
"Nanti sore, biarkan Aku bertemu Vita sendirian mas" ucap nona muda yang masih duduk disofa
"Tapi kamu janji dulu ke Aku" balas Arifbol yang juga masih duduk disofa
"Janji apa mas?" tanya nona muda kepada Arifbol
"Janji kalau kamu tidak akan bertengkar dengan Vita" jawab Arifbol
"Oke" spontan nona muda
"Kamu mau makan apa mas?" tanya nona muda sembari mau berdiri
"Kita tidur aja yuk, enggak usah masak. Aku sangat lelah" ucap Arifbol melentangkan kedua lengannya lalu menguap
"Iya, Aku juga lelah mas!" balas nona muda
Arifbol dan nona muda pun beranjak dari sofanya dan menuju kamarnya, setelah itu mereka tidur bareng
********
Vita yang berbaring diatas sofa sambil nyemil jajan pun berpikir dan berbicara sendiri
"Gimana ya dengan rumah tangga mas Arifbol dengan nona muda? pasti mereka bertengkar tadi! apa... Aku salah ingin menjadikan mas Arifbol suamiku?" ucap Vita sendiri
__ADS_1
"Ah... sudahlah, Aku tidur aja" ucap Vita menarik selimutnya dan tidur diatas sofa
Sore hari pun tiba, nona muda benar-benar ingin berbicara sama Vita
"Apa kamu serius ingin bertemu Vita?" tanya Arifbol kepada nona muda yang sudah bersiap-siap dan sudah membawa tasnya, tinggal OTW
"Iya mas, Aku sudah memasak. Kamu ambil sendiri ya mas, Aku pergi dulu" ucap nona muda berjalan meninggalkan Arifbol
"Hati-hati dijalan" teriak Arifbol
"Iya mas" balas nona muda
Nona muda pun masuk mobil lalu melajukan mobilnya, Arifbol melihat mobil nona muda sampai tidak terlihat setelah itu, Arifbol masuk rumah dan mengambil makanan lalu ia pun makan
**********
TOK... TOK... TOK
"Iya... bentar" teriak Vita dari dalam rumah
"Siapa sih, ganggu orang aja!" Vita ngedumel sambil berjalan ke pintu
CEKLEK...
__ADS_1
"Oh... nona muda" ucap Vita dengan suara yang menghina
"Apa... Aku boleh masuk?" tanya nona muda
"Iya iya, silahkan" balas Vita
Nona muda pun langsung masuk dan langsung duduk disofa kemudian disusul Vita
"Nona muda mau minum apa?" tanya Vita yang berdiri disamping kursi depan nona muda
"Enggak usah, kamu duduklah" suruh nona muda kepada Vita. Vita pun duduk dan mereka pun saling berhadapan cuma terhalang meja aja
"To the point aja, kamu juga tahu maksud kedatanganku kesini itu untuk apa" ujar nona muda kepada Vita
"Iya iya Aku tahu kok, intinya Aku tidak mau menyerahkan anakku kepadamu" balas Vita langsung pada intinya membuat nona muda berpikir sejenak karena sudah berjanji kepada Arifbol tidak akan bertengkar dengan Vita
"Vit, tolong maklumilah kondisiku. Rahimku sudah diangkat dan Aku, Aku tidak bisa hamil lagi Vit sedangkan kamu, kamu bisa hamil lagi dan punya anak lagi" ucap nona muda berusaha memberi penjelasan ke Vita
"Aku janji, Aku akan menganggap anakmu sebagai anak kandungku dan Aku akan mengurusnya dengan sangat baik" bujuk nona muda
"Iya, Aku akan memberikan anakku kepadamu. Tetapi kamu harus memberikan suamimu kepadaku" balas Vita membuat nona muda berdiri dari duduknya. Melihat nona muda berdiri dari duduknya, Vita juga ikutan berdiri dari duduknya
"Kamu sudah memperlihatkan derajatmu sekarang, wanita bayaran sepertimu itu, tidak tahu perasaan wanita lain" ucap nona muda dengan penuh emosi
__ADS_1
"Walau Aku wanita bayaran, Ibu tetaplah seorang Ibu, kau memperlihatkan derajatku dan ingin mengambil anakku dariku, akan ku ambil juga suamimu darimu" balas Vita dengan amarah membuat nona muda menyangklung tasnya dan pergi dari rumah Vita dengan wajah menahan marah
Nona muda pun melajukan mobilnya meninggalkan rumah Vita. Melihat nona muda sudah meninggalkan rumahnya, Vita pun lalu menutup pintu rumahnya.