
Rakha membawa Kanaya ke apartemen miliknya Kanaya masih memikirkan penyerangan yang menimpa dirinya
ia berdiri menatap lampu-lampu kota yang gemerlap menghiasi malam dari atas balkon apartemennya .
dengan memakai gaun tidur miliknya yang dimana selalu Axelle yang memilihnya
untuk Kanaya kenakan
Rakha membuka pintu kamar dan menaruh handphonenya di nakas tempat tidur ia menoleh pintu kearah balkon
dimana Kanaya tengah berdiri.
''sayang kau sedang apa disini?''
tanya Rakha dengan memeluk pinggang Kanaya dari belakang mengecup pipi sang istri
Kanaya mengelus tangan Rakha di atas perutnya dan menyandarkan kepalanya kebelakang dada Rakha sambil memejam kan matanya
''apa kau sedang memikirkan kejadian tadi ?
kembali Rakha bertanya
dan Kanaya hanya mengangguk perlahan
''jangan dipikirkan , semua akan baik-baik saja percaya padaku ,ada aku, aku akan selalu melindungimu''
bisik Rakha di telinga Kanaya
Kanaya kembali mengangguk ia semakin mengeratkan pelukan Rakha di tubuhnya
Rakha mengulas senyum tipis di ciumi nya ceruk
leher Kanaya yang nampak menggoda baginya itu .
Kanaya menekan kepala Rakha agar semakin dalam menyesap dilehernya membuat beberapa jejak kepemilikan .
''kau suka?'' tanya Rakha sembari membalik tubuh Kanaya
Kanaya menatap sendu Rakha
'
''aku menginginkanmu ''
Rakha tersenyum tipis ia berhasil membuat Kanaya menginginkannya.
dengan raut wajah senang Rakha memangku tubuh Kanaya dengan bibir saling bertautan Kanaya melingkarkan kakinya ke pinggang Rakha seperti koala.
''dengan kakinya Rakha menutup pintu balkon dan membawa Kanaya ke tempat tidur
dibaringkannya tuhuh sang istri dengan bibir masih saling bertaut
''Rakha bertumpu dengan kedua sikunya mengungkung tubuh Kanaya di bawahnya matanya menatap netra Kanaya yang menatapnya sendu
dengan satu tarikan Rakha melepas gaun yang Kanaya kenakan apalagi Kanaya tidak memakai bra karna memang Kanaya jarang menggunakan bra saat tidur Rakha menatap tubuh Kanaya dengan senyum di bibirnya Kanaya menutupi tubuhnya dengan tangan nya
''jangan kau tutupi aku suka melihat tubuhmu kau tau kau sangat seksi ''
bisik Rakha membuat wajah Kanaya semakin memerah
''lagi pula untuk apa kau tutupi aku sudah sering melihatnya, ayolah lihat aku
Kanaya membuka matanya saat Rakha membuka seluru pakaiannya memperlihatkan
otot perutnya
''bukankah kau menginginkan ku?''
__ADS_1
Rakha tersenyum senang atas perintahnya Kanaya mulai mencumbu dirinya membuat ia mendesah dibawah kungkungan sang istri.
Kanaya berpacu dengan liar di atas tubuh Rakha
perlahan namun pasti Kanaya memacu tubuhnya dengan mulut yang terus meracau menyebut nama Rakha .
terkadang ia juga menggigit bibir bawahnya sambil memejamkan mata
Rakha dengan kedua tangannya ia meremas bahkan menghisap dua bukit kembar Kanaya yang bergerak menantang itu
Kanaya meremas rambut Rakha di dadanya
''emmhh... ahhh... ''
Kanaya melenguh saat rasa itu kian mendera nya
begitu pun Rakha yang memegangi pinggang ramping Kanaya
''ahh... faster.... baby.... faster ahkkk
kau sungguh nikmat Nayaa.... akhhh''
Rakha mengerang dengan panjang
dan Kanaya menjerit menekan tubuhnya saat mereka mencapai puncak bersama membuat mereka seakan melayang .
''I love yuo my wife terima kasih''
bisik Rakha masih mendekap tubuh Kanaya yang nampak terengah-engah itu
''I love yuo too''balas Kanaya''
keduanya pun tertidur karna kelelahan akibat pergulatan mereka .
Rakha memeluk Kanaya dari belakang dengan keadaan polos hanya berbalut selimut.
beberapa jam kemudian Rakha merasakan
keringat terlihat membasahi pelipisnya
''tidak... jangan.... jangan pukul aku
sakit... tidak... jangan ku mohon jangan ...
''Kanaya mengigau sambil menangis
Rakha berusaha membangunkan sang istri dengan menepuk-nepuk pipi sang istri dengan cemas
''jangan.... tidak, suamiku tolong aku
emmm tidak ... Rakhaaaaaa''
Kanaya bangun dengan terduduk dengan napas tersengal dan raut wajah yang ketakutan
Rakha merengkuh tubuh Kanaya .
''sayang kau kenapa?''
tanya Rakha
Kanaya menatap Rakha dengan berlinang air mata ia menjatuh kan tubuhnya ke dalam pelukan Rakha
''aku takut, aku bermimpi buruk seseorang menyakiti ku dan memukulimu ''
aku takut''
Kanaya dengan terisak
__ADS_1
''jangan menangis itu hanya mimpi , aku baik-baik saja .
jangan menangis lagi kau tau aku tidak suka kau menangis ''
tutur Rakha .
Kanaya menelusupkan wajahnya semakin dalam ke dada Rakha
mereka pun kembali melanjutkan tidur mereka.
ke esokan hari nya Rakha seperti biasa berangkat ke kantor dan Kanaya kembali ke mansion.
namun sebelum Kanaya memasuki mansion handphone nya berbunyi panggilan dari kantor polisi.
''pihak kepolisian meminta Kanaya untuk ke kantor polisi atas permintaan Crystal yang ingin bertemu wanita itu tengah kritis karena mencoba bunuh diri dengan menyayat nadinya .
''anaya yang panik pun ahirnya setuju untuk ke kantor polisi bersama Adam yang menemaninya
ia mencoba menghubungi Rakha namun beberapa kali ia mencoba menghubungi Rakha tidak menjawab panggilannya.
Sarra sebenarnya ingin melihat keadaan Crystal namun mengingat perbuatan yang di lakukan keponakannya itu terhadap Axelle dan putri dan Kanaya membuatnya mengurungkan niatnya itu ia memilih tinggal bersama Axelle .
''
''Adam dan Kanaya kini tengah berada di ruang perawatan dalam penjara dimana Crystal di rawat
Kanaya menutup mulut nya saat melihat Crystal terbujur lemah
''Criss''
panggil Kanaya
wanita itu pun perlahan membuka matanya tangan nya terulur kepada Kanaya
Kanaya menatap iba pada wanita yang telah banyak membuatnya menderita itu
''Naya... maafkan semua kesalahan ku padamu aku tau... a-aku bersalah padamu''
ungkap Crystal
Kanaya menoleh pada Adam seakan tak percaya apa yang ia dengar
''a-aku tau kau pasti tidak akan mempercayai ku , aku bersungguh-sungguh Naya
waktuku tidak banyak Naya... aku hanya ingin memperingatkan mu berhati-hatilah pada Jessica ia sangat berbahaya....
tutur Crystal dengan napas tersengal
''apa maksudmu Cris?''
''Jessica ingin balas dendam ia sudah keluar dari penjara, ayahnya telah membebaskannya ka-kau harus berhati-hati
uncle... maafkan kesalahan Cris
sa-sampaikan maaf Criss pada unty Sarra...
''aku sudah memaafkan mu Criss''
tukas Kanaya.
Kanaya dan Adam nampak syok dengan penuturan Crystal .
wanita itu pun meninggal beberapa saat setelah bertemu dengan Kanaya dan Adam
Adam pun memerintahkan kepada pihak kepolisian untuk menguburkan jasad Crystal ke pemakaman keluarga Mahendra
berita kematian Crystal pun tersebar ke media
__ADS_1
Sarra datang ke pemakaman bersama Rakha, Axelle dan Jonathan
Rakha menghampiri Kanaya dan memeluk sang istri .