
Pagi menyapa mengawali hari sepasang suami istri masih terlelap berbalut selimut tebal.
''Rakha membuka mata perlahan saat dering Handphone Kanaya membangunkannya
ia pun menjawab panggilan itu yang ternyata Sarra yang menghubungi Kanaya.
Mommy📱''Naya, kenapa kalian tidak pulang ,
Rakha baik-baik saja kan ?
mommy liat berita penangkapan Cris''
''📱'' mom ini Rakha , semua baik-baik saja
Kanaya datang tepat waktu
Rakha minta tolong untuk menjaga
Axelle dulu
jawab Rakha yang menatap Kanaya nampak kelelahan
Sarra menyetujui permintaan Rakha
dan menutup panggilannya.
''Rakha membelai wajah Kanaya dengan mengulas senyum mengingat kembali bagaimana semalam Kanaya menjerit -jerit kewalahan
melayaninya.
''maaf jadi kelalahan gara-gara aku''
gumam Rakha dengan mengecup kening Kanaya
sang istri menggeliat kan tubuhnya
''Kanaya nampak menelusupkan wajahnya kedalam dekapan Rakha
''aku masih ngantuk ''
lirih Kanaya
''tidurlah kau pasti kelelahan karna semalam melayani ku , maafkan aku ''
''jangan meminta maaf kau suami ku aku bahagia bisa melayanimu.
''kau semalam terlihat begitu menderita menahan efek obat itu yah walaupun tubuhku rasanya remuk redam auhh....
pinggangku rasanya mau patah
Kanaya memegangi pinggangnya membuat Rakha tertawa
''aku akan memijit mu ''
hari ini aku akan melayanimu ''
tutur Rakha
''ah tidak.... jangan kau lakukan
kau suamiku bukan pelayanku, aku hanya ingin tidur itu saja...
hari itu Rakha membiarkan Kanaya beristirahat saja di kamar hotel
ia sendiri beranjak untuk membersihkan dirinya.
Rakha keluar kamar untuk menemui Jonathan dan Siska yang telah menunggunya di restoran hotel.
__ADS_1
Rakha duduk di bersama Jonathan dan Siska
''Tuan, apa kau baik-baik saja?''
tanya Jonathan yang tau bagaimana kacau nya Rakha semalam raut wajah cemas nya berubah saat melihat beberapa tanda kepemilikan yang Kanaya buat di leher Boss nya itu.
''aku baik-baik saja , terima kasih kau datang tepat waktu membawa Naya dan berhasil menangkap Crystal juga Jessika.
kau selalu bisa ku andalkan''
''anda seharusnya melihat bagaimana Nona Naya emosi ia bahkan menampar Cris juga Jessika.
''membuat mereka malu dihadapan semua orang
bahkan nona memanggil wartawan juga polisi membuat kita bisa menangkapnya
tutur Jonathan
''nona Kanaya, memang selalu penuh dengan kejutan Tuan kau beruntung mempunyai Nona sebagai istrimu ''
timpah Siska.
''kau benar, aku sangat beruntung''
Rakha tersenyum bangga pada sang istri seperti yang Siska katakan Kanaya memang penuh kejutan.
usai bertemu Jonathan dan Siska
Rakha kembali ke kamar hotel dimana Kanaya masih tertidur.
dengan membawakan makanan untuk Kanaya
yang ia taruh di meja sofa kamar
ia pun berniat membangunkan Kanaya
''sayang bangun dulu makan dulu ini sudah siang'
Rakha menyelipkan rambut Kanaya
yang berantakan sedikit menutupi wajahnya
perlahan Kanaya membuka matanya ia menggeser tubuhnya dan duduk bersandar sembari menarik selimut untuk menutupi
tubuh polosnya
Rakha tersenyum mendapati tubuh Kanaya terdapat beberapa tanda kepemilikan yang ia buat
semalam.
dengan membalut tubuhnya Kanaya berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya
selang beberapa menit kemudian .
Kanaya keluar dari kamar mandi dengan berbalut handuk dan rambut basahnya
Kanaya mengambil paperbag yang Rakha bawakan berisi gaun untuk Kanaya .
''sayang gaun ini untuk apa ?
tanya Kanaya heran
Rakha yang tengah sibuk dengan laptopnya pun mengulum senyum nya
''pakai saja aku sengaja menyiapkan nya untuk malam ini jangan banyak bertanya ''
jawab Rakha
Kanaya pun menuruti titah Rakha
memakai gaun itu juga berdandan dengan secantik mungkin.
__ADS_1
Rakha memperhatikan tingkah Kanaya yang sibuk berdandan itu
dengan mengulas senyum ia tampak berbalas
pesan dengan seseorang yang ia tugaskan untuk menyiapkan kejutan untuk sang istri.
senja pun tiba dengan menutup mata Kanaya
Rakha menuntun Kanaya ke roptop hotel mewah itu yang telah ia sulap sebelumnya
Rakha melepas penutup mata Kanaya
Kanaya membulatkan mata dengan kejutan yang Rakha siapkan untuknya
''kau suka dengan kejutan nya ?''
''suka aku sangat menyukainya
kau mempersiapkan semua ini untukku ?
tanya Kanaya dengan memeluk Rakha
''aku senang kau menyukainya
ayo kita makan malam bersama malam ini hanya milik kita berdua ''
tutur Rakha dengan mencium bibir Kanaya
sekilas
''Axelle , aku merindukan putraku ''
ucap Kanaya
''aku tau kau pasti akan merindukan Axelle
ucap Rakha dengan menarik kursi agar Kanaya duduk .
dan ia pun duduk berhadapan dengan Kanaya.
ia merogoh sakunya dan membuka ponselnya dimana Sarra mengirimkan vidieo Axelle ingin Kanaya berbahagia menikmati waktu berdua dengan Rakha.
''Axelle putraku Mommy kangen sayang''
lirih Kanaya
Rakha mengecup tangan Kanaya
''ini waktu kita sayang, ayo kita nikmati malam ini berdua seperti keinginan Axelle''
Kanaya pun mengangguk
mereka pun mulai menikmati makan malam mereka dengan bahagia
Rakha merogoh sakunya dan memberikan hadiah berupa kalung cantik bertahtakan berlian untuk Kanaya dan juga setangkai bunga mawar merah
'Kanaya di buat terharu atas kejutan yang diberikan sang suami
''terima kasih ''
ucap Kanaya saat Rakha memakaikan kalung ke lehernya
''cupppphh''
Rakha mencium pipi Kanaya
''mau berdansa ''
Rakha mengulurkan tangannya dan di sambut Kanaya dengan antusias
di bawah cayaha rembulan dan sinar lilin juga lampion malam itu Rakha dan Kanaya meluapkan perasaan cinta diantara mereka
__ADS_1
tak mudah bagi mereka sampai pada titik ini.