Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Episode 48


__ADS_3

Sambil naik taxi, Vita menelpon pak Kuncoro


"Gimana Vit?" tanya pak Kuncoro langsung


"Misinya gagal, Arifbol sudah tahu semuanya dan juga memecat OB suruhanmu pak" Vita langsung mematikan telponnya


"Halo..Vit halo" teriak pak Kuncoro dari balik telponnya


Didalam kantor, pak Kuncoro marah-marah karena wanita bayarannya gagal untuk menggoda Arifbol. Setelah tenang, pak Kuncoro memikirkan ide untuk menghancurkan hubungan anaknya dengan Arifbol


"Aha..." ucap pak Kuncoro sendiri sambil tersenyum lebar


"Pasti.. rencana ku ini akan berhasil" ucap pak Kuncoro dengan penuh keyakinan


****************


Setelah sampai rumah. seperti biasa, Arifbol mandi lalu makan bareng dengan nona muda, Arifbol menceritakan semuanya ke nona muda


"Apa kamu menceritakan sesuatu ke Vita Ci?" tanya Arifbol menguyah makanannya


"Enggak kok mas, aku hanya bicara biasa aja" jawab nona muda dengan mulut kosong lalu makan lagi


"Kamu tahu gak Ci, OB yang kemarin bekerja dikantor kita?" tanya Arifbol


"Emang kenapa dengan OB itu?" tanya balik nona muda


"OB itu ternyata suruhan papa kamu Ci.. untuk memotret aku dan Vita untuk dikirimkan ke kamu" jelas Arifbol


"Hah" nona muda terkejut dan membalakkan matanya "Masa sih mas?" lanjut nona muda


"Aku tahu karena Vita yang sudah memberitahuku semuanya dan sekarang, OB itu sudah aku pecat dari perusahaan kita" terang Arifbol kembali


"Terus, gimana dengan Vita?" tanya nona muda sambil mengunyah makanannya

__ADS_1


"Ya.. Vita pergi dan keluar sendiri dari kantor kita" ucap Arifbol


Setelah selesai makan dan minum, Arifbol dan nona muda masih duduk disamping meja makan


"Apa.. aku memberitahu mama mu ya tentang ini?" ucap Arifbol nampak berpikir dan ragu-ragu


"Jangan mas, nanti mama ku sedih" jawab nona muda


****************


Dikamar, nona muda dapat chat dari pak Kuncoro


"Ci, besok pagi papa akan berkunjung ke rumahmu" chat pak Kuncoro


"Mas.. mas" nona muda menggoyang-goyangkan bahu Arifbol yang tidur disampingnya


"Hem.." gumam Arifbol dengan mata yang masih terpejam


"Mas.. papa ku besok mau berkunjung kesini.. lalu gimana?" tanya nona muda ke Arifbol yang tidur disampingnya


Nona muda lalu membalas chat dari pak Kuncoro


"Papa kesini nya sendiri atau sama mama?" balas nona muda chat


"Papa akan kesana sendiri nak" chat pak Kuncoro lagi


"Kata papa, papa mau kesini sendiri besok mas" ucap nona muda ke Arifbol


"Terserah" jawab Arifbol yang membelakangi nona muda dengan mata terpejam


****************


Keesokan harinya

__ADS_1


Nona muda menyiapkan makanan dibantu Arifbol untuk menghidangkan makanan yang enak-enak buat pak Kuncoro yang berkunjung dirumahnya


Semakin cinta besar, semakin pula benci juga besar. Sekali disakiti orang yang kita cintai, hati kita akan menjadi benci. Beda dengan orang yang tidak kita cintai.


TOK..TOK..TOK


Suara pintu yang diketuk pak Kuncoro dari luar


"Biar aku saja" ucap Arifbol ke nona muda yang lagi menghidangkan makanan dimeja makan


"Iya mas" jawab nona muda


Arifbol lalu berjalan untuk membukakan pintu


CEKLEK


"Silahkan masuk pak" ucap Arifbol dengan ramah ke pak Kuncoro yang didepannya


"Hem..." gumam pak Kuncoro cuek. merapikan kemejanya yang sudah rapi lalu masuk ke rumah melewati Arifbol dengan jutek.


Arifbol mau menyalami pak Kuncoro tapi pak Kuncoro tidak mau berjabat tangan dengan Arifbol


"Hey Cia..." ucap pak Kuncoro semangat. melentangkan kedua tangannya, mau memeluk nona muda


"Halo pa.. gimana kabarnya?" tanya nona muda ceria. Pak Kuncoro lalu memeluk nona muda dan berkata "Papa baik-baik saja kok nak"


Pak Kuncoro melepas pelukannya dan bertanya ke nona muda balik


"Kalau kabarmu gimana Ci?" tanya pak Kuncoro sambil memegang kedua tangan nona muda


"Kabarku baik-baik saja kok pa" ucap nona muda. "Silahkan pa" nona muda menggeser kursi buat di duduki pak Kuncoro


Pak Kuncoro lalu duduk sambil berkata

__ADS_1


"Terima kasih ya nak"


"Sama-sama pa" jawab nona muda


__ADS_2