Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Imam makan bareng dengan Lia


__ADS_3

Hari besok, Imam ke kampus mengendarai mobil lamborghini. Semua 1 kelas Imam kaget melihat imam bisa berjalan, termasuk Hanan. Hanan kaget melihat Imam ke kampus pakai Lamborghini.


Imam keluar mobil dan masuk ke kelas. "Mam, kamu bisa berjalan?" tanya cewek teman satu kelas Imam dan Hanan. "Bisalah, aku kan hanya pura-pura" ujar Imam seraya berjalan menuju Hanan.


"Halo sayang!" ucap Imam seraya membuka kacamatanya. "Hah, kapan kamu pacaran sama Hanan?" tanya cewek 1 kelasnya. "Kemarin!, kalian enggak dengar kemarin kalau aku mengajak Hanan jadi pacarku dan dia mau" ujar Imam


"Oh, iya kalau sekarang aku boleh gak jadi pacarmu?" tanya cewek 1 kelas Imam. "Tidak!, aku pacaran dengan Hanan dan setelah lulus, kita akan menikah!" ujar Imam seraya merangkul Hanan.


"Eh, tidak tidak kok, ini hanya bualan si Imam saja" ujar Hanan seraya melepas rangkulan Imam. "Kemarin kan aku sudah bertemu orang tuamu dan kita sudah membicarakan ini, masa kamu lupa sih yank" ujar Imam seraya mau merangkul Hanan.


"Iya, tapi kalau aku tidak mau?, kita kan tidak jadi menikah" ujar Hanan seraya menolak tangannya Imam yang mau merangkulnya. "Nanti istirahat, kita makan bareng yuk" ujar Imam. "Terserah" jawab Hanan.

__ADS_1


Dosen pun datang, mereka kembali ke bangku masing-masing. Beberapa jam kemudian, istirahat pun tiba, "Ayo kita makan bareng mam!" ujar lia alias temen 1 kelasnya Imam dan Hanan. "Ayo" jawab Imam seraya berdiri dari kursinya.


"Tapi, kamu tadi bilang kamu mau mengajak Hanan makan bareng, kok kamu mau sih sama aku?" tanya Lia. "Aku lihat-lihat tadi jawaban Hanan terserah dengan muka tidak suka. Ya sudah lah aku tidak memaksanya buat makan bareng sama aku!" jawab Imam


"Ayo kita makan bareng dikantin, aku yang akan traktir kamu!" ujar Imam seraya berjalan menuju Lia. "Kamu serius mau traktir aku?" tanya Lia. "Serius lah!, ayo" ujar Imam seraya merangkul Lia. "Lets go!" jawab Lia seraya berjalan bersama Imam yang merangkulnya


Hanan melihat tingkah Imam merasa marah, karena dia tidak jadi mengajaknya makan. Malah dia makan bareng sama Lia. Hanan pun beranjak dari bangkunya dan menuju ke kantin, Hanan melihat Imam dan Lia satu meja pun nampak kesal.


"uhuk uhuk" Hanan batuk seraya mengunyah makanan. Lalu Hanan pun minum, Imam yang melihat Hanan keselek pun berkata "Kalau makan itu pelan-pelan, kamu keselek kan?" ujar Imam. Hanan pun diam dan merasa kesal dengan Imam yang beromantisan dengan Lia


Hanan buru-buru menghabiskan makanan dan minumannya dan kembali ke kelas. Imam melihat Hanan tampak kesal gara-gara dia sama Lia beromantisan hanya bisa tersenyum. 7 menit kemudian, Imam dan Lia kembali ke kelas karena makanan mereka sudah habis.

__ADS_1


Imam menuju ke bangku Hanan "Apa kau cemburu dsnganku sama Lia?" tanya Imam dengan badan membungkuk karena tangannya ditaruh dimeja Hanan dan melihat wajah Hanan. "Enggak, biasa aja" ujar Hanan dengan wajah cemberut dan tidak melihat Imam


Lia yang sedang duduk dibangkunya melihat Imam dan Hanan pun langsung berdiri dan menghampirinya. "Hubungan kita ini hanya sebatas teman ataukah pacaran?" tanya Lia ke Imam. Imam pun berbalik badan dan berkata


"Kita jadi teman dulu ya Lia, karena aku sudah bertemu ortunya Hanan, kalau Hanan menolakku kita langsung jadi pacar aja" ujar Imam. "Oh, oke lah" ujar Lia lalu kembali kembali


"Maksudmu bicara begitu apa?" bentak Hanan. "Maksudku kalau kau menolakku, aku akan pacaran dengan Lia, tapi aku tidak akan mengatakan kata putus kepadamu!" ujar Imam


"Ya sudah, kita putus dan aku menolakmu. Jauh-jauhlah dariku" bentak Hanan seraya berdiri. "Oke lah, kalau begitu" ujar Imam lalu berjalan menuju bangkunya


"Dasar cowok, tidak ada perjuangannya sama sekali. Sok kegantengan dan sok keren" batin Hanan seraya duduk lagi ke kursinya.

__ADS_1


__ADS_2