
hari pernikahan Arjuna dan Rena pun tiba
acara dilangsungkan di hotel milik Rakha di pusat kota
suasana nampak meriah usai ijab kabul dan di teruskan acara resepsi
Kanaya memberi ucapan selamat pada Rena dan Arjuna bersama Rakha yang menuntun Axelle
''selamat ya Ren, Kak jun , semoga kalian selalu bahagia dan cepat mempunyai momongan ''
tulus Kanaya
dan di aminkan kedua pengantin
''jadi pengantin juga sahabatku ini selamat ya bro... gas terus biar langsung jadi ''
ucap Rakha ambigu
dan disambut dengan tawa dari Arjuna
kemudian Jonathan bersama Siska yang kini mereka juga sudah bertungan setelah peristiwa di klub beberapa waktu lalu.
Jonathan memutuskan untuk melamar Siska.
dan kini mereka tak perlu untuk sembunyi-sembunyi lagi kalau mereka berpacaran
bersama Adam dan Sarra
juga Kanaya dan Rakha mereka melamar Siska untuk Jonathan.
''acara pun berlanjut Sarra dan Adam kini turut berdansa semua tamu undangan nampak semangat dengan hadirnya pasangan tersebut
kemudian Jonathan dan Siska.
''Rakha sebernya ingin mengajak Kanaya untuk berdansa juga namun mereka tak mungkin meninggalkan Axelle sendiri.
tiba-tiba mc meminta Kanaya untuk bernyanyi permintaan dari pengantin
tak ingin membuat teman nya kecewa Kanaya meminta izin pada Rakha dan suaminya itupun mengizinkannya untuk tampil.
dengan memainkan piano Kanaya mulai bernyanyi
aksi Kanaya di abadikan beberapa tamu undangan dan mengunggah nya media sosial mereka
''istri sultan bersuara emas''
begitulah kira-kira cuitan mereka.
Kanaya menyanyikan lagu :
''A Thousand Years''
dari Christina Perri
''Heart beats fast
Colors and promises
How to be brave?
How can I love when I'm afraid to fall?
But watching you stand alone
All of my doubt suddenly goes away somehow
One step closer
I have died every day waiting for you
Darling, don't be afraid
I have loved you for a thousand years
I'll love you for a thousand more
suasana tampak larut dalam lagu yang Kanaya bawakan suara merdunya membuat yang mendengar hanyut dalam lagu tersebut.
Rakha begitu terpesona akan Kanaya
__ADS_1
yang selalu membuatnya jatuh cinta setiap harinya.
larut malam resepsi pernikahan Arjuna dan Rena selesai semu tamu undangan pun telah meninggalkan pesta.
hanya Andra saja yang tak hadir karna ia harus melakukan oprasi cesar pasiennya
sebenarnya ia ingin hadir namun tugas nya sebagai dokter lebih penting .
sebagai permintaan maaf Andra memberikan kado paket bulan madu untuk Arjuna dan Rena ke Maldivest
''Sarra dan Adam kembali ke mansion juga Axelle yang sudah terlelap tidur dipangkuan Sarra
Jonthan juga mengantar Siska pulang dan kembali ke apartemennya.
''sementara Kanaya dan Rakha memilih untuk bernostalgia dengan mengunjungi apartemen milik Rakha yang sudah jarang mereka tempati
mereka kini tengah dalam perjalanan ke apartemen mereka dengan mengendari mobil nya dengan kecepatan sedang.
Rakha tiba-tiba merasakan ada yang sedang mengikuti mobilnya
ia menoleh ke arah spion
merasa ada yang tidak beres dengan Rakha yang mempercepat laju mobil mereka Kanaya melirik ke arah suaminya itu
''sayang, ada apa? apa ada yang tidak beres?
tanya Kanaya cemas
''kita di ikuti, tenanglah kita lihat apa yang mereka mau ''
ucap Rakha tak ingin Kanaya cemas
Rakha mempercepat laju mobil nya untuk menghindari mobil yang terus mengikutinya
hingga mobil mereka memasuki kawasan padat penduduk
''Rakha memilih memarkirkan mobilnya ke pinggir jalan dan benar saja mobil yang mengikutinya pun ikut berhenti nampak ada sekitar 5 orang yang turun dari mobil berwarna hitam itu mereka turun dan meminta Rakha untuk turun dari mobil.
''sayang kau tunggu di sini , ingat apapun yang terjadi kau jangan ikut turun ''
titah Rakha dengan mengulas senyum tipis
''tidak , kumohon kita cepat pergi dari sini mereka terlihat berbahaya aku takut''
ucap Kanaya dengan mata mulai berkaca-kaca
''tenang saja, jangan cemas dan lakukan yang aku katakan''
kembali Rakha pada Kanaya
dengan cepat Rakha mengambil senjata api nya yang selalu ia simpan di mobilnya
hal itu membuat Kanaya semakin ketakutan selama ini ia tak pernah melihat Rakha mempunyai senjata.
Rakha keluar dari mobilnya
dengan menatap tajam kelima pria dihadapannya itu
''apa yang kalian inginkan ?
kenapa kalian mengikuti ku ''
tanya Rakha dengan tenang
''serahkan wanita yang bersamamu ''
dan kau boleh pergi , biarkan wanita itu untuk kami bawa''
Rakha mengepalkan tangannya saat mendengar perkataan salah satu orang itu.
begitu juga Kanaya yang berada dalam mobil ia semakin ketakutan juga cemas akan Rakha
''aku tak akan membiarkan kalian menyentuh wanitaku ''
geram Rakha dan perkelahian pun terjadi
Kanaya mencoba menghubungi Jonathan
Rakha nampak bertarung dengan sengit
__ADS_1
bughhh....
bughh...
pukulan demi pukulan Rakha layangkan pada mereka.
salah satu dari mereka mencoba menyerang Rakha dengan membabi buta namun Rakha dengan tenang dapat menahan juga menangkis serangan demi serangan .
salah seorang dari mereka mencoba membuka mobil dimana Kanaya berada karna pintu tak di kunci Kanaya dari dalam membuat pria itu
dengan mudah menarik nya keluar
''lepas jangan sentuh aku tolong....Rakha....
Kanaya berteriak
Rakha dengan cepat memutar tubuhnya dan melayangkan tendangan ke arah pria yang menarik tangan Kanaya
brukkk
pria itu tersungkur ke tanah Kanaya menjerit histeris orang-orang itu kembali meyerang Rakha dengan brutal
Kanaya yang berada dibelakang Rakha pun semakin ketakutan
''shittt''
rupanya kalian ingin main-main denganku baiklah cukup sampai disini kalian membuat istriku ketakutan ''
''Rakha mengeluarkan senjata api nya
dan mengarahkannya ke salah satu dari mereka
'dorrrr.....
suara tembakan itupun tepat mengenai kaki salah satu dari mereka
membuat pria itu meraung kesakitan memegangi kakinya
Rakha kembali mengarahkan senjatanya kepada 4 orang lainnya membuat mereka mundur
tak berani mendekat
dorrrr.... dorrrr
Rakha kembali menembakan peluru dari pistolnya ke arah 4 orang itu
untunglah Jonathan tiba dengan para pengawal Rakha
''Jo , kau bereskan sisanya dan kau tau kan apa yang harus kau lakukan ?''
''baik Boss''
jawab Jonathan ke 5 orang itu pun di seret Jonathan dan para pengawal Rakha ke markas.
nantinya Rakha akan melakukan introgasi
dan setelah itu baru akan di bawa ke kantor polisi
untuk adili .
Rakha memeluk Kanaya yang ketakutan
tubuh Kanaya pun bergetar saking takutnya
''semua sudah selesai , jangan takut ayo kita pulang ''
''ka-kau tidak apa-apa kan kau tidak terluka?
tanya Kanaya cemas
''aku baik-baik saja''
jawab Rakha .
''Rakha pun bergegas membawa Kanaya untuk meninggalkan tempat itu
begitu Jonathan beserta tawanan mereka kini.
__ADS_1
Rakha Mahendra