
kedatangan Noni membuat Kanaya mengingat kembali masalalunya
trauma nya pun kembali menderanya
Rakha merengkuh tubuh Kanaya dengan panik saat Kanaya terhuyung
Noni mencoba mendekati Kanaya namun di bentak Rakha
Axelle mengambil minum untuk sang Mommy
Noni yang melihat Kanaya begitu dicintai anak dan suaminya pun kembali menangisi nasibnya
Rakha di buat bingung dengan hal itu
''sayang aku tidak apa-apa ''
Kanaya dengan mengelus wajah Rakha
juga Axelle
''Naya kau sungguh beruntung, suami dan putramu begitu menyayangimu ''
ucap Noni
''Tuan muda maafkan aku atas semua kesalahanku dulu , kedatanganku hanya ingin memperingatkan Naya untuk berhati-hati pada mas Damar''
tutur Noni
''apa maksudmu''
Rakha kembali membentak Noni
''Tuan muda , pernikahan ku dengan mas Damar hancur kami sudah bercerai
ia kembali seperti dahulu dan kembali menginginkan Naya''
Rakha nampak membulatkan matanya mendengar hal itu Kanaya memeluk Rakha dengan erat
Noni menceritakan kembali pernikahan nya dan memperingatkan Rakha juga Kanaya tentang Damar
''apa ayah tau tentang kalian ''
tanya Kanaya
''tau Nay... ayah mertua yang membantuku bercerai dengan mas Damar
aku juga sekarang tinggal dengannya ia mengadofsiku sebagai putrinya Naya
''ayah sangat baik ia sangat menyesalkan sikaf mas Damar ayah juga mengusir mas Damar dan mencoret namanya dari nama keluarga ayah sangat kecewa pada mas Damar yang kembali menginginkanmu Naya
''ayah bilang kalau Damar kini jadi terobsesi padamu bukan cinta tetapi obsesi akibat rasa bersalahnya juga dulu padamu Nay..
Kanaya semakin mempererat pelukannya kepada Rakha ia kembali mengingat bagaimana kejam nya Damar dulu
Rakha mengecup keningnya
Noni kembali meminta maaf pada Kanaya dan Rakha
ia juga bersedia membantu Rakha tentang Damar yang saat ini sudah kembali dari inggris beberapa waktu lalu.
setelah menemui Kanaya
Noni kembali ke rumah Prawira
ia mengurus pria paruh baya itu yang kembali jatuh sakit setelah perdebatannya dengan Damar
''ayah''
panggil Noni saat memasuki kamar Prawira
yang tengah beristirahat
''bagaimana kau sudah menemui Naya?''
tanya Prawira
''sudah yah, Kanaya dan Tuan muda Rakha sudah ku beritahu untuk berhati-hati pada mas Damar ''
__ADS_1
ungkap Noni ''
''baguslah setidaknya kita bisa berjaga-jaga
kita tidak tau apa yang akan di lakukan Damar
maafkan Damar yang sudah menyakitimu nak''
''sudah, ayah jangan terlalu memikirkan aku
aku sudah baik-baik saja
mungkin ini adalah karma yang harus aku terima akibat kesalan yang aku lakukan dulu pada sahabatku Naya''
Prawira mengangguk ia pun merasakan hal yang sama seperti yang Noni rasakan
pada Kanaya.
sementara itu Damar kini setelah kepulangannya dari inggris kini ia tinggal di apartemen pribadinya setelah perdebatannya dengan sang ayah
beberapa waktu lalu
ia kini pun memutuskan untuk melakukan semua yang ia inginkan tanpa ada yang melarang nya lagi
ia tengah terbaring setelah pulang dari klub malam dengan memandangi foto-foto Kanaya yang berjejer memenuhi kamarnya itu
''Naya... aku merindukanmu''
kembalilah padaku ''
lirih Damar
''aku akan membuatmu bahagia kembalilah sayang aku mencintaimu Naya''
kembali Damar lirih di tengah sisa kesadarannya
yang perlahan menghilang dan terlelap menuju alam mimpi
beberapa waktu setelah kedatangan Noni
Rakha semakin memperketat kembali penjagaan terhadap Kanaya dan Axelle
Kanaya sendiri kini bersikap santai mengingat Rakha selalu disisinya juga karna ia kini sudah bisa menjaga diri karna latihan yang selama ini Adam dan Rakha ajarkan padanya
terkadang Kanaya juga mengunjungi markas Adam untuk memantau situasi bersama Rakha tentunya.
''saat ini Kanaya tengah berbelanja keperluan rumah dengan membawa Axelle dan di ikuti pengawalnya
''kalian jaga saja dari jauh aku dan putraku juga tidak akan jauh dari kalian ''
titah Kanaya
''baik Nona''
para pengawal itu pun mematuhi perintah Kanaya dengan menjaganya dari kejauhan hanya pelayan yang mengasuh Axelle saja yang bersamanya menuntun Axelle
Kanaya memilih sayur dan buah -buahan segar daging , ikan dan seafood
juga beberapa cemilan bersama Axelle yang ikut memilih
tanpa mereka sadari kalau gerak-gerik mereka di awasi seseorang
yang juga mengambil gambar mereka
''apa yang kau lakukan , kenapa kau memotren Mommy ku ?''
tanya Axelle
seseorang itu kemudian membungkuk dihadapan Axelle pria itu memperhatikan wajah dan gaya bicara Axelle
( gaya bicaramu bahkan wajah mirip dengan Rakha ibumu rupanya sangat mencintai ayahmu )
gumam pria itu yang ternyata adalah Damar
Axelle kembali memanggil-manggil nya
''uncle''
__ADS_1
Kanaya yang mendengar suara Axelle pun menghampiri putranya itu tanpa tau Axelle bicara dengan siapa
''Axelle sayang kau bicara dengan siapa?''
tanya Kanaya
''Mommy ''
orang ini memotret kita dari tadi ''
ucap Axelle
Kanaya nampak terkejut dengan penuturan putranya itu
''apa kabar mu Naya?''
Kanaya sontak memeluk Axelle
saat tau siapa di hadapannya itu
''Tu-tuan Damar''
''kau masih seperti dulu Naya memanggilku dengan sebutan itu''
Kanaya nampak gugup namun ia berusaha menutupi ketakutannya mengingat ada Axelle bersamanya
''maaf tuan aku permisi dulu''
''Naya tunggu''
Damar menarik tangan Kanaya hingga tubuhnya terhuyung kedalam dekapan Damar
Kanaya meronta -ronta
''lepaskan tangan ku ''
Damar menatap wajah Kanaya yang kini dihadapanya yang terlihat semakin cantik tanpa ada yang berubah setelah lama mereka tak bertemu
''kau semakin cantik Naya ''
''Mommy, lepaskan Mommyku ''
rengek Axelle pelayan dan pengawalpun datang menghampiri mereka
''lepaskan nona kami ''
Damar seolah tuli ia tetap mencengkram tangan dan tubuh Kanaya dengan kuat
Kanaya kemudian membalik tubuhnya memukul wajah Damar dan menarik tubuhnya hingga tersungkur ke lantai
''bruukkkk''
Damar terjatuh ia tampak terkejut Kanaya bisa berbuat seperti itu ia pun beranjak
Kanaya menatap nya dengan tajam
''jangan pernah sekalipun kau berani menyentuhku Tuan''
Kanaya pun beranjak mengambil tas dan memangku Axelle di ikuti pelayannya
Damar mencoba mengejar namun dihadang pengawal Kanaya
''Naya tunggu''
''Tuan sebaiknya anda jangan membuat masalah
dengan Nona muda atau anda akan tau apa akibatnya''
ancam para pengawal Kanaya
Kanaya membawa Axelle dan menyelesaikan belanjanya ia memerintahkan manager mall milik suaminya itu untuk mengirimkan barang-barang yang sudah ia pilih tadi ke mansion
ia tak ingin berlama-lama berada di sana
mengingat Damar tadi yang begitu nekat mendekatinya ia tak ingin Axelle melihat kekerasan nantinya.
__ADS_1
Damar Prawira