Istriku Sayang Istriku Malang

Istriku Sayang Istriku Malang
Hukuman


__ADS_3

Kanaya pulang dengan membawa mobilnya sendiri sementara Axelle memilih untuk pulang dengan Rakha


sesampainya di mansion Kanaya menghampiri Sarra dan Adam yang tengah bersantai di gazebo taman mansion mereka


''sore mom, dadd ''


sapa Kanaya


''sayang, kau sudah pulang mana Axelle ?''


bukannya ia ikut denganmu ?


tanya Sarra


ia merasa heran dengan raut wajah Kanaya yang terlihat kesal


dengan wajah kesal Kanaya menceritakan masalah tadi di kantor


''jadi kau kesal pada Rakha


tanya Adam mengulas senyum melihat menantunya kesal


''dadd, sebenarnya aku kesal karna sikap Rakha yang tak bisa tegas , kalau tadi siang aku tidak ke kantor entah apa yang akan terjadi ''


Kanaya dengan memanyunkan bibirnya


membuat Sarra dan Adam tertawa terbahak-bahak


''mommy dan daddy malah ngetawain Naya


gak lucu ... sebenarnya aku takut mom, dadd


banyak wanita yang menyukai suamiku secara terang-terangan mereka menantang ku ingin merebut Rakha dariku momm ... dadd Naya harus bagaimana'''


ucap Kanaya dengan menopang wajahnya dengan kedua tangannya


Sarra dan Adam mereka mengerti ketakutan yang Kanaya alami wanita yang akan menginjak usia 24 thn itu


wajar merasa takut atau cemburu mengingat Rakha yang begitu di kagumi kaum hawa.


''Naya, mommy mengerti kecemasanmu mommy juga dulu pernah di posisimu


yang harus kamu lakukan hanya 1 yakinlah pada hatimu juga pada Rakha


Rakha memiliki sifat yang sama dengan Daddynya malah lebih keras Rakha ''


Sarra memberi saran dan bersikap bijak pada menantunya itu Adam menggenggam tangan Sarra sembari mengulas senyum


Kanaya selalu melihat Sarra dan Adam yang selalu mesra di usia mereka yang tak lagi muda membuat kanaya ingin seperti itu bersama Rakha nanti


Adam pun ikut menimpali ucapan Sarra


''Naya dalam rumah tangga kalian harus saling mengerti akan kekurangan dan kelebihan masing-masing saling mengisi dan saling memberi itu adalah kuncinya daddy yakin kalian akan bisa seperti kami ''


tukas Adam seolah tau apa yang Kanaya pikirkan saat ini


''Kanaya tersenyum atas saran dan kata-kata mertuanya itu ia sangat bersyukur mempunyai mertua yang begitu menyayanginya ''


''tanks momm dadd, ''


Naya sangat bersyukur memiliki kalian Naya sangat menyayangi kalian kalau gitu Naya ke kamar dulu ,sebelum kedua priaku datang ''


pamit Kanaya yang di angguk kan Sarra dan Adam


dengan terseyum simpul


''dasar anakmu mas, selalu bikin para wanita berantem dari dulu''

__ADS_1


tutur Sarra yang di balas senyuman Adam


selang beberapa menit kemudian Rakha tiba bersama Axelle.


Axelle berlari ke arah Sarra begitu turun dari mobil


''glanma''


Sarra membuka kedua tangannya menyambut Axella yang berlari memeluknya


di kecupnya kedua pipi Axelle yang terlihat chubby itu begitu juga Adam yang bermain dengan sang cucu


Rakha datang menghampiri


''sore momm dadd''


Rakha mencium tangan Sarra dan Adam


''glanma, Mommy malah Mommy cubit Daddy


Daddy nakal kata Mommy ''


Axelle mengadu pada Sarra


Adam dan Sarra pun tertawa merasa lucu dengan ucapan sang cucu yang belum fasih dengan kata r itu


''Rakha temui istri mu biar Axelle bersama mommy dan daddy


''titah Adam


''ok Dadd''


Rakha pun beranjak untuk menemui Kanaya yang masih marah.


Rakha membuka kamar yang memang tidak di kunci terlihat Kanaya yang baru


''sayang jangan marah lagi ya


aku minta maaf , lain kali aku tak akan mengulanginya lagi ''


ucap Rakha dengan menarik tangan Kanaya yang seolah tak memperhatikannya dan malah berjalan ke arah lemari untuk mengambil pakaian


Kanaya masih saja diam


membuat Rakha bingung tak harus berbuat apa


Kanaya mengambil baju santai untuk ia kenakan


di hadapan Rakha ia membuka handuk nya membuat Rakha membulatkan matanya melihat tubuh polos Kanaya


''dengan cepat Kanaya memakai dalaman nya Rakha ingin sekali meraup tubuh sang istri apalagi saat melihat bagian favoritnya yang terlihat menantang untuk ia sentuh


namun ia teringat Kanaya tengah marah membuatnya urung untuk melakukannya


Kanaya seolah sengaja membuat Rakha tergoda


ia memainkan rambutnya yang setengah basah di wajah nya Kanaya memakai gaunnya lalu mengoles body lotion ke tubuhnya juga minyak wangi


dengan gaya sensual nya lantas merias wajahnya tipis dan memakai lipstik pink favoritnya Rakha yang memperhatikan Kanaya nampak terpesona


Kanaya selesai dengan berdandan


ia pun mendekati Rakha di belainya wajah suaminya itu


Kanaya bermaksud mencium bibir Rakha yang mulai menutup matanya saat wajah Kanaya hanya berjarak beberapa inci saja bahkan hidung mereka pun sudah bersentuhan


''ini hukuman untukmu Tuan Mahendra ''

__ADS_1


Kanaya bermaksud pergi dari Rakha namun dengan cepat Rakha menarik tangan Kanaya dengan satu tangannya Rakha mencengkram kedua tangan Kanaya diatas kepalanya dan menekan tubuh sang istri ke dinding


''kita lihat siapa disini yang akan di hukum


nyonya Mahendra kau mengusik singa yang tengah lapar ''


bisik Rakha dengan seringai di wajahnya


Kanaya menatap Rakha keduanya bertatapan dengan sendu


Rakha memcium bibir Kanaya dengan masih mencegkram tangan Kanaya di atas kepala Kanaya dan satu tangannya ia gunakan menyingkap gaun bagian bawah Kanaya dan meraba -raba dibawah sana


merasa Kanaya sudah terhanyut Rakha melepas kan cengkramanya


Kanaya memeluk bahu Rakha saat Rakha berhasil melepas semua kain yang menempel di tubuh mereka Kanaya mendesah


saat Rakha menyesap kedua bukitnya membuat Kanaya semakin bergelinjang meminta lebih


dengan berpegangan pada meja rias .


Rakha memasuki membuat Kanaya menjeritkan namanya berulang-ulang


membuat Rakha senang


''untunglah kamar mereka kedap suara sehingga jeritan dan desahan mereka tak bisa terdengar


orang lain.


''Rakha menciumi punggung Kanaya


membuat Kanaya semakin meracau


''emmm... sayang... ahh.... ahhh''


desah Kanaya


Rakha membawa Kanaya ke tempat tidur


Kanaya meracau dengan saat tubuhnya di dera kenikmatan .


''kau terima hukumanmu karna berani menghukumku dengan menggodaku...


ucap Rakha dengan terus memacu tubuh bawahnya dengan cepat


'Kanaya menangkup wajah Rakha dan melingkarkan kedua kakinya ke punggung sang suami


''dengan senang hati aku terima hukumanmu


emmmm..hukum aku Tuan Mahendra ''


''Rakha terseyum senang dengan jawaban Kanaya keduanya berpacu dengan keringat membasahi juga desahan dan racauan yang keluar dari mulut masing-masing


Rakha mengerang panjang saat ia berhasil


membuat tubuh Kanaya melengking dan mencengkram tubuh Rakha dengan kuat


Rakha menjatuhkan dirinya disamping Kanaya


terima kasih sayang 'I love yuo ''


''I love yuo too ''


balas Kanaya dengan


mengelus wajah Rakha keringat membasahi pelipis suaminya itu


Rakha menarik tubuh Kanaya ke dalam dekapannya.

__ADS_1


__ADS_2