
Sampailah mereka semuanya dirumah arifbol, Arifbol memberitahu kamar bu binti dan bapak samuri berada dalam 1 kamar yang disamping kamar nia
Sedangkan hanan, hanan disuruh tidur dikamar yang didekat bapak samuri
Bima balik ke rumahnya
Hari besok pun tiba, arifbol dan nona muda cuti dari kantor, bu binti dan nona muda masakin semua orang
Sambil makan, mereka pun ngobrol
"Hari ini kita jadi atau enggak pulang ke rumah?" tanya pak samuri
"Hari ini, aku akan mengurus akta kelahiran nia, kalau sudah jadi aku akan bawa kalian bersama nia ke bandung" ujar arifbol
"Aku enggak mau pak bersama mereka, aku akan ngekos sendiri, dan pulang ke rumah kalian pak" ucap hanan ke bapak samuri
"Hari ini nan, kamu masuk Universitas Indonesia disini, daripada kamu kuliah sambil bekerja dan tinggal dikos, lebih baik kamu kembali ke orang tua kandungmu" ucap bapak samuri
"Tapi bapak masih menganggapku anak kan?, meskipun aku bukan anak kandung bapak?" tanya hanan ke bapak samuri
"Kebanyakan drama" ucap nia
"Iya nak" ucap bapak samuri
"Nanti malam, kita ke mall yuk hanan" ajak nona muda
"Tidak, nanti setelah pulang kampus, aku capek aku ingin istirahat" jawab hanan
__ADS_1
"Sama aku aja ma" ucap nia
"Kamu sama bapak dan ibu kandungmu aja, biar mereka yang belikan kamu" ucap nona muda
"Aku tidak punya uang nak untuk belikan barang-barang buatmu" ujar bapak samuri
"Aku tahu kok, kamu kan orang melarat" ujar nia seraya meledek bapak samuri
"Jangan begitu, meskipun melarat, dia tetap orang tua kandungmu nia" arifbol menuturi nia
Mereka selesai makan, lalu hanan mandi dan bersiap untuk masuk kampus
"Nan, biar mama yang antar kamu ya?" ucap nona muda
"Aku belum siap panggil kamu mama, aku panggil tante aja ya, gak masalah kan?" tanya hanan
Nia menghampiri nona muda dan bilang mau ke salon, nia minta atmnya dikembalikan, tapi nona muda tidak memberikan atmnya nia
"Ma, aku mau ke salon, mana atmku?" ujar nia seraya meminta ke nona muda
"Aku akan memblokir semua atm mu dan meminta pihak bank untuk menghapus namamu dari kartu kreditku yang ku berikan buatmu" ujar nona muda
"Enggak bisa gitu dong ma, aku kan masih anak mama" ujar nia dengan nada memberontak
"Itu dulu, sebelum aku tahu siapa anak kandungku sebenarnya, tapi sekarang aku sudah tahu siapa anak kandungku sebenarnya, kalau kau mau minta uang sana minta ke bapak dan ibumu!" ucap nona muda dengan nada marah
Nia pun langsung pergi meninggalkan nona muda dengan raut wajah sangat kesal dan bergumam sendiri
__ADS_1
"Aku minta uang buat ke salon ke mama dan papaku?, buat makan aja susah apalagi ke salon" nia bergumam sendiri
Hanan pun pergi meninggalkan nona muda dan nona muda menghentikan hanan
"Hanan, kamu mau kemana?" tanya nona muda
"Aku mau segera ke kampus! ujar hanan seraya berjalan
"Iya, aku akan mengantarmu" ujar nona muda seraya berlari ke hanan
"Enggak usah tante, aku akan pergi sendiri naik bemo" jawab hanan seraya meneruskan berjalannya
"Jangan dong hanan" ucap nona muda
Hanan pun pergi dan langsung naik bemo menuju ke Universitas Indonesia untuk daftar menjadi siswa
Nona muda segera mengambil mobil dan mengikuti bemo yang dinaiki hanan dan nona muda pun menghentikan bemo itu dengan cara mobil nona muda berhenti didepan bemo itu
Nona muda keluar mobil dan berteriak
"Hanan, aku akan mengantarmu ke kampus" ujar nona muda seraya berteriak
Hanan pun hanya diam dan tidak mau turun, sopir menyuruhnya turun
"Siapa yang bernama hanan?, kalau ada segeralah keluar dan temui wanita itu, dia menghalangi bemoku" ujar sopir bemo itu
Hanan pun keluar dari bemo itu dan hanan menemui nona muda
__ADS_1
Bemo itu pun langsung melaju meninggalkan hanan tanpa meminta bayaran ke hanan karena sudah menaiki bemonya