
hari ke hari tanpa terasa berlalu dengan cepat pernikahan Rakha dan Kanaya sudah 2 bulan lebih Kanaya kembali bekerja bersama Rakha ia kini bukan hanya menjadi sekertaris pribadi Rakha tapi juga pemegang saham terbesar di Mahendra Corporation.
namun dengan kekuasaan yang di berikan suaminya itu Kanaya tetap bersikap seperti biasanya ia selalu ramah dan baik pada siapapun sikapnya itu membuat para karyawan begitu memuji-muji bahkan mengidolakannya
bahkan setelah ia menjadi istri bos mereka perusahaan itu kini semakin berkembang pesat Rakha berhasil meraih berbagai pengahargaan sebagai exsekutif termuda bertalenta .
juga dengan Kanaya yang selalu berhasil memberi ide-ide cemerlang di setiap proyek yang ia ambil.
pasangan suami istri itu kerap mengisi berbagai majalah bisnis dalam dan luar negri juga dunia intertainment yang selalu berusaha mencari cara untuk bisa merayu Kanaya agar mau bergabung namun Kanaya selalu menolaknya dengan cara halus.
seperti hari ini Kanaya datang ke kantor bersama dengan Rakha pintu mobil di buka kan oleh Rakha dengan anggun Kanaya menyambut uluran tangan suami tercintanya itu di ikuti Jonathan di belakang mereka semua karyawan nampak kagum melihat kedatangan bos mereka.
Siska dan Noni dengan terpogoh mengahampiri Kanaya dan Rakha
''maaf Nona sepertinya ada masalah ''
ucap Noni
Kanaya menatap temannya itu dengan wajah penasaran
''model yang akan mempromosikan iklan kita untuk proyek kita meminta bayaran tinggi dan juga ia meminta ingin bertemu dengan... ''
ucapan Noni terhenti ia melirik Rakha sekilas dan menyuruh Siska melanjutkan apa yang akan ia sampaikan
dengan takut Siska bicara
''model itu ingin bertemu Tuan muda dan bicara secara pribadi '
' ungkap Siska
Kanaya terkejut mendengar laporan kedua temannya itu begitu juga Rakha ia melihat raut muka Kanaya yang ternyata tengah menatapnya juga Rakha mengenggam tangan sang istri ia tak ingin kalau Kanaya saat ini berpikir yang tidak-tidak tentang dirinya.
''dimana model itu ?
tanya Kanaya pada Noni
''dia ada di ruang kerja Tuan Rakha''
jawab Noni pelan takut dengan tatapan Rakha yang seolah akan memakinya habis-habisan.
''baiklah aku sendiri yang akan menemui model itu kita lihat siapa dia hingga berani memaksa bertemu dengan suami ku, aku yakin pasti ada sesuatu hingga ia memaksa seperti ini ''
tutur Kanaya ia melepas genggaman tangan Rakha dan sekilas ia mencium pipi Rakha mengelusnya dan berlalu meninggalkan nya bersama Jonathan di ikuti Siska dan Noni
Rakha menatap punggung Kanaya yang perlahan menjauh itu'
' Jo, apa kau merasa yang aku rasakan ? sepertinya hari ini nasib tidurku nanti malam akan terancam ''
lirih Rakha
Jonathan hanya bisa menepuk bahu bos nya itu
''sabar Tuan , hidup memang berat.... penuh cobaan terkadang kita tidak tau kapan ia akan datang ''
seloroh pria jomblo itu
Rakha pun hanya bisa mengheula napas berjalan menuju ruangannya.
Kanaya memasuki ruangan sang suami dimana ada seorang wanita berpenampilan cantik juga glamor dan juga seksi tengah duduk bertumpang kaki memperlihatkan paha putihnya
__ADS_1
''maaf anda menunggu lama Nona ''
sahut Kanaya ia pun dengan anggun duduk di hadapan sang model di ikuti Siska dan Noni yang berdiri di belakang Kanaya.
model itu menatap dari ujung kaki hingga ujung rambut Kanaya dan tersenyum simpul
( jadi ini istri Rakha , lumayan dia cukup cantik tapi aku tak akan kalah darinya aku tau Rakha pasti akan kembali padaku saat dia tau aku kembali kesini")
gumam model itu dalam hati
''namaku Crystal , panggil saja namaku Cris orang-orang biasa memanggilku begitu Nyonya Mahendra ''
ucap Crystal memperkenalkan dirinya
Kanaya menatap gadis itu dengan senyum sekilas
''baiklah Cris, to the point saja ada apa dan kenapa kau ingin bertemu dengan suamiku dan menolak untuk mempromosikan iklan kami apa tawaran kami kurang atau ada maksud lain ''
tanya Kanaya dengan wajah santai nya ia tak ingin terlihat lemah di depan model itu
''kau cukup cerdas , rupanya baiklah langsung saja aku bukannya menolak tawaranmu cukup tinggi dan aku setuju tapi aku ingin menemui suami mu sudah lama kami tidak bertemu hanya ingin melepas rindu saja aku harap kau tidak keberatan dan memberikan satu malam saja untuk suamimu bersama ku mengenang masa lalu kami''
ungkap Crystal dengan percaya dirinya ia menatap Kanaya yang terlihat nampak cemas namun Kanaya mencoba untuk menutupi kegelisahannya dengan tetap tenang
'' oh begitu rupanya jadi itu keinginan mu dan kenapa anda begitu percaya diri kalau suamiku akan setuju dengan syarat yang anda ajukan meskipun aku setuju''
Kanaya dengan tenang nya ia pun dengan santai nya beranjak saat ia melihat Rakha masuk ke ruangan itu bersama Jonathan
''istriku benar, Cris meskipun ia setuju tapi aku menolak permintaanmu ''
tutur Rakha yang berjalan dan memeluk Kanaya di rengkuhnya tubuh sang istri dalam pelukannya itu
''Rakha , aku tau kau masih marah padaku karna kesalahan ku yang meninggalkanmu aku menyesal aku ingin memperbaiki hubungan kita tolong maafkan aku... aku masih mencintai mu dan aku yakin kau juga mencintaiku '
' ungkap Crystal
'' Cris, apa yang kau katakan jangan mengarang cerita yang aneh-aneh kau tau benar semua yang kau katakan omongkosong jang membual ''
bentak Rakha ia takut sang istri terpengaruh
sejenak Kanaya nampak terpukul mendengar penuturan Crystal namun ia yakin pada Rakha yang tak mungkin membohonginya dan bila benar pun itu hanya masalalu yang terpenting adalah hari ini Rakha adalah suaminya miliknya dan mencintainya.
''sudah cukup hentikan perdebatan ini''
Kanaya setengah teriak membuat suasana hening Rakha memegangi bahu sang istri ia semakin cemas ia takut Kanaya termakan omongan Crystal
Siska , Noni dan Jonathan juga nampak terdiam saat Kanaya berteriak .
''Nona Crystal sayang sekali aku tidak akan menyetujui permintaan konyolmu yang menginginkan satu malam suamiku untukmu ''
Rakha dibuat terperangah olah ucapan Kanaya di tatapnya Crystal juga yang ada di ruangan itu ikut menatap model seksi itu ''
'' apa yang kau katakan pada istriku satu malam kau minta satu malamku untuk bersamamu apa kau sudah tidak waras?''
geram Rakha
Crystal nampak gugup
''Rakha tolong dengarkan penjelasan ku dulu aku...
__ADS_1
belum selesai ia berbicara Kanaya memotong kata-katanya
''sudah cukup Nona kau hanya mempermalukan dirimu saja pergilah dan mengenai kontrak iklan ini aku membatalkannya''
tutur Kanaya
''kau, kau tak berhak membatalkan kontrak ini secara sepihak kau bukan siapa-siapa yang berhak memutuskan hanya Rakha dia pemilik perusahaan ini bukan kau ''
Crystal kembali geram
''oh begitu kah... ?
tanya Kanaya dengan santai nya ia lalu berjalan dan duduk di meja kerja sang suami dan dengan bersedekap tangan di dadanya
''Jo, jelaskan ''
''baik Nona, ''
jawab Jonathan
''maaf Nona Cris anda salah Nona Kanaya berhak mengambil keputusan apapun di perusahaan ini karna ia adalah pemegang saham tertinggi sekaligus Nyonya Mahendra apapun yang ia putuskan itu adalah mutlak''
jelas Jonathan
Rakha tersenyum tipis ke arah Kanaya dan Jonathan
''brengsek dasar kau akan membayar semua ini karna berani mempermalukan ku aku akan menuntut mu ''
geram Crystal
''oh... aku takut sekali tapi Nona Cris yang seharusnya menuntut itu kami bukan kau kita belum melakukan kontrak apapun baru penawaran dan juga kau tak memiliki bukti apapun untuk menuntutku yang ada aku punya bukti kau datang mempermalukan diri mu sendiri dan bernegosiasi menginginkan suamiku kau lihat ruangan ini ada CCTV nya apa kau tidak sadar... ''
tutur Kanaya dengan arogannya ia mendekati Crystal
''kau akan menyesal Kanaya dengan apa yang kau lakukan kau tidak akan mungkin mendapatkan model untuk iklan proyek ini sebaik diriku ''
Crystal lantang
''aku sendiri yang akan melakukan iklan itu kau tenang saja pergi dari hadapan ku sebelum kesabaran ku habis ''
usir Kanaya
Crystal yang merasa malu melayangkan tangannya untuk menampar Kanaya namun tanpa di duga Kanaya menangkap tangan sang model terkenal itu dengan cepat ia memutar tangan Crystal ke belakang membuat gadis itu meringis kesakitan''
jangan coba-coba menyentuh wajahku kau akan rasakan akibatnya jika kau berani mengusik suamiku lagi aku tak akan mengampunimu''
tukas Kanaya dengan kasar ia menghempaskan tangan dan tubuh Crystal hingga hampir terjerembab Rakha di buat terperangah baru pertama kali ini ia melihat sang istri begitu marah begitu juga Jonathan dan kedua sahabatnya Kanaya mereka hanya bisa menelan ludah melihat sisi garang seorang Kanaya.
(wanitaku kau sangat menggemaskan saat kau marah seperti ini andai tak ada oranglain habislah kau )
dalam hati Rakha ia senang saat melihat sang istri yang tengah cemburu itu
''seram juga kalau wanita lagi cemburu ''
gumam Jonathan pada Siska dan Noni yang diangguki keduanya.
Crystal
__ADS_1