
3 bulan sudah sejak perceraian Kanaya dan Damar hidup Kanaya terasa begitu indah hari-hari ia lewati dengan penuh kebahagiaan apa pun yang ia inginkan ia lakukan mulai dari jalan-jalan traveling makan-makan bahkan pergi ke wahana bermain ia lakukan bersama Rena , Siska juga Noni terkadang bersama Rakha.
hubungannya dengan Rakha hari ke hari semakin romantis namun tak banyak yang tau hubungan mereka hanya beberapa orang saja yang dekat dengan mereka.
Kanaya tak ingin dianggap sebagai janda penggoda dan semacamnya jadi ia meminta Rakha untuk menyembunyikan hubungan mereka
Rakha pun menyetujui permintaan Kanaya namun hanya sampai masa idah Kanaya usai karna Rakha ingin segera menikahi Kanaya
hanya Rena, Siska dan Noni yang tau hubungan Kanaya dan bos mereka
juga Orang tua Rakha dan Jonathan tentunya.
Kanaya pun menyetujui keinginan Rakha dan hari ini Rakha akan membawa Kanaya ke mansion nya untuk bertemu orang tuanya
Kanaya nampak gugup juga cemas saat ini mereka dalam perjalanan ke mansion meskipun Rakha sudah menceritakan bagaimana sikap orang tuanya namun tetap saja Kanaya merasa gugup apa lagi teringat akan status janda yang ia sandang.
ahirnya mereka pun sampai Rakha membuka sabuk pengamannya juga Kanaya
Rakha membantu melepas sabuk pengaman Kanaya terlihat jelas gadis itu sangat gugup tangannya pun bahkan berkeringat dingin Rakha mengelus wajah Kanaya'
'' jangan terlalu cemas semua akan baik-baik saja ada aku ok''
ucap Rakha dengan mengecup kening Kanaya
gadis itu mengangguk pelan Rakha pun turun dari mobilnya lalu membukakan pintu mobilnya untuk Kanaya gadis itu pun turun dengan wajah masih cemas Rakha membenahi rambut Kanaya yang terurai juga mengenggam tangan gadis itu menuju pintu masuk nampak pelayan yang membukakan pintu ''
'' Tuan muda, Nyonya dan Tuan besar sudah menunggu di ruang tamu ''
''baik bi nah, terima kasih ''
ucap Rakha pada kepala pelayan juga pengasuh nya itu.
'' ini pasti Non Kanaya? wah cantiknya sungguh kalian pasangan yang sangat serasi ''
puji bi nah
Rakha tersenyum bangga sementara Kanaya tersipu malu.
'' makasih bi''
kembali Rakha bicara dan di senyumi Kanaya''
''terima kasih bi''
ucap Kanaya dengan sedikit membungkuk ia memberi salam pada bi nah...
__ADS_1
( gadis yang sangat sopan juga cantik) dalam hati bi nah.
Rakha lekas membawa Kanaya ke ruang tamu dimana Adam dan Sarra telah menunggunya
''Mom... Dadd''
panggil Rakha kedua orangtua nya pun bangkit dari duduknya menyambut sang putra
'' sayang, ahirnya kau datang juga kami sudah tak sabar ingin bertemu pacarmu itu''
sambut Sarra sambil melirik Kanaya yang terlihat menunduk malu-malu Kanaya semakin gugup
''selamat malam tante maaf membuat kalian menunggu '
' sapa Kanaya
'' tidak apa -apa sayang jangan sungkan oh ya Naya, panggil mommy seperti Rakha memanggil Mommy jangan merasa malu ok ?
'' ucap Sarra mendengar kata-kata Sarra seperti itu membuat Kanaya terharu benar kata Rakha orantuanya sangat ramah juga baikhati
'' benar Naya kau tak usah sungkan atau malu kami sudah tau semuanya dari Rakha bagi kami asal anak kami bahagia kami akan selalu mendukungnya dan kami yakin kau yang terbaik untuk putra kami''
timpah Adam
'' terima kasih Mom dan ...
''Daddy''
''Daddy'' terima kasih kalian sudah mau merestui kami dan menerimaku yang mungkin tidak pantas untuk manjadi bagian dari keluarga kalian tadinya aku merasa gugup dan takut kalian akan menentang hubungan kami tapi setelah aku bertemu kalian aku merasa bahagia rasanya aku melihat kedua orang tua ku dalam diri kalian , bolehkah aku.. aku memeluk mu mom?''
tanya Kanaya dengan terharu Sarra pun berkata
'' tentu saja sayang, jangan anggap kami mertua mu tapi anggap kami orangtuamu kami akan menyayangimu seperti anak perempuan kami sudah lama mommy ingin punya anak perempuan ''
Kanaya pun memeluk Sarra juga Adam
''(hangat pelukan mommy sama seperti saat mamah dulu memelukku'' )
Rakha senang kedua orantuanya menerima Kanaya dengan bahagia.
'' Momm , Dadd kalian mendapat putri lalu lupa pada putra kalian keterlaluan ''
Rakha pura-pura kesal
Adam dan Sarra pun tertawa melihat putra mereka merajuk ''
dasar manja''kompak Adam dan Sarra
Kanaya pun tertawa
'' sudah-sudah jangan bersedih lagi , ayo sebaiknya kita makan malam dulu Mommy mu sudah masak , makanan kesukaan mu tadi ''
__ADS_1
ajak Adam
'' yesss , tanks mom yuo are the best''
sahut Rakha mereka pun menuju meja makan untuk makan malam
makan malam itu pun di iringi dengan canda dan tawa Adam dan Sarra yang selalu menjaili Rakha yang memang manja pada mereka Kanaya tak mengira di balik wajah Rakha yang selama ini dingin juga arogan dan tegas di kantor mempunyai sifat manja pada kedua orangtuanya mungkin karna ia anak satu-satunya pikir Kanaya jadi wajar.
usai makan malam mereka berkumpul di ruang santai ''
''Rakha apa rencana kalian ?apa kalian sudah memutuskan untuk menikah ?
tanya Adam
''Rakha sih mau cepat-cepat tapi Rakha juga gak mau maksa Naya kalau ia belum siap ''
jawab Rakha jujur
'' kalau kamu Naya gimana?
tanya Sarra
Kanaya menatap Rakha
'' Naya terserah Rakha saja Momm , Naya kan perempuan kalau memang Rakha benar-benar serius Naya mau menikah dengan nya,tapi apa kalian tidak keberatan dengan status Naya?''
Adam dan Sarra tersenyum dengan penuturan Kanaya ''
jangan di ungkit lagi Naya ... mommy dan Daddy akan marah kalau kamu mengingat-ngingat status janda mu itu lupakan masalalumu dan anggaplah mimpi buruk bagi kami kau anak perempuan kami kau paham sayang''
ungkap Sarra
''iya Momm... Dadd... ''
jawab Kanaya
''baiklah kalau begitu biar mommy atur semuanya
1 minggu lagi kalian akan menikah dan mommy ingin pernikan kalian akan menjadi pernikahan yang termegah juga harus istimewa bagaimana apa kalian setuju ''
tanya Sarra
awalnya Kanaya menolak ia ingin menikah secara sederhana saja namun ia ingat siapa calon suami nya dan nama besar keluarga Mahendra ahirnya Kanaya setuju.
Rakha Mahendra & Kanaya Syareefa
kondangan yu.... πππ
__ADS_1