Istriku Sayang Istriku Malang

Istriku Sayang Istriku Malang
Istri sultan


__ADS_3

hari sudah larut saat Kanaya dan Rakha memutuskan untuk pulang


karena Kanaya yang merindukan Axelle


''Rakha, Naya kalian sudah kembali ?


bukannya kalian ingin berkencan berdua?''


tanya Sarra yang kebetulan belum tidur ia tengah mengambil air minum untuk Adam


''Naya, kangen Axelle mom''


jawab Kanaya dengan memeluk ibu mertuanya itu


''padahal kalian kan jarang ada kesempatan untuk berkencan , ya sudah ini sudah malam Axelle biar tidur di kamar mommy malam ini ''


tutur Sarra


''Kanaya dan Rakha pun memutuskan untuk beristirahat karna hari pun sudah sangat larut


saat mereka sudah di kamar Kanaya memutuskan untuk mandi dahulu


''namun sebelum Kanaya menutup pintu kamar mandi Rakha menahan pintu dengan kakinya


dengan senyum di wajahnya


''ada apa? aku mau mandi dulu ''


''aku ikut kita mandi bersama''


ucap Rakha


''aku tau niatmu , pasti bukan hanya sekedar mandi ''


Kanaya dengan memutar bola matanya


''masuklah''


Rakha pun masuk dan menarik tubuh Kanaya


ke dalam pelukannya


dan mencium bibir Kanaya dengan **********


lidah mereka bertautan mengecap rasa manis satu sama lain


kepala mereka pun bergerak begitu saja secara naluri


Rakha mendorong tubuh Kanaya ke bawah shower dengan pakaian mereka yang sudah berceceran di lantai kamar mandi


keduanya saling memagut di bawah guyuran hangatnya air


Kanaya memeluk erat bahu Rakha saat sang suami tengah asik menyesap bukit kembar nya dengan rakus membuat Kanaya melenguh dengan sentuhan-sentuhan yang Rakha berikan



''sensasi yang benar-benar berbeda mereka rasakan dengan bercinta dibawah guyuran air membuat Kanaya semakin melayang


tengah malam mereka baru beristirahat


bagi Rakha ia tak akan pernah mengenal kata bosan untuh menjamah sang istri yang selalu nampak menggoda dimatanya.


apa yang di takutkan Danu ahirnya terjadi


siang itu


Adam datang ke kantor Adithama bersama orang-orang kepercayaannya


ditengah meting yang saat ini Adithama grup lakukan.


tanpa mengetuk pintu Adam memasuki ruangan meting itu membuat semua orang terkejut terutama Danu.


''Tuan Adam''


semua serempak menundukan kepala mereka berhadapan dengan Adam Mahendra yang begitu di takuti sepak terjangnya yang tak main-main kejam dalam dunia bisnis


''kau pasti sudah tau maksud kedatangan ku kemari karna apa?


ucap Adam dengan duduk di kursi Danu


Danu dan semua orang nampak berdiri dengan wajah tertunduk


''saya tau, Tuan Adam dan saya mohon maafkan atas kelakuan putri saya yang telah berani mengusik rumah tangga putra anda''


ungkap Danu


Adam tersenyum tipis ia tau kalau Danu tak pernah mendukung niat Jessika putrinya


untuk mengganggu putranya


''aku tau kau sudah mengingatkan putrimu


tapi kau juga tau aku tak pernah melepaskan siapa pun yang berani mengusik dan mengganggu anggota keluarga Mahendra ''


kata-kata Adam membuat Danu semakin malu atas perbuatan putrinya semua orang disana melirik sekilas ke arah Danu juga Adam


''tapi atas permintaan menantuku ia ingin aku memaafkan mu .

__ADS_1


aku bisa saja dengan mudah membuatmu hidup dijalanan dan aku akan memaafkanmu dan hanya memperingatkanmu.


tapi untuk putrimu aku tak akan bisa membantu mu karna yang putrimu lakukan sudah diluar batas biar hukum yang memberinya pelajaran .


ucap Adam dan ia pun beranjak dari kursinya berlalu di ikuti orang-orangnya


Danu dan semua orang disana menatap kepergian Adam dengan bernapas lega.


Flashback on


Kanaya meminta Adam untuk memaafkan Danu karna menurut Kanaya


Danu tidak tau apa-apa


tadinya Adam berniat menghancurkan bisnis dan merampas semua harta Danu Adithama dengan hanya menjentikan jari nya saja


namun melihat Kanaya yang memohon ahirnya


Adam mengurungkan niatnya itu.


Flashback off


sementara itu dikantor Rakha tengah mengadakan perekrutan karyawan baru .


Rakha dan Jonathan bersama Siska tengah mewawancara beberapa orang wanita yang ingin melamar.


Kanaya datang bersama Axelle karna Kanaya juga diminta Rakha untuk ikur mewawancarai para pelamar itu



''sayang kau bermain dulu bersama unty Siska Mommy mau membantu dulu Daddy ok ''


ucap Kanaya pada putra kecilnya itu


''Ok mommy''


Axelle akan main sama unty ciska ''


jawab Axelle


yang di bawa oleh Siska di ikuti para pengawal yang menjaga Axelle


satu per satu mereka mewawancarai para pelamar yang ingin bekerja


ada beberapa yang berhasil lolos dari penilaian Kanaya, Rakha dan Jonathan


namun ada salah seorang pelamar wanita berpenampilan seksi yang akan melakukan wawancara nampak mencuri-curi pandang ke arah Rakha


dan hal itu tak luput dari pandangan Kanaya


''akan ada hiburan sebentar lagi''


gumam Jonathan namun terdengar oleh Rakha


''apa maksudmu''


Jonathan hanya menggelengkan kepalanya'


wanita seksi itu kini duduk dihadapan


Kanaya , Rakha dan Jonathan untuk di wawancara


wanita itu tak melepaskan pandangannya sedikitpun


Kanaya nampak kesal dengan tingkah wanita itu


Jonathan pun mulai memberikan pertanyaannya


''Nona Laura , apa tujuan visi dan misimu ingin bekerja di perusahaan kami ''


''aku ingin menjadi istri dari Tuan mu ini''


jawab wanita itu tanpa sadar dari mulutnya namun tetap tenang


''BRAAAKKK''


Kanaya menggebrak meja nya ia beranjak mendekati wanita seksi itu.


'membuat para pelamar yang belum di wawancara melongo dengan kata-kata wanita seksi itu .


Rakha menyandarkan tubuhnya di kursi yang ia duduki dengan mengulas senyum melihat Kanaya tengah bereaksi


begitu juga dengan Jonathan


''rupanya kau memiliki niat terselubung masuk ke perusahaan ini nona Laura ''


dengan gaya elegant Kanaya duduk dimeja dihadapan Rakha untuk menutupi pandangan wanita itu


''hehh... ayolah nona Naya kau jangan terlalu percaya diri suamimu pasti akan bosan padamu lama-lama.


ia juga perlu hiburan kan ?


aku juga mau jadi hiburannya saat di kantor


tukas wanita itu percaya diri


Kanaya semakin geram ia dibuat heran dengan tingkah wanita dihadapannya itu

__ADS_1


''jadi kau menyamakan suamiku dengan laki-laki lain di luar sana .


kau tidak tau suamiku seperti apa dan kau begitu percaya diri nona bisa menggoda suamiku''


''laki-laki mana pun tak akan bisa menolak pesona ku nona Kanaya mereka semua selalu mengejar-ngejar aku


apa kau tak bisa melihat tubuhku semua mata lelaki pasti suka nona''


jawab wanita itu tak ingin kalah


Kanaya hanya mengulas senyum


''kasihan orangtua mu mereka gagal mendidikmu


untuk sekolah tinggi-tinggi tapi hanya untuk jadi seorang jalang ''


ucap Kanaya


membuat wanita itu berang


''kau .... siapa kau berani menghinaku


kau bukan siapa-siapa kalau Tuan Rakha tak menikah dengan mu kau itu hanya gadis miskin


justru kau yang murahan kau pasti yang menjebak tuan Rakha agar mau menikahimu... ''


Kanaya menutup matanya mendengar kata-kata wanita itu , Rakha beranjak dari kursinya



''jaga bicaramu nona kau tak berhak menghina istriku , atau kau akan tau akibat dari kelancanganmu ini''


Rakha merengkuh bahu Kanaya


Jonathan pun bangkit dari kursinya


''nona sebaiknya anda pergi dari sini


jangan membuat keributan ''


ucap Jonathan


''kau wanita sialan aku tak terima semua penghinaan ini aku pastikan aku akan membuat suamimu bertekuk lutut padaku ''


teriak wanita itu


Kanaya mengepalkan tangannya


''nona Laura kau kemari dengan apa?''


dengan tenang Kanaya bertanya.


membuat wanita itu terkejut dengan pertanyaan Kanaya begitu juga Rakha dan Jonathan yang ikut menatap Kanaya.



''aku kesini dengan mobil ku mobil termahal saat ini kau tau , aku yakin kau pasti tidak tau ''


ucap wanita itu percaya diri


''ucapkan selamat tinggal pada mobilmu''


bisik Kanaya dengan berjalan santai sembari berbisik di telinga wanita itu .


Kanaya berjalan ke lobi parkiran dimana mobil sport nya terparkir di ikuti Rakha dan Jonathan juga yang para pelamar dan wanita seksi itu tentunya .


Kanaya memasuki mobilnya dengan kecepatan tinggi ia membawa mobilnya memutar arah dan kembali berbalik dengan kekesalan nya ia menekan klakson


dengan kecepatan tinggi ia mengarahkan mobilnya


wanita itu yang tau maksud dari Kanaya berlari untuk menghalangi mobilnya di tabrak oleh Kanaya


namun Kanaya tak berhenti wanita itu menjerit histeris


''BRUUUKKKK''


Kanaya menubrukan mobil nya ke arah mobil wanita itu yang menghindar kesamping mobilnya dan berteriak histeris


Kanaya turun dari mobilnya


''ini akibatnya kalau kau menginginkan milik orang lain nona Laura''


ucap Kanaya dengan tersenyum sinis


wanita itu terduduk lemas begitu saja saat mobil mewahnya hancur


Rakha hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat apa yang Kanaya lakukan


Kanaya menghampirinya


dengan mengguyar rambutnya ke belakang


Rakha menarik pinggang sang istri dan mencium bibir Kanaya di hadapan semua orang


Jonathan mengheula napasnya melihat semua itu


''dasar istri sultan ''

__ADS_1


__ADS_2