
Kanaya di tempatkan di kamar khusus untuk anggota keluarga Mahendra ruangan itu lebih tepat sebagai hotel mewah dibandingkan ruang inaf rumah sakit.
suasana nampak ramai diruangan itu
Adam, Sarra, Rena , Siska ,Jonathan dan Arjuna
tengah berada dikamar tersebut memberi ucapan
selamat untuk kelahiran bayi Kanaya
dan Rakha.
Rakha duduk disisi tempat tidur dimana Kanaya tengah duduk bersandar
canda tawa memenuhi ruangan itu
''Naya selamat untukmu kau sekarang jadi seorang mommy''
ucap Rena
''terima kasih Ren''
''selamat ya Nay''
diikuti juga ucapan selamat dari Siska ''Kanaya pun kembali berterima kasih.
Arjuna memberikan ucapan selamat dengan memeluk Kanaya, kini ia benar-benar telah menganggp Kanaya sebagai adiknya rasa cinta itu kini berubah menjadi rasa sayang dan ingin melindungi seperti seorang saudara
''selamat ya Nay...
''kak jun, terima kasih ''
Kanaya membalas pelukan Arjuna
giliran Jonathan memberikan ucapan dan buket bunga mawar
''Nona , selamat atas kelahiran bayimu''
''terima kasih Jo''
Kanaya dengan senyum tulusnya
Adam dan Sarra pun tak ketinggalan di peluk dan diciumnya kepala menantu yang kini mereka anggap putri mereka sebagai pengganti putri mereka yang telah tiada.
''sayang, terima kasih kau telah memberikan kebahagiaan yang tak ternilai untuk ku ''
bisik Rakha ditelinga Kanaya
Kanaya membalas pelukan Rakha dengan menganggukan kepalanya sebagai jawaban ungkapan Rahka
tiba-tiba seorang suster menerobos masuk keruangan itu dengan napas tersenggal
Rakha dan yang lainnya dibuat terkejut dengan kedatangan suster itu
''Tuan muda, maaf tapi bayi... bayi''
suster itu dengan terbata-bata juga takut akan murka pemilik rumah sakit itu
''apa yang mau kau katakan cepat jangan bertele-tele''
bentak Rakha
'Tuan, bayi... bayimu di-diculik seseorang dan dokter Andra kini tengah mengejarnya bersama perawat dan security''
lapor suster itu
semua sontak terkejut dengan penuturan suster itu.
Arjuna dan Jonathan segera keluar untuk membantu Andra
Adam dan Sarra terlihat syok
' 'sebenarnya apa kerja kalian hingga bayi ku bisa di culik?''
kejadian ini terjadi di rumah sakitku sendiri dan untuk pertama kalinya aku kecewa pada kalian cepat cari bayi ku atau kalian akan menanggung akibat nya
''Rakha istrimu ''
teriak Adam yang mencoba untuk mengejar Kanaya sementara Sarra tak sadarkan diri Adam pun merengkuh tubuh Sarra dibantu suster
Kanaya yang masih lemah ia berlari berjalan dengan gontay di ikuti Siska dan Noni
''Naya... kau masih lemah tidak baik dengan kesehatanmu ''
__ADS_1
tukas Siska cemas
''benar kata Siska , Naya sebaiknya kita kembali ke ruangan mu biar yang lain yang mengejar penculik bayi mu ''
timpal Rena cemas melihat Kanaya yang terlihat pucat juga meringis memegangi perutnya
''tidak bayiku, Ren bayiku , aku harus mencari bayiku aku takut terjadi hal buruk pada bayiku
Sis... hikss... hikk''
Kanaya dengan perasaan cemas juga takut ia berjalan di lorong rumah sakit kedua sahabatnya itu tak bisa berbuat banyak Kanaya menepis tangan mereka dan bersikeras untuk mencari
penculik bayinya.
tiba-tiba Kanaya melihat seseorang tengah mengendap-ngendap di balik lorong ia seperti tak asing dengan sosok itu
''Cris''
ucap Kanaya dengan langkah cepat ia berusaha mengejar Crystal
Siska dan Rena saling pandang
''Cristal''
mereka pun mengangguk satu sama lain
Rakha muncul di saat mereka berusaha mengejar Kanaya
''dimana Naya''
''Tuan, Naya tadi ke arah sana kami bermaksud mengejarnya Naya... Naya melihat yang membawa bayinya ''
tutur Siska
Rakha membelalakan matanya
''apa maksud kalian jadi penculik bayi kami masih disini?''
ucap Rakha
''iya Tuan, dia Nona Crystal '
' sahut Rena dan diangguki Siska
Rakha mengepalkan tangan dengan raut wajah merah padam ia mengeratkan rahangnya
ia pun berlari mengejar Kanaya di ikuti Siska
dan Rena
sementara itu Kanaya masih berusaha mengejar Crystal
''Cris, berhenti kembalikan bayiku''
teriak Kanaya
namun tak di gubris Crystal ia terus berlari dengan cepat
Arjuna , Jonathan melihat Kanaya pun menghampirinya
''Naya''
Arjuna memegangi bahu Kanaya yang nampak bergetar mereka kini sudah berada di lobi rumah sakit
''Kak Jun, bayi ku Kak tolong kejar dia ... Jo'
' ucap Kanaya lirih
Arjuna dan Jonathan pun mengejar ke arah yang di tunjuk Kanaya terlihat Crystal membawa bayi Kanaya tak berapa lama Andra dan security juga datang bersamaan dengan Rakha ,Siska dan Rena
Rakha merengkuh tubuh Kanaya
''sayang''
''bayi kita... ''
lirih Kanaya
Rakha dan Kanaya pun berlari keluar rumah sakit untuk mengejar Crystal di ikuti yang lain nya
dengan tergesa -gesa tanpa memperdulikan ke adaanya sendiri Kanaya berusaha mengejar Crystal
Crystal terus berlari membawa bayi Kanaya
__ADS_1
''aku tak akan membiarkan kalian bahagia''
ucapnya dengan cepat ia berlari menghindari kejaran Andra dan yang lainnya
Flasback on
Crystal mengikuti 2 orang suster yang akan membawa bayi Kanaya ke ruangan bayi untuk di bersihkan namun sebelum mereka sampai keruangan bayi Crystal mengahadang mereka dengan cepat ia mengambil bayi itu dari gendongan suster hingga suster itu tersungkur ke lantai suster lainnya mencoba mengejar dan suster yang tadi memberitahu Andra dan Rakha.
Flasback off
sebuah mobil hitam berhenti di hadapan Crystal saat ia sampai di parkiran rumah sakit
ia segera memasukinya meninggalkan rumah sakit tanpa memperdulikan Kanaya yang tengah mengejarnya
''tidak... Crisss''
teriak Kanaya
jangan ambil bayiku''
Kanaya jatuh tersungkur
''Kanaya''
Rakha berlari memeluk tubuh Kanaya dengan perasaan hancur melihat sang istri lemah tak berdaya
''sayang bayi kita... hiks... hikss''
Arjuna , Jonathan, Andra di ikuti Rena dan Siska dan security
''Jo, cepat kejar mobil mereka''
titah Rakha
''baik boss''
Jonathan pun pergi mengambil mobilnya
''aku ikut Jo''
ucap Arjuna
'Kami juga ikut''
Siska dan Rena
mereka pun turut masuk ke dalam mobil Jonathan
untuk mengikuti Crystal
Jonathan lalu menghubungi anak buahnya
''kalian cepat ambil rekaman CCTV rumah sakit selidiki dan lacak dimana mobil yang menculik bayi Boss , lakukan dengan cepat ''
Jonathan setengah berteriak membuat
Arjuna dan 2 wanita dibelakang mereka terlonjak kaget
Arjuna menatap Jonathan
''Jo''tahan amarahmu''
''kalian mengusik Boss ku maka kalian akan berhadapan denganku''
tutur Jonathan
Arjuna yang tau bagaimana Jonathan
yang begitu patuh pada Rakha bahkan rela mengorbankan dirinya demi Boss nya itu
bukan tanpa alasan Rakha lah yang dulu banyak membantu Jonathan.
Jonathan seorang yatim piatu sewaktu usia remaja ia banyak mendapatkan buliying dari teman-teman smp mereka karna Jonathan yang tak bersekolah juga seorang pengamen jalanan
menjadikannya bahan ejekan bahkan di penjara
karna tuduhan pencurian
yang dilakukan orang lain karna kelaparan Jonathan rela mengorbankan dirinya demi orang lain.
Rakha yang saat itu tau pun membantu Jonathan dan meminta Adam dan Sarra mengadopsi Jonathan.
Jonathan pun berjanji akan selalu mendampingi Rakha sejak saat itu.
__ADS_1
'