allah" jawab Arifbol lalu meninggalkan Vita dan keluar dari rumah Vita menuju kantor PATV
Dimobil, Arifbol berbicara sendiri
"Aku akui Vita cantik dan mempesona, tetapi punya istri dua bagiku itu berat" ucap Arifbol sendirian dalam mobil "Hah" teriak Arifbol keras dalam mobilnya sambil mengusap rambutnya dengan kasar
Sampailah Arifbol di PATV, Arifbol langsung berjalan menuju ruangan miliknya juga milik nona muda
CEKLEK
Nona muda melihat Arifbol masuk, langsung berdiri dari duduknya dan mendekati Arifbol
__ADS_1
"Kamu kemana saja sih mas? aku bingung Lo kemarin telpon kesana kesini" ucap nona muda berjalan mendekati Arifbol
"Aku kepingin menenangkan diri dulu" jawab Arifbol berjalan menuju kursinya dan duduk. Diikuti nona muda dibelakangnya
"Kamu sudah makan?" tanya nona muda kepada Arifbol yang duduk dikursinya
"Sudah tadi" jawab Arifbol ke nona muda yang berdiri dihadapannya
"Nanti... istirahat makan siang nanti kita ngobrol sambil makan, kamu duduklah kembali dan kita mulai bekerja karena beberapa hari ini tugas bertumpukan" ucap Arifbol
"Oke.." jawab nona muda singkat kembali duduk dikursinya
Nona muda dan Arifbol mulai bekerja
Dirumah Vita, Vita makan makanan Ibu hamil juga susu untuk Ibu hamil pemberian dari Arifbol
Vita pun mulai sekarang tidak bekerja lagi sebagai wanita bayaran alias Vita sekarang tidak bekerja karena Arifbol bilang akan mentransfernya setiap bulan
Pak Kuncoro yang duduk dikursi perusahaannya, tidak bisa fokus dengan pekerjaannya karena memikirkan tentang kehamilan Vita
Didalam lamunannya
"Kalau andai Vita memaksa untuk dinikahi Arifbol, Aku takut anakku jadi stres dan gila" lamunan pak Kuncoro
"Aku menyesal sudah membuat hati anakku sedih, aku sungguh menyesal" lamunan pak Kuncoro lagi. Sedangkan bu Anita dirumah, melakukan aktivitas-aktivitasnya seperti biasa dan juga berusaha menerimanya dengan ikhlas
__ADS_1
Waktu istirahat makan siang tiba
Arifbol mengajak nona muda makan dikafe dengan mengendarai mobil, karena kalau makan di kantin PATV, takut pembicaraannya didengar oleh karyawan-karyawan yang lain
Sampailah Arifbol dan nona muda dikafe, Arifbol mencari kafe yang sekitaran alias dekat dengan PATV
Arifbol dan nona muda masuk ke dalam kafe tersebut dan duduk memesan
Setelah memesan, Arifbol menunggu pesanan datang baru mulai percakapan
"Kamu mau bicara apa mas?" tanya nona muda
"Tunggu pesanan kita datang, kita makan sambil ngobrol" jawab Arifbol membuat nona muda tidak bertanya lagi kepadanya
Pesanan pun tiba, Arifbol dan nona muda makan bareng
"Aku kemarin tidur dirumah Vita" ucap Arifbol menghancurkan keheningan diantara mereka. Wajah nona muda langsung berubah
"Kenapa kamu tidur dirumah Vita?" tanya nona muda kecut
"Aku ingin kita menenangkan diri masing-masing" jawab Arifbol
"Kamu kan bisa tidur dirumah orang tuamu" ucap nona muda kecut
Arifbol diam sejenak
__ADS_1
"Vita tadi saat makan bersamaku dirumahnya, Vita berbicara kalau Aku tidak suka kepadanya, Aku boleh tidak menikahinya dan Vita akan mencari nafkah sendiri tidak mau uang dariku dan ingin membesarkan anaknya sendirian tanpa seorang ayah" terang Arifbol kepada nona muda.
Author kepingin melanjutkan ceritanya guys tetapi kambing-kambingku teriak-teriak minta makan