
Pernikahan Andra dan Noni di gelar di Hotel milik Rakha
ijab kabul pun berlangsung dengan lancar tanpa hambatan berarti kini mereka tengah melangsungkan resepsi pernikahan nya
nampak beberapa teman dan kerabat juga hadir yang Andra undang
berbeda dengan Prawira yang mengundang rekan bisnis nya
semua orang kini sudah tau Noni adalah anak yang Prawira adofsi
dan sebagai penerus keluarga Prawira menggantikan mendiang putranya Damar
ia pun sudah ikhlas dengan meninggalnya sang putra karna pilihan hidupnya yang salah ia terkadang selalu menyalahakan dirinya sendiri hingga Damar menjadi pribadi yang egois
namun berkat Noni yang selalu tulus menyayangi Prawira sebagai seorang Ayah ahirnya Prawira pun bisa menerima kenyataan tersebut
Adam dan Sarra nampak antusias dengan menikah nya Dokter jomblo itu
bagaimanapun Adam lah yang selalu memberi kepercayaan penuh terhadap Andra untuk merawat Kanaya juga kepercayaannya memegang jabatan Direktur Mahendra Hospital
''Dra , selamat ya atas pernikahan kalian semoga kalian bahagia dan segera memiliki momongan''
ucap Sarra dan di aminkan Adam juga Andra dan Noni
Arjuna hadir bersama Rena dan putri cantik mereka Baby Zee yang begitu Axelle sayangi hingga ia merengek kedua orang tuanya untuk memberikan adik seperti Baby zee
Arjuna memangku Baby Zee bersama Rena memberikan ucapan selamat
''selamat bro, ahirnya lo nikah juga dan titel jomblo lo ambyar ''
''sialan lo, gue tuh nunggu jodoh gue dengan setia dan ahirnya jodoh gue dateng kan spesial lagi ''
jawab Andra sembari melirik ke arah Noni yang tersenyum kikuk dengan wajah memerah
mereka pun tertawa melihat hal itu
Rena memeluk Noni
''selamat ya Non... semoga lo bisa bahagia dan segera nyusul kita-kita dapet momongan ''
''Amiin''
Jonathan hadir bersama Siska dan bayi mereka yang sudah menginjak usia 1 thn berbeda stengah tahun dengan bayi Arjuna dan Rena
bayi Siska laki-laki dan sangat mirip dengan Siska
''bro selamat ahirnya kalian ngikut juga jadi manten , cepat cetak gol dan bikin Andra junior atau Noni junior ''
ucap Jonathan dengan terkekeh
'' pastilah kalau itu , gue pasti gaspol gak akan gue kasih kendor secara tinggal gue ketinggalan jauh dari kalian ''
''gila Lo...
timpah Jonathan atas jawaban Andra
Noni semakin dibuat kikuk oleh ulah Andra
Siska memeluk Noni sahabatnya itu
''selamat ya Non , gue harap kali ini lo bisa bahagia selamanya jangan bersedih lagi Dokter Andra laki-laki yang baik dia sangat mencintai lo''
tulus Siska
Noni mulai berkaca-kaca
''iya gue tau , tanks lo selalu dukung gue selama ini lo sahabat gue yang terbaik Sis''
timpah Noni keduanya pun berpelukan
Kanaya bersama Rakha juga turut hadir dengan membawa c kecil Axelle yang kini malah anteng bermain bersama Baby Zee ditemani Adam dan Sarra
dengan perutnya yang kini tinggal menghitung hari menuju persalinannya
bersama Rakha ia naik ke pelaminan
''Kak Andra selamat untuk mu semoga Kak Andra bahagia bersama Noni, jagalah dia seperti Kakak menjaga ku selama ini jangan pernah sekalipun menyakiti nya atau Kak Andra akan berhadapan denganku ''
tutur Kanaya yang di iya kan Andra dan dibarengi senyum mereka
__ADS_1
''ampun Nyonya Mahendra ''
Andra tersenyum dengan Kanaya dan untuk sesaat mereka berjabat tangan dan memberi pelukan
''Noni selamat ya semoga kau selalu bahagia ''
Kanaya dengan memeluk Noni
''terima kasih Naya ''
''Oh ya kau jangan terlalu lelah Mas Andra bilang kau akan segera melahirkan ''
ucap Noni dan di anggukan Kanaya
Rakha merengkuh Kanaya
dan mengecup kepalanya seperti biasa Rakha tak sungkan mengungkapkan perasaan sayang nya pada Kanaya dimana pun
''dasar bucin ''
ledek Andra
Rakha mendelik pada Andra dan mengulas senyum sinisnya
''kau juga sebentar lagi pasti merasakannya oh ya cepat susul kami semua kau kan ahli dalam bidang itu mengingat kau dokter kandungan kau pasti bisa kejar target lah''
Rakha menatap Andra
''kau itu sebenarnya memuji atau meledek sih
benar-benar ya dasar bucin akut ''
Rakha kembali membelalakan matanya saat Andra meledeknya terus-terusan
Kanaya dan Noni hanya bisa mengheula napas mereka dengan kasar selalu saja tiap bertemu mereka selalu berdebat pikir Kanaya dan Noni
resepsi Andra dan Noni pun selesai semua tamu pun sudah mulai meninggalkan Hotel
Andra dan Noni pun menginap di Hotel itu sebagai kado dari Adam dan Sarra
sementara Rakha memberikan perjalanan Honeymoon untuk sahabatnya itu ke Maldevis yang rencananya mereka akan berangkat keesokan harinya.
Rakha dan Kanaya kembali ke mansion bersama Adam , Sarra dan Axelle
dan menggendonnya ke kamar Axelle di ikuti Sarra
Kanaya dibantu Rakha menuju kamar mereka dengan memasuki lift r yang mengantar mereka langsung ke kamar
ceklekkk
Rakha membuka pintu kamarnya
dengan masih menggenggam tangan Kanaya
Kanaya menarik tangan Rakha membuat suaminya itu menoleh
''ada apa sayang''
Kanaya malah memeluk Rakha
dan mendekapnya erat
''tidak apa-apa hanya ingin memelukmu saja''
ungkap Kanaya dengan mengeratka pelukannya
Rakha merasa ada yang tidak beres dengan istrinya itu yang sedari tadi lebih banyak diam
ia pun menuruti ke inginan Kanaya membiarkannya memeluknya
Rakha menangkup wajah Kanaya yang terlihat agak pucat perlahan Rakha pun mencium bibir Kanaya dan ******* bibir manis itu yang selalu membuatnya candu dan tergila-gila
puas mengexplor bibir Kanaya Rakha mencium kening sang istri
''kau pasti lelah beristirahatlah ''
ucap Rakha dengan kembali memeluk Kanaya namun Kanaya malah meremas kemeja Rakha dengan kuatnya
otomatis hal itu membuat Rakha panik tampak Kanaya terlihat kesakitan keringat membasahi pelipisnya wajah Kanaya nampak pucat
__ADS_1
''sayang kau kenapa , apa ini sudah waktunya ?
jangan membuatku takut sayang...
Rakha mulai panik Kanaya memegangi perutnya dan memeluk Rakha
sambil menahan sakit yang perlahan menderanya
Rakha pun merogoh sakunya menghubungi Andra
lama tidak ada jawaban hingga beberapa kali mencoba ahirnya Andra menjawab dengan nada kesal
''kau kemana lama sekali, cepat ke rumah sakit bersiap Naya mau melahirkan ''
bentak Rakha
sementara Rakha panik dengan keadaan Kanaya yang kesakitan akan melahirkan
Andra yang sedang mulai pemanasan dengan Noni di buat Kesal dan mengumpat Rakha
Flashback on
Andra yang sudah selesai membersihkan diri kini tengah menunggu Noni dari kamar mandi
tak lama Noni pun keluar dari kamar mandi
nampak Noni terlihat gugup
melihat Andra yang menatapnya membuat ia semakin gugup
Andra pun meminta Noni duduk di samping nya Noni pun menuruti permintaan Andra perlahan ia duduk di samping pria berkaca mata itu dengan jantung berdetak kencang
Andra menaruh kacamatanya di nakas ia melirik ke arah Noni untuk sesaat ia juga dilanda panik dan bingung harus berbuat apa
hingga keduanya saling menatap dan tanpa basa basi Andra mencium bibir Noni dengan rakusnya
begitu pun Noni ia membalas ciuman Andra tak kalah panasnya keduanya saling ******* dan saling memagit bertukar saliva
Andra melepas piyama Noni satu persatu begitupun sebaliknya dengan Noni hingga tanpa sadar keduanya kini tanpa sehelai benang pun
saling memberi sentuhan dan buaian membuat mereka mabuk kepayang hingga handphone Andra berbunyi membuyarkan mereka
''Mas, angkat dulu siapa tau penting ''
ucap Noni di tengah pagutannya
''biarkan saja ini lebih penting''
tutur Andra yang kembali memagut bibir sang istri
keduanya kembali saling ******* dan saling menyentuh namun suara panggilan itu tak juga berhenti ahirnya Andra pun bangkit dan mengangkat panggilannya terlihat nomor Rakha yang memanggil
''shitttt'''
''ada apa kenapa kau menggangguku ''
Andra dengan berteriak kesal namun sesaat ia pun bergegas memutus panggilan Rakha ia kembali memakai pakaiannya melihat itu Noni dibuat heran
''Mas , ada apa ''
''sayang Naya mau melahirkan , tadi Rakha yang menelpon ''
jawab Andra dengan paniknya ia berpakaian dan mengambil kunci mobilnya untuk pergi ke rumah sakit
''maafkan Mas, mas harus pergi ''
Noni menangkup wajah Andra
''tidak apa-apa kita bisa melakukannya kapan saja kita punya banyak waktu sekarang Naya membutuhkanmu pergilah aku akan menunggumu
itu lebih penting
ucap Noni dengan senyum di bibirnya
Andra pun mengangguk ia pun mengecup kening Noni
''mas janji begitu semua selesai mas segera kembali''
Andra pun pamit meninggalkan Noni
__ADS_1
ia nampak tergesa-gesa menuju rumah sakit
Flasback off