Istriku Milyarder

Istriku Milyarder
Pra tes DNA


__ADS_3

Mereka pun duduk dikarpet, dan istri bapak samuri beserta hanan menemui mereka


"Ini siapa pak?" tanya bu binti


"Ayo kita duduk bu" ucap pak samuri ke bu binti


"Iya pak" jawab ibu binti


Bu binti pun duduk


"Nan, buatkan kita semua teh ya" ucap pak samuri


"Iya pak" jawab hanan


Lalu, hanan ke dapur membuatkan tamunya dan orang tuanya teh


Sedangkan mereka, memulai pembicaraannya


"Kamu inget gak bu, waktu kamu lahiran dirumah sakit itu?" tanya pak samuri ke bu binti


"Iya, emang ada apa?" tanya bu binti


"Gini lo bu, suami ibu mencoba menukar bayi kami, biar bayi ibu hidup terjamin karena kami keluarga milyarder" ucap bima


"Apa" ibu binti dengan nada shock


"Apa ini benar pak?" tanya bu binti


"Iya bu, ini benar" jawab pak samuri


"Ini pak teh hangatnya" ucap hanan sambil memberikan nampan ke bapak samuri


"Iya nan, makasih" ucap pak samuri


"Sama-sama pak" jawab hanan


"Kamu duduk dulu sini nan" ucap bu binti


"Iya bu" jawab hanan

__ADS_1


Hanan pun duduk disamping bu binti, lalu mereka melanjutkan pembicaraannya


"Apa hanan bukan anak kita pak?" tanya bu binti ke bapak samuri


"Apa bu, aku bukan anakmu?" tanya hanan dengan terkejut


"Kita dengarkan dulu bapakmu nak" ucap bu binti


"Bapakmu mencoba menukar bayi kami dengan bayinya, tetapi adikku bima melihatnya dan menukarnya kembali, tetapi bapakmu masih ragu-ragu mangkanya kita langsung aja ke rumah sakit terdekat sini buat tes DNA" ucap arifbol


"Apakah kamu mau tes DNA?" tanya arifbol


"Iya om, aku mau" jawab hanan


"Ayo kita segera ke rumah sakit" ajak nona muda


"Kita habiskan dulu tehnya tante" ujar hanan


"Oh iya" ujar nona muda


Lalu, hanan menuangkan teh ke setiap gelas-gelas dan mereka semua pun minum teh bareng hanan juga minum teh


"Teh buatanmu enak lo nak" ucap arifbol


Setelah mereka menghabiskan tehnya, mereka pun mulai pergi ke rumah sakit


"Hanan, kamu ikut mereka naik mobil sedangkan bapak dan ibu naik motor" ucap bapak samuri


"Iya pak" jawab hanan


"Kamu naik belakang bersama istriku dan nia" ujar arifbol


"Iya om" jawab hanan


Hanan pun duduk dibelakang bersama nona muda dan nia, bapak samuri berangkat duluan alias didepan sedangkan arifbol dibelakang


Arifbol hanya mengikuti motor pak samuri karena arifbol tidak tahu rumah sakit didaerah bapak samuri


Diperjalanan, nona muda mengajak hanan ngobrol

__ADS_1


"Kata bapak kamu, kamu besok dijakarta ya?" tanya nona muda


"Iya tante, aku besok ke jakarta, aku dapat beasiswa ke Universitas Indonesia" jawab hanan


"Itu universitasku, aku dulu kuliah disana" ucap nona muda


"Aku juga kuliah disana" ujar bima


"Oh" ujar hanan


"Kalau kamu namanya siapa?" tanya hanan ke nia


"Namaku nia, emang napa?" jawab nia dengan sinis


"Nia, kamu jawab yang baik dong dengan hanan" nona muda memarahi nia


"Enggak papa kok tante" ujar hanan


"Kamu mau kuliah ya?" tanya hanan ke nia


"Tidak, aku tidak boleh kuliah" jawab nia


"Emang kenapa?" tanya hanan ke nia


"Karena aku mau masuk pondok pesantren disini" jawab nia


"Iya kalau kamu anak kandungku, kalau tidak?" tanya nona muda


"Apa pak samuri sanggup memasukkanmu ke ponpes?" tanya nona muda


"Mama kok bilang gitu sih, ya pastilah aku anak mama, kan om bima kan sudah menukarnya kembali, iya kan om?" tanya nia ke bima


"Iya nia" jawab bima


"Mama denger sendiri kan om bima jawab apa" ucap nia


"Tapi itu belum membuktikan, tes DNA ini baru membuktikan semuanya, kamu anak kandungku atau tidak" ucap nona muda


"Terserah mama lah" ucap nia

__ADS_1


Setelah beberapa saat kemudian, mereka semua pun sampai dirumah sakit


Mereka turun dari mobil dan pak samuri beserta istrinya dan semuanya masuk bareng ke rumah sakit


__ADS_2