Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Imam hanya pura-pura


__ADS_3

Mereka semua duduk dikursi makan, Hanan mengambilkan makanan dan minuman buat Imam dan dirinya sendiri, begitu pun dengan Nona muda, dia mengambilkan makanan dan minuman buat Arifbol dan juga dirinya.


Sambil makan, mereka pun ngobrol. "Kamu enggak salah pilih nan?" tanya nona muda dengan sinis. "Emang kenapa ma?" tanya Hanan. "Dia kan enggak bisa jalan, selamanya kamu akan jadi pembantunya Nan" ujar nona muda


Imam pun setelah mendengar ucapan nona muda merasa tersinggung dan wajahnya seketika berubah. "Kamu punya siapa dirumah?" tanya nona muda dengan wajah tak suka. "Aku tidak punya siapa-siapa tante" jawab Imam dengan merunduk.


"Kamu tinggal dimana?" tanya nona muda. "Aku tinggal dikost-kost an tante" jawab Imam. "Lalu, kamu dapat uang darimana buat bayar kost?" tanya nona muda. "Sudahlah ma, kita fokus makan aja" ucap Hanan.


"Apa enggak boleh aku tanya-tanya orang yang dekat dengan kamu?" tanya nona muda. "Boleh sih ma, tapi biasa aja dong, nanti Imam tersinggung lo" ucap Hanan dengan wajah tak suka. "Sudahlah Nan enggak papa kok" ucap Imam.

__ADS_1


"Hubungan kalian seperti apa sih?" tanya Arifbol. "Kita sudah jadi pacar om" jawab Imam. "uhuk uhuk uhuk" Nona muda pun batuk setelah mendengar jawaban Imam tadi.


"Kamu akan ku pilihkan pacar buatmu, dia lebih sempurna dan lebih kaya yaitu anak dari klien mama" ucap nona muda. "Kesempurnaan hanya milik ALLAH ma, siapa tahu dimasa depan Imam sudah bisa berjalan dan menjadi kaya raya, kan orang enggak bisa tahu tentang masa depan, iya kan ma?" ujar Hanan


"Iya kalau Imam bisa berjalan dan kaya raya tetapi kalau tidak!!, kamu akan susah ke depannya" ujar nona muda. Imam pun langsung berdiri, semua orang yang melihat Imam berdiri pun kaget dan Imam membuka kemejanya dan pamer tubuh ke nona muda dan Hanan


Nona muda dan Hanan pun kaget setelah melihat Imam yang punya badan sixpack, setelah Imam pamer badan, Imam pun kembali memakai kemejanya.


"Seriusan lo mam?" tanya Hanan seraya melihat Imam yang berlari dan berlompat dirumahnya. "Serius Nan" jawab Imam dan kembali duduk dikursinya.

__ADS_1


"Kenapa kamu pura-pura lumpuh?" tanya nona seraya menatap wajah Imam. "Aku pura-pura lumpuh karena aku ingin mencari cewek kriteriaku, sudah 2 tahun aku dikampus, tetapi tidak ada cewek yang aku sukai, sekarang. aku sudah menemukan cewek yang aku sukai, yaitu Hanan" ujar Imam


"Meskipun kamu hanya pura-pura, aku ingin tahu apa pekerjaanmu, sebagai mamanya aku harus tahu dong anakku masa depannya terjamin atau enggak!!, masa anakku hanya makan cinta sih" ujar nona muda dengan senyum kecil dibibirnya.


"Sudahlah ma" ujar Hanan. Arifbol pun hanya diam dan hanya memegang hp saja tetapi arifbol tetap mendengar semua pembicaraan mereka. Arifbol bingung ingin ngomong apa, mangkanya dia lihat hp saja sambil mendengarkan.


"Aku tidak punya siapa-siapa tante sekarang, orang tuaku dibunuh oleh musuh bisnis papaku, sekarang, aku mewarisi semua aset-aset dan juga saham-saham orang tuaku dan aku sekarang pemilik PT. ABHIMANA GROUP" ujar Imam. Hanan pun kaget mendengar ucapan Imam.


"Oh PT itu!!, apakah orang tuamu bernama Abhimana Sudirdja dan Kinanti Wijaya?" tanya nona muda. "Iya tante, kok tante tahu sih nama orang tuaku?" tanya Imam. "Orang tuamu pernah bekerja sama dengan tante dan suami tante, iya kan mas?" tanya nona muda

__ADS_1


"Iya dhek" jawab Arifbol seraya memasukkan hpnya ke kantong celana. "Mama serius?" tanya Hanan. "Iya mama serius, Orang tuanya Imam itu orang terkaya nomer 1 se-Asia Tenggara" jawab Nona muda


Hanan pun terlihat masih tidak percaya dengan semuanya.


__ADS_2