Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Episode 18


__ADS_3

Setelah menghabiskan makanan


"Papa dan mama mau pulang atau nginep disini?" tanya Arifbol yang mau berdiri dari kursinya


"Kita mau nginep semalam disini, iya kan ma?" pak kuncoro sambil melirik bu Anita


"Oh iya iya" jawab bu anita dengan terkejut


"Ya udah, biar patricia yang menyiapkan kamar buat kalian, aku mau mandi dulu" Arifbol berdiri lalu berjalan menuju kamarnya buat mandi


*****


"Ayo pa ma, aku akan menunjukkan kamar buat kalian" nona muda berdiri dan disusul orang tuanya berdiri lalu berjalan meninggalkan meja makan


"Kamarmu dan kamarnya Arifbol mana?" tanya bu Anita dengan menoleh ke nona muda sambil berjalan bersama nona muda dan suaminya


"Ini pak kamarku sama Arifbol" nona muda menunjuk kamar yang disampingnya


"Ayo ma pa, kita naik tangga" ajak nona muda dengan wajah gembira


Mereka lalu berjalan menaiki tangga


"Ini kamar kalian pa" nona muda sembari membuka pintu kamar dengan lebar


"Iya nak makasih" jawab bu Anita dengan melihat wajah penuh kasih sayang ke nona muda


Pak kuncoro langsung berjalan dan duduk disofa kamar yang ditunjukkan nona muda buat dirinya dan istrinya sembari duduk dengan melentangkan tangannya disofa

__ADS_1


"Ya udah, aku ke kamarku ya ma?" nona muda dengan menggerakkan tangan kanannya dan menoleh kepalanya sesaat melihat keluar pintu


"Eh nak!, kita duduk dulu dikasur sebentar" ajak bu Anita


"Kenapa ma?"


"Ayo ayo sebentar saja" ajak bu Anita dengan merangkul pundak nona muda berjalan ke kasur


"Ada apa ma?" nona muda menoleh ke mamanya yang sedang memeluk pundaknya sembari berjalan ke kasur


"Iya sebentar saja kok!" sahut bu Anita


"Ada apa sih ma?" tanya pak kuncoro yang duduk disofa


"Tidak apa-apa pa, papa lanjutkan saja bersandar disofa"


"Ayo nak ayo duduk dulu disini!" bu Anita dengan mendudukkan badannya nona muda dikasur lalu disusul bu Anita yang duduk disamping nona muda dikasur


"Tidak ada apa-apa kok ma!"


"Jangan berbohong ci, aku sangat tahu tentangmu. Ceritakan, apa yang sebenarnya terjadi!" bu Anita memegang kedua tangan nona muda dengan lebih erat lagi


Nona muda pun terisak-isak dan menangis


"Hey jangan menangis ci!" bu Anita sambil mengelap air mata nona muda yang sedang menangis.


Pak kuncoro melihat nona muda menangis pun bergegas ke kasur untuk duduk disamping nona muda dan istrinya

__ADS_1


"Iya ci, ceritakan yang sebenarnya pada papa dan mama, kami berjanji tidak akan marah ke kamu maupun Arifbol"


"Kalian berdua janji tidak akan marah denganku atau dengan Arifbol?" nona muda memutar kepalanya ke papanya dan mamanya


"Iya nak! kami janji!" sahut pak kuncoro


Nona muda lalu mengelap air matanya dan kedua pipinya


"Setelah Arifbol kecelakaan, dia dibawa ke rumah sakit dan dioperasi otaknya oleh dokter. Dan dokter pun berkata, setelah dioperasi kejang Arifbol hilang alias sembuh total tapi dia akan mengalami amnesia atau alter ego" jelas nona muda


"Lalu, Arifbol mengalami apa?"


"Dia mengalami alter ego" nona muda pun kembali terisak-isak


"Hei, jangan nangis ini ujianmu sebagai istri ci" tutur bu Anita sambil memegang kedua pipi nona muda


"Alter ego sebenernya apa sih ci? kok kamu sampai menangis kayak gitu?" tanya pak kuncoro


"Alter ego itu Arifbol punya kepribadian ganda pa" nona muda berusaha menghentikan tangisannya


"Terus, Arifbol punya kepribadian apa?"


"Kepribadian yang satunya lemah lembut dan penyayang dan yang satunya keras dan pembunuh"


"Kemarin, Arifbol telah membunuh seorang pria digang dan semua karyawan dikantor sudah tahu tentang pembunuhan itu" ucap nona muda dengan ragu-ragu dan menangis dengan air mata yang lebih deras


Pak kuncoro dan bu Anita pun sangat kaget mendengar kalau Arifbol sudah membunuh orang

__ADS_1


"Lalu, apakah semua orang sudah tahu kalau Arifbol yang pembunuhnya?" tanya pak kuncoro dengan mata terbelalak


"Tidak pa, semua orang belum tahu" nona muda menghentikan tangisannya dan mengusap pipinya dengan keras


__ADS_2