Istriku Sayang Istriku Malang

Istriku Sayang Istriku Malang
Ingin selalu bersama


__ADS_3

pagi menjelang Rakha terbangun saat sinar mentari memasuki ruang kamar mereka yang berdinding kaca.


karna ia meminta kamar yang paling megah dan paling atas untuk mengahabiskan malam pertamanya .



ia meraba-raba tempat tidur namun ia tak menemukan sang istri ia pun mengangsurkan tubuhnya duduk dengan bersandar pada tempat tidur dengan tubuhnya yang masih dalam keadaan polos.



saat mendengar gemercik air di kamar mandi ia kembali mengingat percintaannya semalam ia pun tersenyum hingga matanya menangkap pemandangan di atas sprei tempat tidur dimana bercak darah terlihat disana


''Naya... ''


gumamnya


ia pun beranjak menyusul Kanaya ke kamar mandi tanpa pakaiannya ia membuka pintu kamar mandi nampak Kanaya sedang mengguyur tubuhnya di bawah shower.


Rakha tersenyum melihat tubuh indah sang istri


tanpa Kanaya sadari Rakha sudah dibelakangnya dan mulai memeluk dan meremas bukit kembarnya dan berbisik ditelinganya


'' kenapa kau meninggalkan aku sendiri di tempat tidur? aku mencarimu''


bisiknya sambil menjilati telinga sang istri Kanaya mendesah pelan saat Rakha terus meremas bukit kembarnya juga mencumbu ceruknya di bawah shower .


keduanya basah oleh guyuran air Kanaya membalikan tubuhnya ke hadapan sang suami '


'


''' maaf ''


lirih Kanaya dengan wajah yang sudah memerah Rakha menangkup wajah Kanaya keduanya saling memagut membelit lidah mereka tanpa rasa jijik.


kepala mereka bergerak kekiri dan ke kanan saling menyesap dan *******.


Kanaya melompat ke pelukan sang suami tangannya melingkar di leher Rakha juga kakinya yang lingkarkan ke pinggang Rakha dengan mulut yang masih saling memagut sesuatu dibawah sana sudah menegang dari tadi.


Rakha membawa Kanaya kembali ke tempat tidur dengan bertumpu pada kedua lututnya Rakha merebahkan Kanaya.



Kanaya meremas rambut Rakha dengan kasar saat ia tengah menyesap bukit kembarnya dan menekan kepala sang suami semakin dalam.


Rakha bermain-main di bawah sana membuat Kanaya semakin mendesah


''ah.... ah sayang.... ahkkk''


desah Kanaya


Rakha kembali memasuki surga kenikmatannya menyatukan tubuh mereka.


Kanaya perpegangan pada bahu Rakha dengan mulut sedikit terbuka kadang ia juga mengigit bibir bawahnya


'ah... ahh.. ''


desah Kanaya


'' sayang ... ini sempit sekali ... kau sangat nikmat '' racau Rakha


ia menurunkan tubuhnya hingga menempel dengan dada sang istri ia kembali menyesap dan menggigit kecil disana hingga meninggalkan jejak kepemilikan

__ADS_1


Kanaya menghentak-hentakan pinggulnya mengikuti ritme permainan sang suami


'' apa masih sakit?


tanya Rakha


''tidak... hanya sedikit... ehhmmm ah... ''


Kanaya mencengkram punggung Rakha saat rasa itu mulai menderanya


''ah... aahhh''


Rakha pun mengerang menandakan ia pun mencapai puncaknya bersamaan dengan sesuatu yang mengalir hangat dibawah sana Rakha mengelus perut rata sang istri kembali ia mengecup kening sang istri


''terima kasih ''


I love yuo my wife ''


Kanaya menelusupkan wajah ke dada Rakha


'' I love yuo too my husband''


''tidurlah lagi kau pasti lelah ''


ucap Rakha


sembari mengelus punggung Kanaya yang terbuka


'' kau benar, aku memang lelah, ini salah mu karna kau terus memakan ku rasa nya pinggangku terasa remuk kau seperti tidak kenal lelah ''


Kanaya mengerucutkan bibirnya.


Rakha tersenyum gemas dan mengecup bibir


mungil itu


'' kau sungguh menggemaskan sayang apa lagi kau juga ehhhmmm.... kau tau kau sangat nikmat... '' bisik Rakha dengan tatapan nakalnya


''ih... kau.. ini dasar mesum ''


Kanaya mencubit pipi Rakha


''biarin mesum pada istri sendiri''


keduany tertawa bahagia tanpa beban hanya cinta dan perasaan yang membuncah karna bisa bersama pada ahirnya


''sayang aku ingin lagi ya...


Kanaya membulatkan mata nya saat Rakha sudah mulai bermain -main dengan kedua bukit kembar nya ''


''ok... puaskan aku buat aku melayang''


jawab Kanaya dengan mengedipkan matanya


Rakha pun tersenyum senang


'' of corse baby''


dan ahirnya hari itu sepasang suami istri itu menghabiskan waktu mereka di kamar hotel saja tanpa keluar .


sementara Rakha dan Kanaya yang tengah bahagia berbeda dengan Damar ia kini terpuruk di penjara saat ini Prawira tengah mengunjunginya

__ADS_1



'kau benar-benar membuat ayah kecewa Dam... apa yang ada dalam pikiran mu hingga kamu nekat berbuat hal yang memalukan seperti itu pada Naya bahkan dihadapan umum?


sesal Prawira


Damar hanya mengulas senyum tipis


''aku muak dengan semuanya , dia sama sekali tak menganggapku dia malah menikah dengan oranglain aku sudah memohon bahkan bersujud di kakinya tapi apa? apa yang aku dapatkan apa yah??


teriak Damar prustasi


Prawira menatap iba sang putra


''ayah sudah bilang padamu jangan memaksakan kehendak mu biarkan Kanaya yang memilih kehidupannya sendiri jangan lagi kau usik kalau ia jodohmu ia akan kembali padamu bukan dengan cara yang kau pilih itu akan membuat ia tambah membencimu''


ungkap Prawira


''aku sudah tak peduli lagi ia membenciku atau tidak yang jelas mereka harus membayar semua yang aku alami tak akan ku biarkan mereka bahagia.


geram Damar


''bantu aku yah... keluarkan aku dari sini ''


kembali Damar bicara


''Ayah tidak tau Dam, harus berkata apa tapi kasus yang kau hadapi sungguh berat apa lagi banyak saksi juga yang kau hadapi bukan orang biasa ia adalah pengusaha no 1 dinegara kita ''


Prawira menghela napas saat ia tau siapa yang menikahi Kanaya.


''maksud ayah?


Damar menautkan alisnya penasaran


''Rakha Mahendra CEO MAHENDRA CORPORATION''


Damar tertegun mendengar nama itu


''jadi dia yang menikahi Naya? ''


Damar nampak syok saat ia ingat nama besar CEO Mahendra


''ia meremas rambutnya frustasi


''Ayah kenapa semua tidak adil untukku ? aku mencintai Naya apa aku salah ?


Prawira hanya bisa pasrah menerima kenyataan kalau anak semata wayang nya akan di hukum cukup lama


''semua ini salah Ayah , karna terlalu memanjakan mu hingga kau tumbuh dengan sifat egois mungkin ini juga karma yang harus ayah tuai akibat dosa-dosa ku dimasa lalu, anggap saja ini pelajaran untukmu Dam, Ayah harap kau bisa benar-benar berubah ayah akan mencoba menemui Kanaya meminta bantuannya untuk mencabut tuntutannya kepadamu walaupun ayah sendiri tidak yakin ia mau melakukannya'


' ucap pria paruh baya itu dan beranjak meninggalkan Damar yang menunduk meremas rambutnya dengan kasar


'' ahh... siallll''


' geram Damar dengan tangan mengepal


''tunggu aku Kanaya, Rakha aku akan membuat perhitungan dengan kalian, Naya kau hanya miliku


miliku ''


Damar dengan tangan terkepal raut wajah penuh amarah.

__ADS_1


__ADS_2