
Saat nona muda dan Arifbol mau duduk, tiba-tiba pak kuncoro berkata
"Ada tamu tak diundang disini!" ucap pak Kuncoro sambil makan. Membuat nona muda dan Arifbol agak tersinggung tetapi mereka tetap mau duduk
"Ci kamu mau makan apa?" bu Anita menawari makanan ke Patricia
Pak Kuncoro melihat hanya diam saja
"Tidak ma, aku sama mas Arifbol sudah makan tadi dirumah!" tolak nona muda
"Oh, ya udah" ucap bu Anita sembari duduk kembali dikursinya. "Mama dan papa ngelanjutin makan kita ya?"
"Iya ma, silahkan!" jawab nona muda
Arifbol sepanjang datang dirumah nona muda hanya diam dan takut kalau orang tuanya nona muda marah kepadanya
"Suamimu yang gila itu apa sudah hilang sifat duanya?" tanya sinis pak Kuncoro membuat Arifbol membelalakkan matanya
"Sudah hilang kok pa, ketika aku lebih memilih mas Arifbol ketimbang kalian, saat itu juga kepribadian ganda Arifbol hilang dan Alhamdulillah kita berdua berhasil mendirikan stasiun tv bernama PATV" jelas nona muda
Pak Kuncoro cuek sambil makan ketika nona muda menjelaskan tadi
"Oh PATV itu yang dirikan kamu dan Arifbol ya ci?" tanya bu Anita
"Iya ma" jawab nona muda dengan malu-malu
__ADS_1
"Kemarin mama lihat ada Sule dan Andre di PATV, mama suka lihat Sule dan Andre" ucap bu Anita dengan wajah ceria
"Iya ma, kemarin pak Sule dan pak Andre sudah menanda tangani kontrak dengan kita kemarin" jawab nona muda dengan melihat wajah bu Anita
"Saat memulai bisnis ini, siapa yang modali?" tanya pak Kuncoro sinis
"Aku dan mas Arifbol pa" jawab nona muda
"Masa?" tanya pak Kuncoro dengan mengejek
"Iya pa" jawab nona muda
"Aku kepingin tahu modal kamu membangun bisnismu secara detail" ucap pak Kuncoro sambil meletakkan kedua tangannya diatas meja sembari melihat wajah nona muda
Arifbol yang merasa tersinggung pun berkata
"Lah gitu dong dari tadi, kamu tahu tentang derajadmu" tanya pak Kuncoro melihat wajah Arifbol
"Sudahlah pa, papa lanjut makan aja" ucap bu Anita yang berusaha menenangkan pak Kuncoro yang berusaha menjelek-jelekkan Arifbol
"Ya udah kalau gitu" ucap pak Kuncoro dengan menghina
Tiba-tiba nona muda berkata
"Dimata ALLAH semuanya sama pa" ucap nona muda
__ADS_1
"Iya..." jawab pak Kuncoro seperti menjawab anak kecil
"Coba aja anakku menikah dengan anak temanku, mungkin hidupnya akan jauh lebih bahagia dari sekarang" ucap pak Kuncoro sendiri "Ya tuhan, ampunilah anakku tuhan" pinta pak Kuncoro dengan mengerahkan tangannya dan kepalanya ke atas
Arifbol yang merasa hatinya panas pun mengajak nona muda keluar
Arifbol berdiri dari duduknya lalu memegang lengan nona muda dan berkata
"Ayo ci, kita pulang!" ucap Arifbol sambil menarik lengan nona muda
Pak Kuncoro pun berdiri dari duduknya dan berkata
"Hey, jangan coba-coba menarik lengan anakku, kamu tahu lulur anakku itu aku beli dari singapura, kamu enggak akan sanggup membelinya" ucap pak Kuncoro menghina
Arifbol pun melepaskan lengan nona muda lalu keluar rumah sendiri
"Ma, pa, aku pamit dulu ya aku mau menyusul suamiku" ucap nona muda bergegas menyusul Arifbol
"Iya nak, maafkan kita ya" ucap bu Anita
"Sama-sama ma" Nona muda lalu berjalan meninggalkan meja makan
"Hey ci" teriak pak Kuncoro sambil melambaikan tangannya "Jangan lupa nanti suamimu kasih Air Susu mu ya ci biar sehat" teriak pak Kuncoro ke nona muda
Nona muda hanya melihat sekilas pak Kuncoro tapi tidak menganggapnya
__ADS_1
Nona muda menyusul Arifbol yang sudah masuk ke dalam mobil