
setelah kepergian Crystal
Kanaya terlihat limbung untung lah Rakha dengan sigap merengkuh tubuhnya ''
''''sayaang, kau tak apa-apa? Cemas Rakha
ia pun membopong tubuh Kanaya dan membaringkannya di sofa
Siska memberikan Kanaya air minum
Rakha mengambil gelas ditangan Siska dan memberikannya pada Kanaya '
'aku tidak apa-apa aku hanya sedikit pusing saja ''tukas Kanaya
Rakha nampak cemas di usapnya pipi istri kesayangannya itu ''
maaf semua ini salahku yang tak memberitahu mu tentang Cris, tapi aku bersumpah semua yang dia katakan itu bohong''
tutur Rakha ''
kau bisa tanyakan semuanya pada Jo, Juna atau Mommy dan Daddy''
melihat raut wajah Rakha yang terlihat cemas juga ketakutan Kanaya tersenyum di raup nya wajah sang suami
''tak usah dibahas lagi, aku percaya padamu, saat ini tolong peluk aku
aku ingin menghirup aroma tubuh mu ''
ungkap Kanaya
Rakha seolah tak percaya dengan penuturan sang istri yang ternyata begitu mempercayainya
''benarkah kau tidak marah? kau tidak meragukanku?''
Rakha masih tidak yakin
''aku yakin pada cintaku sayang, aku tau cintamu hanya untukku dan tak selemah itu bukan?
kembali Kanaya meyakinkan Rakha
Rakha pun merengkuh tubuh Kanaya ke dalam pelukannya Kanaya memeluk erat tubuh Rakha ia meletakan dagunya di ceruk Rakha menghirup aroma maskulin pria yang ia cintai itu
tingkah Kanaya membuat Jonathan dan Siska juga Noni jadi salah tingkah
''Tuan , kami permisi dulu untuk menunda dulu proses pembuatan iklannya ''
ucap Jonathan
mereka bertiga pun undur untuk keluar namun saat akan keluar Kanaya memanggilnya
''Jo, jangan kau tunda syuting iklan ini sangat penting untuk promosi proyek kita , kalau kau tunda otomatis akan mengganggu jadwal pembukaan mega proyek kita lanjutkan sebentar lagi aku akan kesana ''
titah Kanaya dengan mata terpejam masih bergelayut manja di tubuh Rakha
Rakha dan yang lain nampak bingung dengan keputusan Kanaya
''anda yakin Nona?''
tanya Jonathan memastikan
''aku yakin Jo, aku akan melakukannya''
tegas Kanaya
__ADS_1
''baiklah Nona ''
Jonthan pun keluar dari ruangan itu di ikuti Siska dan Noni
Kanaya masih betah dalam dekapan Rakha
ia membuka dasi di leher Rakha dan juga membuka beberapa kancing kemeja Rakha
entah apa yang terjadi pada dirinya ia begitu gemas dan bergairah saat menghirup aroma tubuh sang suami terlihat ada beberapa jejak keunguan yang ia buat semalam di leher Rakha.
mendapati Kanaya yang terus bergelut manja padanya dan sentuhan-sentuhan Kanaya membuat Rakha tak kuasa untuk menolak ia menikmati sentuhan Kanaya di tubuhnya ia menjentikan jarinya agar ruangan itu mematikan CCTV dan mengunci otomatis pintu ruangan kerjanya.
Kanaya semakin tak terkendali
''sayaang... aku menginginkan mu ''
lirih Kanaya di ceruk sang suami
Rakha tersenyum tipis mendengar permintaan sang istri ''
of corse baby... lakukan yang kau mau aku akan menuruti apa pun yang kau mau sayang''
jawab Rakha
di tangkupnya wajah Rakha ia ***** bibir sang suami dengan penuh hasrat yang menggebu Rakha menyandarkan tubuhnya di sofa besar itu menikmati serangan Kanaya yang terasa berbeda Kanaya membuka semua atasan yang Rakha kenakan ia meraba otot perut sang suami dan menciuminya perlahan tangannya mulai bergerilya ke bagian bawah dimana surga dunia nya sudah menegang dari tadi Kanaya melepas gaun yang ia kenakan hany menyisakan panties dan branya saja .
Rakha seolah tak percaya melihat apa yang dilakukan sang istri namun tak dapat di pungkiri ia juga senang dengan yang Kanaya lakukan
Kanaya berjongkok dengan tangan dan mulutnya ia dengan lihainya membuat Rakha mengerang.
''ahkk... ohh... sayang ''
racau Rakha dengan tangannya yang meremas juga menekan kepala Kanaya diantara kedua lututnya
Rakha begitu menikmati sentuhan Kanaya padanya puas bermain dengan surga dunianya Kanaya bangkit dan duduk di pangkuan Rakha menyatukan tubuhnya dengan surganya yang sudah tegak dengan perkasa yang membuatnya melenguh kenikmatan.
Kanaya melepas pengait bra nya dan tanpa basa basi Rakha meraup dua bukit kembarnya itu ia ***** dengan rakusnya Kanaya mendekap kepala sang suami dengan terus mempercepat gerakan pinggulnya '.
'ah.... ahhh... Rakha Mahendra kau emmmh... hanya miliku ''
racau Kanaya di tengah desahannya
''yess... baby aku milikmu hanya milikmu'' akhhh
kau sungguh nikmat sayang... ahhkk''
erang Rakha saat rasa itu datang membawa mereka melayang terbang
bersamaan dengan menyemburnya benih-benih junior Rakha di rahim Kanaya yang membuat sang istri terkulai lemas dalam pangkuannya
'' I love yuo my wife''
dengan keringat yang membasahi pelipisnya
Kanaya mengusap kening Rakha
''I love yuo too surga dunia ku ''
dengan senyum di bibirnya Kanaya tersenyum dan mengecup bibir Rakha .
sementara itu Jonathan tengah sibuk mempersiapkan konsep untuk iklan promosi mega proyek properti yang di gadang-gadang sebagai proyek terbesar bernilai milyaran dan itu akan menguasai pasar menengah juga kalangan atas
nampak Siska dan Noni yang harap-harap cemas.
__ADS_1
jika syuting untuk iklan ini akan gagal namun mereka juga yakin dengan keputusan yang diambil Kanaya, mengingat Kanaya juga memiliki talenta yang tak bisa di remehkan juga popularitas Kanaya sebagai selebgram yang mempunyai banyak followers.
tak berapa lama Kanaya tiba di lokasi syuting yang diambil diluar ruangan.
Jonathan menghampiri Kanaya
''bagaimana Jo , apa semua sudah siap?''
tanya Kanaya
''semua sudah siap Nona ''
jawab Jonathan
''baiklah kita mulai saja ''
tutur Kanaya
Jonathan memberikan scrip pada Kanaya nampak wanita kesayangan Rakha itu begitu serius mempelajari kertas ditangannya
dengan menganggukan kepalanya bersama Siska dan Noni juga stap dan kru Kanaya pun bersiap.
beberapa tim mulai meriasnya semua nampak kagum melihat tampilan Kanaya yang begitu anggun juga cantik mereka tak terlalu susah merias Kanaya yang memang sudah cantik natural.
Kanaya pun mulai melakukan adegan demi adegan dengan lancar tanpa ada adegan yang di ulang -ulang juga untuk sesi pemotretan semua kru di buat takjub oleh istri bos mereka itu.
bukan hanya sikap nya ramah pada siapapun Kanaya juga sangat mudah bergaul juga menyenangkan
Jonathan pun menatap kagum sang Nona
'(pantas tuan , begitu tergila-gila padamu nona seandainya kau masih sendiri mungkin aku juga akan jatuhcinta padamu)
lirih Jonathan
tiba-tiba seseorang menepuk bahunya membuyarkan lamunan pemuda itu
''bagaimana syutingnya Jo''
rupanya Rakha yang menepuk bahunya
raut wajah Jonathan nampak berubah gugup karna ia memikirkan sang istri bos nya itu
''Tuan, anda kemari?''
gugup Jonathan
''kau kenapa kaget begitu melihat ku , seperti tertangkap maling saja,''
tutur Rakha dengan terkekeh
Jonathan berusaha menenangkan dirinya
''semua lancar Tuan, Nona memang memiliki bakat sebagai seorang bintang Tuan, semua bahkan menatap kagum padanya anda sangat beruntung bisa memilikinya''
sahut Jonathan
Rakha yang tengah menyaksikan sang istri bergaya di depan kamera nampak mengulas senyum bangga
''kau benar Jo, aku sangat beruntung ''
gumam Rakha dengan menyentuh bibirnya mengingat kembali pergulatan mereka dimana Kanaya membuatnya begitu dicintai sang istri.
__ADS_1
Kanaya Syareefa Mahendra