
hari pernikahan Jonathan dan Siska pun tiba
pernikahan mereka di adakan di hotel milik keluarga Mahendra
Jonathan dan Siska nampak bahagia usai acara ijab kabul mereka tadi pagi .
kini mereka tengah menggelar resepsi pernikan mereka yang nampak mewah
dihadiri tamu-tamu penting juga rekan dan kolega bisnis Adam dan Sarra juga Rakha tentunya
Kanaya berjalan berdampingan dengan Rakha yang mengapit tangan sang istri di lengannya
mereka berjalan menuju pelaminan untuk mengucapkan selamat pada kedua mempelai
''Jo, selamat ya atas pernikahan kalian semoga kalian selalu bahagia dan segera dapat momongan
tutur Kanaya ''
amiiinn
Siska dan Jonathan kemudian memeluk Kanaya dengan erat
''makasih Nay... ahirnya kau mau datang juga
aku sangat bahagia ''
tukas Siska
Kanaya mengulas senyum bahagianya untuk sahabatnya itu
''ini dariku juga Naya ''
Rakha memberikan sebuah kado pernikahan untuk Jonathan .
sebuah kunci rumah juga paket bulan madu untuk mereka pulang pergi ke Paris.
''terima kasih Boss''
ucap Jonathan dan Siska
Rakha kembali membawa Kanaya untuk turun dari pelaminan menuju Adam dan Sarra yang tengah berbincang dengan beberapa kerabat mereka bersama Axelle di pangkuan Adam.
acara pun berlanjut dengan hiburan dan penampilan para artis yang mengisi acara hingga malam menjelang
suasana nampak meriah.
Arjuna datang bersama Rena yang kini tengah hamil muda
kabar gembira itu disambut bahagia semua orang
Axelle bahkan sampai melompat-lompat saking senangnya
karna ia akan mempunyai teman bermain ucap Rena pada Axelle
Kanaya berbisik pada Rakha ingin ke toilet Rakha pun beranjak dan membawa Kanaya berjalan ke toilet
setelah tiba di toilet Kanaya meminta Rakha untuk menunggunya di luar.
tiba-tiba Kanaya samar-samar mendengar percakapan para wanita yang tengah merapikan riasan mereka di depan cermin
dan Kanaya dibalik pintu kamar mandi nya
''eh kalian lihat tidak malam ini Tuan muda Rakha sangat tampan meskipun ia sudah punya anak tapi itu tidak mengurangi ketampanannya
ucap salah satu wanita
''kau benar dia hot daddy banget
siapapun pasti akan jatuh cinta padanya secara dia kaya raya tampan dan uhhhh... kalian lihat otot-otot ditubuhnya terlihat jelas kalau dia itu seksi .....
''ucap 3 wanita itu yang terus memuji-muji Rakha
tanpa mereka sadari ada Kanaya yang mendengar obrolan mereka.
Kanaya meremas gaunnya seketika ia begitu kesal saat mendengar wanita lain memuja-muja suaminya itu
''eh tapi sayang ya istrinya si Kanaya itu kini ia buta kasian kan Tuan muda Rakha punya istri cacat kaya gitu
''kau benar kalau aku jadi Tuan muda Rakha sudah ku tinggal tuh wanita buta ngapain ngurusin wanita buta kaya gitu
timpah salah satu wanita lainnya
Kanaya yang berada di dalam kamar mandipun keluar dengan emosi ia meraba-raba pintu dan membukanya
''jadi kalian menginginkan suamiku ''
Kanaya dengan kesalnya melabrak ke tiga wanita itu membuat mereka terperanjat mendapati Kanaya ada disana
''nona Kanaya''
ka-kami hanya
''kalian keterlaluan
apa kalian tidak sadar apa yang kalian lakukan itu salah menginginkan suami orang lain juga menghina orang lain kalian pikir kalian sempurna?
geram Kanaya
''Nona , kami minta maaf kami hanya asal bicara saja
namun salah seorang dari mereka malah menumpahkan air ke lantai
ia pikir Kanaya buta jadi tidak akan ketahuan mereka yang melakukannya
Kanaya dengan perlahan meraba-raba sekitarnya namun karna lantai licin oleh air yang ditumpahkan ke tiga wanita itu Kanaya tergelincir dan jatuh hingga kepalanya terantuk dinding kamar mandi ia pun tak sadarkan diri
__ADS_1
BRUUUKKKK
tubuh Kanaya tergeletak begitu saja di lantai
ketiga wanita itu nampak syok
melihat Kanaya tergeletak
''apa yang kau lakukan bagaimana kalau dia mati
kita pasti akan di penjara...
tiba-tiba Rakha menerobos masuk
ia menghambur memeluk tubuh Kanaya yang tak sadarkan diri
''sayang, kau kenapa sayang''
Rakha menepuk-nepuk wajah Kanaya ia semakin panik saat melihat luka dikening Kanaya
ditatapnya ketiga wanita dihadapannya yang terlihat ketakutan itu
''katakan apa yang terjadi dengan istriku ''
hardik Rakha dengan tatapan mata tajam
ketiga wanita itu sampai terperanjat saat Rakha membentak mereka
''Tu-tuan muda ka-kami tidak tau apa-apa
mungkin Nona terpeleset ''
jawab salah seorang dari mereka yang nampak begitu ketakutan
Rakha tak percaya begitu saja dengan ucapan ketiga wanita itu
''pengawal''
Rakha memanggil pengawalnya
ketiga wanita itu kembali ketakutan saat beberapa pengawal datang menghampiri mereka
''kalian tahan ketiga wanita itu ''
jangan biarkan mereka pergi sebelum mereka berkata jujur''
''baik Tuan muda''
Rakha membawa Kanaya ke kamar khusus pribadi untuknya dilantai teratas
Rakha membaringkan tubuh Kanaya di tempat tidur .
Rakha memanggil Andra yang kebetulan ada di hotel juga untuk menghadiri pernikahan Jonathan dan Siska
tak berapa lama Andra pun datang
''ada apa kenapa kau menyuruhku kemari
tanya Andra heran
''jangan banyak tanya tolong periksa Naya dia jatuh di kamar mandi tadi dan dia pingsan kepalanya sepertinya terbentur
''kenapa bisa terjadi ''
Andra pun bergegas melihat keadaan Kanaya
karna tak sedang bertugas Andra pun tak membawa peralatan dokternya ia hanya memeriksa luka dan mengobatinya dengan obat yang tersedia di kotak p3k pihak hotel
''Naya tidak apa-apa ia hanya pingsan sebentar lagi juga dia akan sadar
ungkap Andra
Rakha pun menghela napas lega mendengar penjelasan Andra
tiba-tiba handphone di sakunya berbunyi
ia pun menjawabnya
π±''bagaimana, apa mereka mengaku ?
''Rakha mengepalkan tangan nya dengan wajah yang menahan amarah Rakha menutup panggilannya.
''Dra, jaga istriku sebentar aku takut ia tersadar mencariku ''
tukas Rakha
''kau mau kemana?
tanya Andra heran Rakha pun menceritakan kejadian yang menimpa sang istri hingga pingsan
Rakha mendapat kabar dari pengawal bahwa mereka telah mengaku memang mencelakai Kanaya
Andra pun membiarkan Rakha pergi dan ia bertugas menjaga Kanaya bersama para pengawal yang berjaga didepan kamar hotel itu
Rakha saat ini tengah berada di ruang CCTV hotel miliknya
dimana ketiga wanita itu kini tengah menangis meminta ampunan dari Rakha
setelah melihat rekaman CCTV dikamar mandi itu yang memperlihatkan kejadian dan pembicaraan mereka Rakha semakin emosi
''kalian benar-benar keterlaluan ''
masukan mereka ke penjara untuk beberapa waktu
titah Rakha
ke tiga wanita itupun di seret para pengawal Rakha ke luar hotel.
__ADS_1
sementara itu Kanaya mulai tersadar
ia meringis memegangi kepalanya
Andra menghampiri Kanaya
''Naya... kau sudah sadar''
apa yang kau rasakan ?
tanya Andra
''kepalaku rasanya sedikit pusing , ka Andra disini ? dimana Rakha ?
jawab Kanaya dengan membalas pertanyaan Andra dengan pertanyaan
''ia ke ruang CCTV ''
Andra menceritakan pada Kanaya dimana kini Rakha dan kondisi Rakha yang tengah dibakar emosi saat tau Kanaya sengaja di celakai
Kanaya pun panik tanpa sadar Kanaya beranjak dari tempat tidurnya dengan berlari -lari ia keluar dari kamar hotel
''kenapa Kak Andra tidak mencegah Rakha , malah membiarkan dia pergi?
Kak Andra tau kan bagaimana kalau ia sedang marah ''
Kanaya terlihat kesal pada Andra
Andra nampak tertegun karna Kanaya nampak memandang ke arahnya dengan tajam ia pun berhenti berjalan mengejar Kanaya
dengan cepat ia menghubungi Rakha
tut
tut
π±''ada apa?
jawab Rakha
''π²'' Kha istrimu...
belum selesai Andra bicara Rakha telah memutus panggilannya ia pun mencoba mengejar Kanaya kembali
sementara itu Rakha yang dihubungi Andra nampak panik
dengan cepat ia berlari menuju lantai atas
namun saat ia sampai di lobi yang kini masih penuh oleh para tamu undangan Rakha nampak berdiri mematung saat Kanaya terlihat berlari ke arahnya begitu pun semua orang
''Rakha pun berlari ke arah Kanaya
''greppppp''
keduanya berpelukan dihadapan semua orang
Kanaya melepaskan pelukannya ditatapnya wajah Rakha dan di ciuminya seluruh wajah Rakha
''jangan kau hukum mereka aku tidak apa-apa aku baik-baik saja ''
tutur Kanaya dengan senyum di wajahnya
Rakha seolah tak percaya dengan yang ia lihat kini Kanaya melihat nya dan memeluknya dihadapan semua orang
''sayang kau tau kita ada dimana ?kau menghujaniku dengan ciumanmu barusan ''
bisik Rakha
Kanaya tertegun ia pun mulai menyadari sesuatu ditatapnya sekeliling ruangan yang nampak sedang memandanginya
Sarra Adam, Arjuna Rena, Jonathan Siska dan Axelle memandang nya tak percaya Kanaya kembali bisa melihat
''a-ku bisa melihat''
''Kanaya menghambur memeluk Rakha kembali dengan rasa bahagia
''aku bisa melihat, aku bisa melihatmu , melihat semua orang yang melihat ku''
Kanaya tersenyum bahagia
Rakha tersenyum bahagia melihat Kanaya ahirnya bisa melihat kembali
''iya sayang, kau bisa melihat kembali ini keajaiban hahaaah .....
istriku melihat kembali terima kasih Tuhan
Rakha memeluk tubuh Kanaya memeluknya dengan erat dan sedikit mengangkatnya dan berputar tertawa bahagia
semua orang dibuat terharu dan bahagia hari itu Andra tiba melihat suasana itu pun ia ikut tersenyum bahagia.
''I love yuo Rakha Mahendra''
teriak Kanaya
''I love too Kanaya Syareefa Mahendra''
balas Rakha dengan cepat Rakha mencium bibir Kanaya dihadapan semua orang
dan semua orang yang hadir pun turut memberikan ucapan selamat pada mereka dengan bertepuk tangan .
Kanaya Syareefa Mahendra
Rakha Mahendra
__ADS_1