
Kanaya kembali bekerja sebagai sekertaris Rakha
awalnya Rakha melarang namun Kanaya bersikeras dengan alasan ia bosan di rumah tak ada yang bisa ia kerjakan selain berdiam diri ia terbiasa bekerja sejak dulu Rakha pun menuruti keinginan Kanaya.
setelah ia cuti menikah selama satu minggu Kanaya kembali bekerja kedatangannya bersama Rakha di sambut antusias para karyawan
'' selamat pagi Tuan muda, Nona muda ''
Rakha hanya mengangguk pelan sedangkan Kanaya memasang wajah ramahnya
meskipun ia telah menjadi istri dari bos mereka tetap saja banyak karyawan yang tetap mengagumi sosok Kanaya Syareefa
Rakha sibuk dengan tumpukan berkas di meja kerjanya saat Asisten Jo memasuki ruangannya
'' Tuan , anda harus berangkat hari ini ke Bali untuk peresmian Hotel Mahendra Gruop.
''baiklah kau atur saja segalanya aku akan berangkat bersama istriku kau handle semuanya disini ''
ucap Rakha tanpa menoleh ke arah asistennya itu
'' baik tuan''
jawab Jonathan
siang itu Kanaya dan Rakha pun berangkat ke Bali dengan jet pribadi nya
waktu hampir malam saat mereka tiba di hotel mereka disambut manager hotel.
'' selamat datang Tuan muda , Nona muda''
sambut sang manager.
Rakha mengangguk pelan dengan menggandeng tangan sang istri ia berjalan menuju lif pribadi yang khusus untuknya.
''bagaimana persiapan semuanya? ''
tanya Rakha pada sang manager
''semuanya sesuai yang anda inginkan Tuan '' jawab nya
''baiklah kalau begitu terima kasih untuk segalanya aku ingin beristirahat ini sudah malam kau juga istirahatlah. '
tegas Rakha
'' baik tuan''.
Rakha dan Kanaya pun memasuki kamar mereka
''wah kamarnya sangat bagus pemandangannya juga indah ''
Kanaya menatap takjub kamarnya yang mengarah ke pantai secara langsung
''kau suka?
tanya Rakha
''suka sekali''
ucap Kanaya ia pun membuka sepatu hak tingginya dan menyimpannya di sudut ruangan bersama Jas juga sepatu Rakha berganti dengan sandal hotel.
Rakha tengah duduk bersandar disandaran tempat tidurnya sementara Kanaya baru saja keluar dari kamar mandi usai membersihkan diri dengan handuk yang masih membelit tubuhnya
Kanaya berjongkok membuka koper untuk mengambil pakaian gantinya.
Rakha mendekap tubuh istrinya itu dari belakang
''kau sangat wangi''
bisik Rakha di telinga Kanaya
''kau mau apa aku ganti baju dulu lepas emmmh...
bibir kanaya dibungkam dengan ciuman Rakha
ia menarik pinggang Kanaya hingga sang istri menghadap padanya di lumatnya bibir candu Kanaya dengan penuh hasrat.
Kanaya membalas ciuman itu tak kalah panasnya ia mengalungkan kedua tangan nya ke leher Rakha sambil berjalan mundur Rakha menggiring tubuh Kanaya hingga ke tempat tidur dengan bibir masih saling memagut
Rakha melepas handuk Kanaya
Kanaya menutupi bagian bawah tubuhnya dengan wajah memerah karna malu Rakha melihat seluruh tubuhnya seperti itu
'' jangan di tutupi ''
ucap Rakha
''a_ku malu ''
tutur Kanaya
melihat itu Rakha melepas kaos nya ia kenakan dan ia lempar entah kemana Kanaya yang melihat tubuh sang suami yang begitu sempurna seolah terpesona di telusurinya dada bidang Rakha dengan tangannya otot-otot perut idaman semua wanita itu kini terpampang jelas dimatanya
__ADS_1
''kau milikku , dan hanya milikku ''
tutur Kanaya
''tentu saja sayang aku hanya milikmu ''
ucap Rakha dengan bertumpu pada kedua siku tangan ia mengungkung tubuh sang istri Rakha menciumi ceruk Kanaya hingga meninggalkan beberapa jejak kepemilikannya Kanaya meremas rambut Rakha dengan kasar saat sang suami menyesap puncak bukit kembarnya dengan rakus.
ah... emm..
desah Kanaya saat sesuatu sudah basah di bawah sana Rakha terseyum puas perlahan ia mulai menurunkan tubuh nya
''sayang... apa yang kau lakukan ?
tanya Kanaya saat Rakha tengah bermain di bawah sana
'' nikmati saja aku akan membuatmu melayang ''
ucap Rakha dan benar saja Kanaya di buat blingsatan Kanaya meremas sprei nya saat rasa nikmat mulai menderanya
''ah... ahhh sayang... ''
Rakha bangkit dan tersenyum senang berhasil membuat Kanaya melayang tanpa memberi jeda ia mengungkung tubuh Kanaya kembali dan memasuki surga dunianya yang membuat nya selalau menginginkan sang istri .
Kanaya mencengkram lengan Rakha
saat pria itu memaju mundurkan tubuhnya dengan teratur
Kanaya melengkungkan tubuhnya.
''ini gila ... sayang kau sungguh nikmat sekali '' erang Rakha
Kanaya menaikan kedua kaki nya ke punggung Rakha saat suaminya itu mengerang panjang
tanda ia mendapatkan pelepasannya.
dengan napas terengah ia berbaring di sisi Kanaya keringat membasahi kening sang istri dan di tariknya tubuh polos itu ke dalam pelukannya ia mengecup kening sang istri penuh cinta.
''terima kasih , Ilove yuo ''
Kanaya membenamkan wajahnya di dada Rahka denga terseyum manis
''I love yuo too''
balas Kanaya dengan tangannya yang bermain-main di dada Rakha
''kenapa? apa kau masih mau lagi?
tantang Rakha
''jangan salahkan aku kalau malam ini kau tidak akan kubiarkan tidur''
seringai Rakha
Kanaya tertawa saat Rakha melepas pelukannya Kanaya melempar selimut mereka dan memunggungi Rakha '
''' masuki aku dari belakang''
dengan bibir di buat sensual Rakha pun dengan cepat ia melahap bibir dan tubuh sang istri malam itu Rakha dan Kanaya benar-benar menggila mereka habiskan untuk bercinta saling memuaskan satu sama lain.
keesokan harinya pesta pembukaan Hotel pun tiba semua berjalan dengan lancar tanpa ada kendala Rakha dan Kanaya tampak bahagia menikmati pesta bersama para kolega dan tamu undangan malam itu.
juga investor asing dari India, Arab, Inggris yang ikut berpartisipasi mereka sangat antusias bisa bekerjasama dengan Rakha pengusaha terkenal cerdas dan paling di incar karna kekayaan dan ketampanannya, untuk di jadikan menantu bahkan ada yang rela memberikan anak gadis mereka jadi yang kedua pun tak apa itu sebabnya Rakha membawa sang istri dengan begitu mereka tak akan berani berulah.
pesta pembukaan itu pun di meriahkan dengan tarian khas dari kota asal investor untuk menghormati mereka Rakha pun setuju saja awalnya ia menolak karena itu di luar kebiasaan. Rakha selama ini.
namun demi lancarnya kerjasama dan mengingat besarnya biaya yang ia keluarkan untuk proyek itu Rakha pun terpaksa menyetujuinya.
''namun yang membuatnya bingung adalah ia tak menyiapkan artis untuk mengisi acara sebagai tuan rumah sedangkan untuk menghubungi artis harus membuat jadwal dulu manager dan Rakha di buat bingung harus bagaimana.
''tenang saja biar aku yang akan mengisi acara''
tiba-tiba Kanaya dengan percaya diri menawarkan diri
''tapi Naya''
Rakha merasa ragu namun untuk sesaat ia pun setuju ia pikir tak mungkin Kanaya bisa seyakin itu kalau ia sendiri tak mampu.
''baiklah aku percaya padamu''
Kanaya pun tersenyum ke arah Rakha mereka kembali ke meja viv bersama para investor asing itu.
acara pun berlanjut dengan tarian dan nyanyian dan lagu dari inggris semua tamu nampak terpukau dengan penampilan mereka Kanaya tiba-tiba turun ke panggung acara ia pun ikut menarikan tarian mereka dengan gerakan yang sama bahkan lebih cantik dan gemulai semua mata nampak terpana dan terpesona dengan sosok istri pengusaha nomor satu itu.
Rakha dibuat tercengang dengan yang dilakukan sang istri yang tengah menari dengan lincah dan menghentak itu ia tersenyum dengan kagum melihat Kanaya.
tarian pun usai semua mata tertuju pada Kanaya dan bertepuk tangan.
Kanaya membungkuk dan kembali ke meja nya bersama Rakha.
tampak para investor itu memuji-muji Kanaya
__ADS_1
Kanaya tersenyum simpul Rakha tersenyum bangga.
tak lama kini tarian dan nyanyian dari Arab juga mengisi acara semua mata di buat takjub dengan suguhan dari timur tengah itu namun karna terpesona oleh sosok Kanaya mereka meminta Kanaya untuk turut menari tarian mereka terlanjur, ahirnya ia pun setuju menari bersama mereka dan di ahir acara adalah penutupan tampilan dari India.
''Rakha dan Kanaya di buat tercengang dengan salah seorang penyanyi pria india yang datang memeriahkan acara dengan tampilan khas india mereka menari dengan lincah juga bernyanyi
''ciri khas kami menari sambil menyanyi tuan Rakha , aku yakin kali ini istri mu takan bisa menandinginya.
istri pandai menari tapi tak mungkin dengan menyanyi juga ''
ucap investor India itu
Rakha hanya terseyum tipis tanpa menanggapi meskipun dengan tangan terkepal mendengar ia mencibir sang istri .
penyanyi pria itu mengahampiri Kanaya dan mengulurkan tangannya mengajak Kanaya untuk ikut bernyanyi Kanaya melirik Rakha tak ingin sang suami malu kepalang basah iapun turun bersama penyanyi india itu.
musik menggema dengan keras saat sang pria itu menyanyi dan menari tiba-tiba Kanaya pun melompat meliukan tubuhnya mengikuti gerakan tari mereka dan menyanyi kan lagu yang dibawakan penyanyi india itu dengan fasih dan merdu membuat semua orang tercengang
Rakha terseyum puas dan bangga pada sang istri
Ishq labon pe
Ada cinta di bibir
Ishq duaa mein
Ada cinta di dalam doa
Jism mein, rooh mein
Dalan raga, Dalam jiwa
Ishq rava, rava rawa ravaa
Cinta akan mengalir, mengalir...
Ishq nazar mein
Ada cinta dalam pandangan
Ishq bashar mein
Ada cinta dalan diri manusia
Aks mein, raks mein
Dalam bayangannya, Dalam tariannya
Ishqe nishaan, nishan nishan nishan
Ada tanda-tanda Cinta...
Dum malang malang dum
Aku tergila-gila (tanpa mengetahui apa-apa lagi)
Dum malang malang
Aku tergila-gila
Malang malang dum
Aku tergila-gila
Dum malang malang
Aku tergila-gila
Malang malang dum
Aku tergila-gila
Ishq ishq hai malang mera (x2)
Aku gila karena cintamu
ost dhoom 3π
semua mata tampak tercengang dengan penampilan Kanaya bahkan ada yang merekamnya dan di kirim kesosial media.
Kanaya mengahampiri Rahka dan para investor asing itu.
'nona anda sangat berbakat dan juga pintar ''
puji mereka
''terima kasih tuan-tuan atas pujiannya maaf saya hanya mencoba memberikan yang terbaik untuk menjaga kehormatan suami saya sebagai tuan rumah walau pun saya orang biasa tapi saya bisa menempatkan diri dimana dan bagaimana''
''ucap Kanaya dengan sinis ia menatap para investor itu
''nona anda sungguh pandai berkata-kata dan bahasa asing anda juga sangat fasih ''
kembali salah satu orang itu berkata
__ADS_1
Kanaya terseyum ''itu hanya kebetulan saja tuan aku bisa beberapa bahasa.