Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Arifbol, bima, nia dan nona muda masuk ke rumah bapak samuri


__ADS_3

Mereka berempat pun duduk hadap-hadapan, namanya juga warung, kan 1 meja


Bima menghadap nia, arif menghadap nona muda


Sambil makan, mereka ngobrol bareng diwarung


"Tapi ya kak, aku tadi lihat nia telanjang, pikiranku jadi aneh-aneh deh kak" ucap bima


"Ingat, itu keponakanmu sendiri, kalau kamu mau sesuatu bilang dong ke istrimu" jawab arif


"Om tertarik tubuhku bagian mana?" tanya nia


"Bagian itu, tapi aku tidak mau ah, karena kamu sudah tidak perawan lagi" jawab bima


"Ngomong apa sih kalian, didengar banyak orang, kita malu nanti" ucap nona muda


"Tenang aja ma, kita ngobrolnya pelan kok" jawab nia


"Meskipun aku tidak perawan om, tapi aku kan masih mempesona, iya kan?" tanya nia


"Iya iya" jawab bima


Setelah makan dan minum, mereka pun meneruskan perjalanan menuju pondok


Perjalanan kurang dari 100 meter, bima melihat pak samuri dan meminta mobilnya dihentikan


"Kak, hentikan mobilnya kak" ujar bima


"Ada apa sih bim, aku melihat bapak-bapak yang mencoba menukar nia waktu bayi" ucap bima


"Biarlah bim, yang penting kan nia sudah kamu tukar kembali, iya kan?" tanya arif

__ADS_1


"Bukan masalah itunya kak, masalahnya kalau bapak-bapak itu tidak tahu bahwa anaknya sudah ditukar kembali, aku takut dia menyiksa anak itu" jawab bima


"Iya bim, kau benar" ucap arif


Lalu, arif pun putar balik untuk menemui dengan bapak-bapak itu


Nona muda, nia, bima, dan arifbol pun keluar mobil dan bertemu bapak-bapak itu


"Apa kau ingat aku?" tanya arifbol


"Siapa ya?" tanya bapak samuri


"Kamu yang telah menukar anakku waktu bayi" ucap arifbol


"Tidak, aku tidak menukarnya" jawab bapak samuri


"Diam kau" bentak arif


"Kau tahu, setelah kau menukar bayimu dan kau pergi dari ruangan itu, adikku lalu menukarnya kembali, jadi anakmu yang kau besarkan itu adalah anak kandungmu sendiri" ucap arifbol


"Dan ini, adalah anak kandungku" arifbol sambil memeluk nia


"Alhamdulillah, anak yang aku bangga-banggakan adalah anakku sendiri, dia besok mau kuliah dijakarta karena dapat beasiswa" ujar bapak samuri


"Ayo pak, kita beritahu istriku tentang semua ini" pinta bapak samuri


"Ayo, masuklah ke mobilku" ucap arifbol


"Iya pak" jawab bapak samuri


Bapak samuri pun duduk dikursi belakang bersama nia dan nona muda

__ADS_1


Bapak samuri sambil memberitahu jalan menuju rumahnya


Dimobil, bapak samuri ngobrol dengan arifbol


"Aku masih ragu deh pak dengan semua ini, aku ingin setelah memberitahu istriku dan hanan, aku ingin kita melakukan tes DNA" ucap bapak samuri


"Apa disini ada rental mobil pak?" tanya arifbol ke pak samuri


"Buat apa?" tanya pak samuri


"Biar bapak sekeluarga naik mobil" ucap arif


"Enggak usah pak, aku akan naik motor bersama istriku dan hanan biar bareng sama bapak" ujar bapak samuri


"Iya kau benar, biar aku tidak lama-lama, aku juga mau balik ke rumah" jawab arifbol


"Itu pak, rumahku" bapak samuri sambil menunjuk rumahnya


Lalu, arifbol menghentikan mobilnya dan semua yang ada didalam pun keluar dari mobil


Mereka pun masuk ke rumah bapak samuri, kebetulan disana, ada hanan yang besok mau kuliah


"Silahkan masuk pak" ujar bapak samuri


"Iya pak, makasih" jawab arifbol


Arifbol, bima, nia dan nona muda pun melepas sepatunya lalu masuk ke rumah bapak samuri


Lalu, bapak samuri menggelar karpet dan bapak samuri menyuruh mereka berempat duduk


Rumah bapak samuri masih plesteran, mangkanya dijeber karpet biar tidak kotor mereka berempat

__ADS_1


__ADS_2