Istriku Sayang Istriku Malang

Istriku Sayang Istriku Malang
Penghianatan


__ADS_3

Setelah peristiwa yang menimpa Kanaya beberapa waktu yang lalu Rakha semakin memperketat penjagaan terhadap sang istri.


berita kembali nya Damar juga membuat heboh dimana Damar kembali memimpin perusahaan milik Prawira walaupun tak sebesar Mahendra namun perusahaan milik Prawira juga tak bisa dianggap remeh selama Damar memimpin perusahaanya berhasil mendapatkan tender dan proyek besar meskipun dengan cara curang sekalipun Damar bertekad ingin mengalahkan Rakha dan merebut Kanaya dari pengusaha no 1 itu


saat ini Rakha di buat pusing dengan kebocoran proyek nya yang ternyata ulah Damar dengan memasukan orang kepercayaannya ke perusahaan Rakha


''bagaimana mungkin semua ini bisa terjadi apa yang kalian kerjakan sebenarnya selama ini hah''


Rakha geram dengan kesal ia melempar semua berkas dimejanya


nampak Siska ,Noni dan stap bagian desain yang bertanggung jawab untuk mendapatkan tender dari pengusaha asal Belanda itu terlihat panik


Rakha sangat bersemangat dengan proyek itu karna ia ingin semakin melebarkan sayap nama perusahaannya di kancah dunia.


meskipun saat ini posisinya masih aman sebagai pengusaha ternama juga terkaya no 1 di dunia tapi ia sadar itu tak akan selamanya masih banyak yang ingin menggeser posisinya dan pasti banyak musuh yang menginginkan kehancurannya


''kami tidak tau Tuan , kenapa desain kita bisa di curi dan di presentasikan perusahaan Prawira sepertinya ada yang sengaja membocorkan nya ke pada mereka ''


ungkap Siska dengan terbata


Rakha dan Jonathan pun berpikiran sama dengan Siska


''aku tidak mau tau apapun alasannya kalian harus bertanggung jawab cepat perbaiki desain kita kalau perlu kalian lembur ''


titah Rakha


''semua stap pun terpaksa mematuhi perintah Rakha


''Jo, kau selidiki siapa yang mencuri desain kita dan bawa kehadapanku ''


kembali Rakha berkata


''Baik tuan''


''rupanya ada yang ingin bermain-main denganku kalian salah memilih lawan''


gumam Rakha dengan mengulas senyum samar membuat para stap itu bergidik ngeuri


''mereka pun keluar dari ruangan meting itu


''rasanya aku akan mati membeku diruangan tadi''


ucap Siska


''kau benar, sudah lama kita tak melihat wajah dingin Boss''


timpah Noni


Rakha nampak memijat kepalanya yang berdenyut nyeri ahir-ahir ini ia memang sedikit tertekan dengan masalah Damar yang menginginkan Kanaya kini masalah perusahaan .


Jonathan yang melihat Bos sekaligus sahabatnya itu menjadi iba


ia pun pergi meninggalkan ruangan Rakha


tanpa sepengetahuan Rakha asistennya itu menghubungi Kanaya


Kanaya yang tengah bersantai dengan Sarra pun di buat heran saat Jonathan menghubunginya


Kanaya📱''iya Jo, ada apa tumben kau


menghubungiku apa ada sesuatu?


Jonathan 📱'' Nona bisakah kau ke kantor saat ini


Tuan sepertinya sangat membutuhkan


anda Nona


Jonathan pun menceritakan masalah yang terjadi dikantor yang membuat Rakha uring-uringan


Kanaya pun setuju untuk datang ke kantor


''momm,


Naya harus ke kantor Rakha membutuhkan Naya'' Kanaya meminta izin dan menceritakan masalah yang menimpa Rakha


''iya sayang pergilah biar supir dan para pengawal menjaga mu ''


ucap Sarra


Kanaya pun mengangguk dan segera bersiap


untuk ke kantor menemui Rakha


Kanaya pun berangkat ke kantor diantar supir juga beberapa pengawal yang bertugas menjaganya .


tak lama ia pun sampai Jonathan nampak sudah menunggunya di lobi kantor dengan sigap Jonathan membuka kan pintu mobil yang Kanaya tumpangi saat mobil yang membawa Nonanya itu berhenti tepat di hadapannya.


''Nona''


Jonathan menyambut nonanya itu


Kanaya mengulas senyum tipis


ia pen berjalan perlahan di ikuti Jonathan dan para pengawal.


kedatangan Kanaya disambut antusias setelah lama ia tak menginjakan kaki di kantor itu


__ADS_1


walau pun dengan perut sedikit membuncit namun


tak mengurangi kecantikan wanita kesayangan Rakha itu malah membuatnya terlihat semakin cantik dan seksi .


Jonathan pun semakin dibuat kagum


Kanaya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu ia masuk ke ruangan sang suami nampak Rakha yang tengah memijat kepalanya dengan mata terpejam


''sayaang ''


panggil Kanaya


Rakha yang melihat kedatangan sang istri pun bangkit dari duduknya dan menghambur memeluk Kanaya


''kau disini , dengan siapa kau kemari ''


cerca Rakha


''aku diantar supir dan para pengawal mereka kini sedang berjaga diluar pintu ''


jawab Kanaya


sudah jangan cemaskan aku , aku kesini untuk memberikan vitamin pada ayah bayiku ''


timpal Kanaya


Rakha tertawa senang ''


''baiklah cepat beri aku vitaminnya ''


dengan cepat ia meraup bibir pink Kanaya dengan penuh hasrat ia ******* juga mengabsen isi bibir sang istri ,Kanaya pun membalas ciuman sang suami dengan sama panasnya lidah mereka saling membelit mengecap rasa masing-masing.


lama-kelamaan rasa itupun kian menuntut tubuh mereka yang kini mulai memanas Rakha membuka retsleting gaun yang Kanaya kenakan hingga jatuh begitu saja di lantai begitu pun Kanaya ia membuka dasi dan jas yang Rakha kenakan dengan bibir masih saling mamagut Kanaya melepas kancing kemeja Rakha satu per satu


Rakha membopong tubuh Kanaya ke kamar pribadi diruangannya dan merebahkan tubuh Kanaya dengan hati-hati di lepasnya pengait bra di tubuh Kanaya'


'''ukurannya semakin besar saja aku akan sangat puas menikmatinya ''


ucap Rakha di sela-sela cumbuannya


Kanaya meremas rambut Rakha yang tengah menyesap puncak bukitnya yang berwarna merah muda terlihat menegang saat Rakha menyesapnya dengan rakus juga meremasnya


''ah... ahhh... sayang... emmm''


Kanaya mulai mendesah merasakan sentuhan -sentuhan yang Rakha berikan


Kanaya pun tak kalah dengan sang suami dibelainya surga dunianya itu yang selalu memberinya ke puasan Rakha


''kau menginginkannya sayang ''


bisik Rakha


jawab Kanaya


Rakha pun membuka celana nya mulai memposisikan dirinya di atas tubuh Kanaya dengan bertumpu pada kedua sikunya agar tak menimpa perut sang istri di kecupnya perut Kanaya dengan sayang


''ah... ahh''


Kanaya kembali melenguh saat Rakha memasukinya dengan pelan namun pasti membuatnya merasa benar-benar di cintai


Rakha kembali menyesap dan mencumbu Kanaya dibawah kungkungannya


''ahh... ahhh'' sayang kau membuatku terus ingin melakukannya kau sungguh nikmat... ahkkk''


Rakha mengerang saat kenikmatan itu menghimpit tubuhnya


'suara desahan dan erangan menggema di kamar itu Kanaya mencengkram bahu Rakha denga erat


''Sayaang... ah... ahhhh a-aku sudah tak tahan ahkkk'' emmhhhh


Kanaya meracau saat Rakha benar-benar memberinya kepuasan yang tiada tara


''tunggu aku... kita lepaskan bersama... ahhh.. ahkkk''


bersamaan Rakha yang mengerang panjang pertanda ia sudah mencapai puncaknya Kanaya pun melengkingkan tubuhnya dibawah sana yang membuatnya serasa terbang


Rakha pun menjatuhkan dirinya di samping Kanaya keringat membasahi pelipisnya


''terima kasih vitaminnya''


ucap Rakha dengan terengah


Kanaya terseyum dan Rakha pun mencium kening Kanaya dengan penuh cinta .


beberapa saat kemudian Kanaya membersihkan dirinya lalu kembali memakai gaunnya dan merapikan penampilnnya dan merias wajahnya tipis karna memang ia tak suka memakai makeup tebal selesai berhias ia pun menghampiri Rakha yang nampak terlelap usai percintaan mereka Kanaya menarik selimut untuk menutupi tubuh Rakha dan mengecup keningnya ia pun keluar dari kamar pribadi itu ia memunguti pakaian Rakha yang berserakan dan ia letakan di kamar


lantas ia pun memanggil Jonathan.


'' iya Nona ''


Jonathan masuk ke ruangan


'' Jo,kapan presentasi itu akan dilakukan ?


tanya Kanaya


''besok Nona ''


jawab Jonathan

__ADS_1


''baiklah bawa aku ke ruang pengawas sekarang '' titah Kanaya


Jonathan pun membawa Kanaya ke ruang pengawas semua stap diruangan itu nampak terkejut melihat kedatangan Kanaya


putar rekaman saat desain itu hilang '' titah Kanaya


terlihat dalam rekaman itu hanya ada stap , Siska dan Noni yang berada diruangan itu tak ada yang janggal sama sekali Kanaya nampak serius mengamati gerak gerik di monitor itu hingga


''tunggu dulu , cahaya apa itu ?


mungkinkah ''


pikir Kanaya ia melirik Jonathan sepertinya Jonathan pun berpikiran yang sama dengan apa yang Kanaya pikirkan


''Jo , ikut aku ''


Kanaya pun segera menuju ruangan desain bersama Jonathan dan para pengawalnya semua stap diruangan itu nampak heran dengan kedatangan Kanaya.


dengan berjalan perlahan Kanaya mendekati lemari dimana buku dan maf laporan berjejer nampak sesuatu yang ia curigai dan ia pun mengambilnya '


'Jo ambilah dan kumpulkan sebagai bukti '' Jonathan mengambil sebuah maf tebal dimana ada kamera kecil yang tersimpan disana


Kanaya mengahampiri para stapnya juga Siska dan Noni dengan santai ia mendekati salah satu dari mereka dan


''PLAAAKKK ''


satu tamparan ia daratkan ke arah Noni membuat semua orang tercengang


''kalian tentu paham dengan tamparan yang aku lakukan padanya ''


dengan rasa kesal dan kecewa Kanaya menatap temannya itu


semua nampak terkesiap tak percaya bila Noni lah yang membocorkan desain itu


''kenapa kau lakukan Non, apa salah ku dan suamiku padamu hingga kau tega menghianati kami ''


lirih Kanaya


''Naya ... maaf, aku ... aku terpaksa Naya aku


''ucap Noni dengan mengiba ia meminta maaf pada Kanaya


''gue gak nyangka Non... kalau lu tega ngelakuin ini sama Naya ... lu dah gila apa?'' gue kecewa sama lo ''


kesal Siska ia sangat syok tak mengira Noni bisa berbuat seperti itu pada sahabatnya sendiri


''apa yang Tuan Damar janjikan padamu hingga kau tega menusukku dari belakang Non... tadinya ku kira kau sahabatku tapi ... ternyata kau tega menghianatiku...


tukas Kanaya


Noni hanya bisa menunduk malu atas perbuatannya


''a-aku mencintai Damar...Naya.... maafkan aku ''


Kanaya terperanga dengan pengakuan Noni


''dia hanya memanfaatkan lo ... dan lo mau aja di peralat sama cowok brengsek kaya dia... dimana otak lo Non... lu lupa yang dia lakuin ke Naya... bener-bener lu ya... ihh''


Siska begitu kecewa dan marah pada sahabat baiknya itu


''Sis, gue tau yang gue lakuin salah tapi gue... gue


udah terlanjur gue cinta sama Damar dan gue takut ... '


'Noni tertunduk dengan berderai air mata


Kanaya dan Siska saling pandang mereka sama-sama berpikir kalau hubungan Noni dan Damar sudah terlalu jauh


''jangan bilang kalau lo udah ngelakuin hal yang lebih...''


tanya Siska


Kanaya dan Siska juga Jonathan tampak terkejut saat gadis lugu itu mengakui kalau ia sudah melakukan hubungan yang terlampau jauh bahkan Noni menangis sampai tersedu-sedu takut kalau ia sampai mengandung dengan iming-iming Damar akan bertanggung jawab asalkan Noni mau membantu Damar


''lu tau... lu itu goblok tau gak... ?''


Siska emosi dengan kebodohan Noni


''Sis, udah ... ''


Kanaya menarik tangan Siska yang ingin mencekik Noni karna gemas dengan nasib gadis itu


''Noni, aku gak akan nyalahin kamu, kamu hanya dibutakan oleh cinta dan ketakutan mu pada Tuan Damar, tapi akibat ulah mu suamiku jadi stres akan masalah ini, ini proyek yang ia mimpikan meskipun presentasi nya akan dilakukan besok tetap saja kau sudah membuat kekacauan akibat perbuatan mu semua orang terkena imbasnya''


para stap pun serempak mengolok-ngolok Noni yang kecewa atas perbuatn nya


''Noni semakin terpuruk ''Siska ingin menolong namun rasa kecewa nya teramat besar pada sahabatnya itu


''Jo, kau bereskan masalah ini dan desain yang akan kalian presentasikan bawa ke ruangan suamiku''


titah Kanaya


Jonathan pun mengangguk


''dan Noni maaf aku tak bisa mempertahankan mu di perusahaan ini, aku bisa saja mempertahankanmu tapi tidak dengan suamiku kau tau dengan jelas bagaimana suamiku dia tak akan mengampuni siapapun yang menghianatinya''


timpal Kanaya dengan perasaan kecewa ia beranjak di ikuti Jonathan dan para pengawalnya Noni terduduk lemas dilantai


Siska ingin sekali membantu namun kekecewaanya yang teramat besar pun membuatnya meninggalkan Noni dengan perasaan kesal

__ADS_1


para stap pun mencibir dan menatap sinis padanya Noni kembali menangis tersedu-sedu.


__ADS_2