
Jessica duduk di sofa berhadapan dengan Rakha yang tengah memeriksa berkas kerja sama mereka
''dari dulu kau tetap dingin tidak pernah berubah
bagaimana kalau kita makan siang bersama hari ini ?''
ajak Jessica ia pun mencoba menyentuh tangan Rakha yang sedang memegang pena ditangannya
sontak hal itu membuat Rakha geram
''jaga batasan mu Jess''
ucap Rakha
namun wanita itu malah tersenyum tipis
''batasan ... batasan apa ini hal biasa dalam bisnis
Rakha jangan sok alim''
tutur Jessica
Rakha hanya mengheula napas nya dengan kasar
''kau seorang wanita Jes, bersikap layaknya seorang wanita yang memilik etika mengingat posisimu seharusnya kau sadar akan hal itu ''
''kau hidup di zaman apa Rakha ?
mana ada wanita seperti itu sekarang realistis saja ayolah kita bersenang-senang jangan terlalu serius ''
cibir Jessica dengan beranjak ia bangkit untuk mendekati Rakha ia bermaksud untuk mencium Rakha dengan mencondongkan tubuhnya
namun tiba-tiba suara Kanaya membuat ia terperanjat
''apa yang akan anda lakukan nona Adithama ?''
dengan melipat tangan di dadanya
''Jo, tolong kau bawa Axelle bermain sebentar ''
titah kanaya
dengan patuh Jonathan membawa Axelle
Rakha yang melihat kedatangan Kanaya nampak mengulas senyum
(syukurlah sayang kau datang aku selamat kali ini )
gumam Rakha dalam hati
''kau... siapa berani-berani nya kau masuk ke ruangan ini ''
geram Jessika
ia tak pernah tau wajah Kanaya ia hanya tau dari Crystal kalau Rakha sudah menikah dan memiliki anak ia tak pernah tau ataupun mencari tau siapa Kanaya.
padahal mudah saja baginya mencari tau tentang Kanaya yang begitu di idolakan semua orang
rupanya ia terlalu percaya diri akan kecantikannya.
Kanaya tersenyum menyeringai dengan berjalan anggun ia membenarkan rambutnya yang tergerai kebelakang dengan percaya diri ia mendekati Rakha dan duduk dipangkuan Rakha
hal itu membuat Jessika membelalakan mata nya namun berbeda dengan Rakha yang tampak senang dengan apa yang dilakukan Kanaya
''hey kau, siapa kau berani duduk dipangkuan Rakha ?''
apa kau tidak tau kalau Rakha sudah menikah akan ku adukan kau pada nya''
ucap Jessika
__ADS_1
''adukan saja aku tidak takut ''
tantang Kanaya ia malah bergelayut manja di pangkuan Rakha ia juga mencium bibir Rakha sekilas membuat Jessica kian meradang
''Kaauuuu ,
berani rupanya pada ku
kita lihat apa yang akan terjadi saat nyonya Mahendra tau kau menggoda suaminya''
kesal Jessica
'' Kanaya dan Rakha malah asyik bermesraan melupakan keberadaan Jessica
Jessika memanggil security untuk membantunya mengusir Kanaya
'baguslah kalian datang dengan cepat, sekarang usir wanita yang tengah menggoda CEO kalian ''
titah Jessika
ia kembali keruangan Rakha yang tengah bermesraan di sofa bersama Kanaya
Rakha dan Kanaya pun menghentikan kemesraan mereka saat security datang.
''kenapa kalian malah diam cepat usir wanita jalang itu''
Jessica kesal karena security yang ia panggil malah diam mematung
''maafkan kami Nona, kami tidak tau yang nona ini maksud adalah anda kami mohon maaf ''
tutur kedua security itu ketakutan berhadapan dengan Kanaya dan Rakha
''kenapa kalian malah meminta maaf pada wanita jalang ini ''
hardik Jessica
kedua security itu saling pandang tak mengerti sebenarnya apa yang tengah terjadi
''pergilah kalian tidak bersalah jangan meminta maaf''
dengan mengulas senyum Kanaya memerintahkan untuk pergi pada kedua security itu
''terima kasih, Nona Mahendra kau memang baik hati selain cantik anda juga sangat ramah terima kasih Nona''
jawab kedua security itu meninggalkan ruangan Rakha
Jessica mematung saat tau kalau yang ia hina dari tadi adalah istri Rakha
ia pun memutar tubuhnya menatap Kanaya yang kini berdiri dihadapannya
''jadi siapa yang mau kau adukan padaku Nona Jessica
oh ya kau bilang aku jalang kan tadi sebaiknya kau berkaca siapa disini yang jalang dan siapa yang menggoda suamiku?''
lagi pula aku suka menjadi jalang untuk suamiku sendiri dan itu tidak berdosa''
Jessika berdiri tak berkutik dihadapan Kanaya
(sial aku salah orang lagi... Cris kenapa kau tak bilang kalau Kanaya itu cantik juga pintar habislah aku kali ini gara-gara aku membantumu )
Jessica merutuki Crystal dalam hati
Kanaya berjalan mengambil berkas kerjasama yang tadi sekilas ia pelajari saat Jessica memanggil security
''oh ya Nona Jessica aku membatalkan kerjasama ini silahkan anda bawa kembali berkas anda ''
ucap Kanaya dengan arogan nya,
Rakha mengulas senyum di bibirnya melihat sikaf sang istri
__ADS_1
''tu-tunggu dulu kau tak bisa membatalkan kerjasama ini ayah ku akan memarahiku kalau tau kerjasama ini batal
dan kalian pun tak bisa membatalkannya secara sepihak kalian akan rugi besar dan kau pun tak punya hak disini selain Rakha kau tidak bisa membatalkannya''
tukas Jessica mencoba menekan Kanaya
'' kau salah Nona Jessica aku berhak karna perusahaan ini atas namaku , aku tak peduli kalau aku harus mengeluarkan semua uangku demi menjaga apa yang menjadi miliku ''
tegas Kanaya membuat Jessica tertohok tak bisa berkata-kata
''satu lagi Nona , sampaikan salam ku pada Crystal jangan bersembunyi seperti pengecut hadapi aku secara langsung ''
kembali Kanaya membuat Jessica tak bisa berkutik dengan perasaan kesal Jessica meninggalkan ruangan Rakha
Rakha memeluk Kanaya dari belakang
''istriku memang hebat , ahirnya aku bebas dari singa betina tadi ''
Kanaya membalikan tubuhnya menatap tajam Rakha
''iya , kau bebas dari singa betina tadi , tapi kau tak akan bebas dari macan kali ini ''
ucap Kanaya dengan cepat ia mencubit pinggang Rakha
''ahhh adduuuuuhhh ... sakit sayang, apa salah ku ?''
Rakha meringis Kanaya mencubitnya bertubi-tubi
''kalau aku tak datang entah apa yang akan terjadi antara kau dan singa betina tadi yang terus-terusan menggodamu , dan kau malah diam saja ''
Rakha berusaha menghindari Kanaya dengan berlari di ruangan itu Kanaya melempar bantal yang ada di sofa juga beberapa berkas yang berhamburan
''Daddy .... Mommy kalian sedang main apa ?
aku juga ikutan dong''
tiba-tiba suara Axelle memecah keributan antara Kanaya dan Rakha pemuda cilik itu melepas pegangan tangan Jonathan yang melongo melihat suasana kantor seperti perahu pecah
''Ax, tolong Daddy
Mommy mu ingin mencubit Daddy''
Rakha dengan memelas meminta tolong pada putranya itu ia bersembunyi di belakang sang anak
''Mommy kenapa mommy marah sama Daddy
Daddy kan baik Daddy tidak nakal ...
Daddy sayang Mommy ''
Kanaya menghentikan aksinya saat melihat wajah sang anak
''sayang Mommy dan Daddy hanya main -main kok gak beneran Mommy juga sayang Daddy ''
Kanaya tak ingin Axelle tau masalah mereka ia ingin Axelle tumbuh dengan memiliki rasa cinta dan rasa saling mengasihi
Rakha yang sengaja memanfaatkan situasi agar terhindar dari kemarahan sang istri yang tengah terbakar cemburu itu
''Axelle bilang pada Mommy untuk mencium Daddy kalau Mommy benar sayang Daddy ''
titah Rakha pada Axelle
ia terseyum penuh kemenangan karna Axelle selalu mematuhinya
Kanaya dan Jonathan membulatkan mata mereka atas permintaan Rakha
dan mau tidak mau Kanaya pun menuruti keinginan Axelle untuk mencium Rakha.
__ADS_1
Kanaya Syareefa Mahendra