Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Episode 31


__ADS_3

Pak Sule dan Pak Andre datang di PATV


Pak Sule dan Pak Andre disuruh menunggu dilobby lalu diambilkan minuman oleh OB nona muda


Nona muda dan Arifbol ditelpon sama sekretarisnya kalau pak Sule dan pak Andre sudah menunggu dilobby


Nona muda dan Arifbol pun bertemu pak Sule dan pak Andre dilobby alias meeting, Arifbol dan nona muda mengundang mereka karena ingin di PATV ada talkshow nya


Arifbol dan nona muda pun mulai meeting bersama pak Sule dan pak Andre


*****


Setelah meeting selesai, dan pak Sule sama pak Andre keluar dari perusahaan. Arifbol dan nona muda berjalan keluar dari lobby


"Habis ini, jangan lupa testpek" ucap Arifbol sambil memeluk bahu nona muda


"Iya mas" jawab nona muda dengan menoleh ke wajah Arifbol yang sedang memeluknya


Arifbol dan nona muda masuk ke ruangannya


Nona muda yang berjalan didepan Arifbol pun langsung membuka tasnya dan mengambil testpek didalam tasnya


"Aku testpek dulu ya mas!" tutur nona muda. Melihat Arifbol yang berdiri dibelakangnya


"Iya sayang" jawab Arifbol. Berdiri lalu berjalan dan duduk di kursinya


Nona muda ke kamar mandi sedangkan Arifbol duduk di kursinya menunggu hasil testpek nona muda


Beberapa saat kemudian

__ADS_1


Nona muda keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju kursinya


"Gimana hasilnya?" tanya Arifbol. Berdiri ketika melihat nona muda dari belakang


"Ini mas hasilnya" nona muda mendekati Arifbol lalu memberikan testpek tersebut ke Arifbol


Arifbol melihat testpek tersebut ditangannya


"Kamu hamil?" tanya Arifbol terkejut sambil menoleh nona muda dibelakangnya


"Iya mas" jawab nona muda dengan lembut. Arifbol langsung memeluknya. Setelah Arifbol melepas pelukannya, nona muda berkata


"Aku ingin foto testpek itu dan ku kirim ke mamaku" ucap nona muda


"Iya, ini testpeknya" jawab Arifbol. Memberikan testpek itu ke nona muda lalu nona muda meletakkan testpek tersebut ke mejanya lalu memfotonya dan dikirimkan ke wa papa dan mamanya. Setelah itu, nona muda duduk dikursinya


*******


Bu Anita yang sedang makan membuka wa dari nona muda lalu berdiri dari duduknya dan memanggil bi Jumi


"Bi.. bi Jumi... bi" teriak bu Anita


"Iya nyonya" jawab bi Jumi. Bi Jumi berlari menuju Bu Anita dimeja makan


"Ada apa nyonya?" tanya bi Jumi keheranan


"Lihat bi" Bu Anita memperlihatkan hpnya ke bi Jumi


"Ini testpek nyonya, terus?" tanya bi Jumi setelah melihat gambar testpek di wa nya Bu Anita

__ADS_1


"Iya saya tahu ini testpek"


"Lah terus nyonya?" tanya bi Jumi bingung


"Anak saya bi, anak saya Patricia hamil" ucap Bu Anita. Melihat wajah bi Jumi dengan bahagia


"Serius nyonya?" tanya bi Jumi untuk memastikan


"Serius bi"


"Yeay...Yeay.....yeayyy" Bu Anita memegang kedua tangan bi Jumi dan melompat-lompat gembira kayak anak TK bi Jumi pun mengikuti Bu Anita lompat-lompat dan sambil berkata "Yeay...Yeay...Yeay..."


Pak Kuncoro yang berada di perusahaannya, tiba-tiba menelpon Bu Anita


"Halo pa" sapa Bu Anita ditelpon. Mengelapi keringatnya dengan keras karena habis lompat-lompat kegirangan


"Kamu sudah di wa Patricia?" tanya pak Kuncoro memastikan


"Iya pa, aku sangat bahagia mendengar kita akan segera punya cucu" jawab Bu Anita dengan wajah penuh bahagia


"Baguslah, kita tidak akan menjenguknya, biarkan Patricia dan suaminya bajingan itu datang ke rumah. Pokoknya, kita tidak akan berkunjung ke rumahnya. Apa kau mengerti?" bentak pak Kuncoro dengan tegas


"Kalau papa enggak mau berkunjung ke rumah Patricia, aku akan berkunjung sendiri dengan pak Haikal (Sopir pribadi Bu Anita)" gertak Bu Anita


"Kalau kau sekali-kali berkunjung ke rumah Patricia, aku akan menceraikan mu, kau mengerti?" bentak pak Kuncoro


Bu Anita langsung bengong mendengar ucapan suaminya dan disusul air matanya mengalir


"Aku akan menelpon Haikal untuk memata-mataimu agar kamu tidak pergi ke rumah Patricia, kalau kamu tetap bersikeras, aku akan suruh Haikal untuk menggeretmu pulang!" bentak pak Kuncoro ditelpon membuat bu Anita langsung terjatuh duduk sambil bengong dan menangis dengan air mata yang deras

__ADS_1


Pak Kuncoro pun mematikan telponnya


__ADS_2