Istriku Sayang Istriku Malang

Istriku Sayang Istriku Malang
Eps.2 *Persahabatan*


__ADS_3

******


Hari ini Sangatlah cerah,di ufuk timur sang surya dengan angkuh nya sudah berada di tempat nya bersiap menyinari alam dan seisinya,cuaca saat ini seakan mewakili suasana hati seorang gadis anggun yg sedang bersiap untuk menemui sahabat lamanya yang akan tiba dari luarnegeri,seusai menjalani studi nya di negeri seberang sana.


"tok,tok,tok,"suara pintu kamar gadis tersebut


"yaaa,,,"sahutnya.."siapa,,???


"itu non,di depan ada non Dara lagi nungguin non Nisha"suara dari seorang ibu paruh baya di balik pintu menjawab.


"oh iya bi,,suruh masuk aja kesini ya"jawab gadis tersebut yang ternyata bernama Nisha.


"baik non" jawab wanita paruh baya itu sambil bergegas menghampiri Dara yang sudah menunggu di sofa ruang tamu.


"Non Dara,kata Non Nisha langsung ke kamar Non Nisha aja,,silahkan!" Bi imas dengan sedikit membungkukan kepala nya menyampaikan pesan dari nona muda tersebut ke Dara.


"Oh iya bi Imas,,makasih,,saya langsung masuk ya,"jawab Dara sambil menyunggingkan senyum manis nya.


Dara pun berjalan menuju kamar sahabat nya tersebut,kemudian mengetuk pintu kamar.


"Masuk aja,Ra. Ga di kunci koq."sahut Nisha.


"Kamu belum siap,Nis??


sebentar lagi pesawat nya tiba lho.."ucap dara sambil melihat arloji di lengan kiri nya.


"Udah koq,Ra..sebentar lagi,,aku udah ga sabar pengen ketemu Delia,Dia pasti makin cantik,,"Ujar Nisha sambil memejamkan mata nya menunjukan ekspresi bahagia.


"iya,,secara kita udh hampir 3 tahun ga ketemu,,ya udah makanya cepetan.kamu dandan lama-lama gini kaya mau ketemu Sahir aja"ledek Dara


"iiihhh,,,,apa sih, Ra.."Nisha sedikit tak terima ledekan sahabat nya.


"Sahir ga ikut kita ke bandara,Nis?"tanya Dara,,"kamu udah bilang ke dia kan,hari ini kita mau jemput Delia??" Sambung nya


"udaaahhh,,,tapi ya mau gimana lagi,hari ini tuh dia musti ke perusahaan orang tua nya yang di Bogor,kabar nya sih buat serah terima jabatan atau apalah aku ga begitu ngerti juga,,"jawab Nisha sambil mengambil ponsel dan memasukkan nya kedalam tas milik nya.


"mmmmhhh,,,"Dara mengapitkan bibir nya mencerna jawaban Nisha."maklum sih Sahir kan anak tunggal ya,semenjak ayah nya meninggal,dia jadi pewaris satu satu nya dan otomatis penerus perusahaan mendiang ayah nya ,kamu beruntung lho bisa dapetin dia" goda Dara sambil menyenggol bahu sahabat nya itu.


"eehhh dengerinnya,sahabatmu ini suka Sahir apa adanya,meski pun dia anak dari orang 'biasa',aku tetep cinta koq,,"ucap Nisha berusaha meyakinkan sahabat nya itu.


"masaaaa,,,???ledek Dara lagi.


"iiihhh masa kamu kaya ga kenal aq,,??tambah Nisha."emangnya aku tipe cewe matre,,??Nisha balik bertanya.


"iya deh iyaa,,,aq percaya,sahabat ku ini emang yang paling baik,paling cantik,paling pengertian,,daannn,,,"Dara menghentikan pujiannya


"dan apa hayooohh,,,???tanya Nisha Curiga.


"paling rakus kalo lagi makannn,,,hahahahaa"sambung Dara sambil berlari keluar kamar Nisha karena dia tahu pasti Nisha ga akan terima ledekan nya itu,kalo dia ga cepat menghindar,,cubitan mematikan dari jari sahabat nya itu pasti sudah mendarat di pingganya.

__ADS_1


Nisha mengejar Dara sampai keluar rumah,Dara segera masuk ke dalam mobil milik nya,,Nisha pun turut masuk ke dalam mobil.


Dengan wajah cemberut dan mengapit kan kedua tangannya ke dada.


"Deeuuhhh segitu aja ngambekk,,iya deh maaf maaf,"rayu Dara


Nisha masih tetap di posisi ngambek nya.


"lebaayyy aahhh,,ternyata sahabat ku ini masih kekanak kanakan ya,,masih sama aja,padahal udah mau jadi nyonya Sahir Aditya,pengusaha muda yang terkenal dengan ketampanannya."Ucap Dara sambil merentangkan kedua tangan nya seolah olah sedang memperagakan diri nya yang sedang memperkenalkan seseorang di atas panggung.


nisha yg melihat tingkah lucu sahabat nya itu jadi terkekeh menahan tawa.


"udahhh aahh,,bercanda muluu,,ayo berangkatt,,nanti pesawat nya keburu landing lho,,"


"iyaaa iyaa bawel,," ucap Dara sambil menghidupkan mesin mobil dan melaju meninggalkan halaman rumah Nisha.


"ehhh kita ga pamit ke ayah kamu,Nis.."Kata Daramengingatkan.


"Ayah ga ada di rumah,dari pagi udah pergi jogging sama temennya,,"jawab Nisha.


"ooohhh,,,"Dara membulat kan mulutnya.


Terdengar dering suara ponsel Dara dalam tasnya,Dara pun meminta bantuan Nisha untuk melihat siapa yang memanggil nya,berhubung Dara sedang mengemudi.


"Honey Banny"ucap Nisha seraya memperlihatkan layar ponsel Dara.


"ya sayangg,,ada apa,,???"tanya dara.lalu


terdengar samar suara pria menjawab di seberang sana,,"oohhh iya iya,,nanti habis dari bandara jemput Delia,aku langsung ke Rumah Sakit ya,,"sambungnya."udah dulu ya, yang.Aq lagi nyetir nih,,see U,,Love U too.."mengakhiri panggilan telponnya.


"kenapa Ra,,ada yang seriuss,,??tanya Nisha penasaran.


"engga kenapa napa,suami aq ngabarin kalo Dr.Seli hari ini ga bisa masuk praktek,,jadi aq yg harus isi jam praktek nya dia."


jawab Dara..


"oohhh gitu ya.." Jawab Nisha paham


Dara,Nisha,Delia,bersahabat sejak mereka kecil.


Dara yang usia nya tertua di antara mereka,sudah menikah 2 bulan lalu dan sekarang menjadi seorang dokter spesialis kandungan di salah satu RS swasta milik keluarga suami nya yang juga seorang dokter spesialis anak di RS yang sama.


Dara dan Nisha akhir nya tiba di bandara,setelah memarkirkan mobil,mereka masuk ke dalam bandara menunggu kedatangan Delia,sahabat mereka.


Tak butuh waktu lama,pesawat yang di tumpangi Delia sudah tiba,


Selang 15 menit terlihat sesosok wanita cantik dengan tinggi yang sempurna masuk ke dalam ruangan,Nisha yang sudah sangat hafal dengan perawakan Delia segera menghampiri dan memeluk sahabat nya tersebut.


"Delliiiiaaaaa,,,,"pekikk Nisha.

__ADS_1


"Nishaaaa,,,Daraaaa,,,," jerit Delia tak kalah tarik.


mereka bertiga berpelukan untuk melepas kerinduan selama bertahun tahun berpisah.


sesudah beres memasukkan barang bawaan Delia,Dara segera melajukan kendaraan meninggalkan bandara.


"makasih bangeett ya girls,,kalian udah mau repot repot jemput aku ke airport,"ucap haru Delia


"nyantaaii aja kali,Del..kita ga ngerasa repot koq,malah kita seneng bangett bisa jadi orang pertama yang kamu lihat setibanya di tanah air,,"kata Nisha bahagia


"oohhh girls,,aku beruntung banget punya sahabat kaya kalian,,"Delia sedikit mengusap titik bening haru dari matanya.


"kamu makin cantik aja lho,Del."puji Dara


"Masa sih,kalian juga ga kalah cantik,apalagi kamu Nis."jawab Delia.


"oh ya,Ra.maaf ya pas hari bahagia nya kamu ,aq ga bisa balik,,waktu itu aku pas banget lagi sibuk sibuk nya nyelesain tugas studi ku.."tambah Delia penuh sesal.


"aq ngerti koq,say..yang penting hadiahnya aja jgn lupa,,"goda Dara pada Delia yang membuat mereka tertawa.


"nihh bentar lagi juga,Nisha nyusul lho." kata Dara


"oh ya,,waahhh aq dong yg paling bontott,,hahaha"canda Delia,


"btw siapa calon nya,koq aq ga pernah tau kamu punya pacar,Nis?tanya delia penasaran.


"kamu juga kenal koq,Del.,Dia temennya Dara waktu kuliah dulu,senior nya kita,,"jawab Nisha


"oh ya,,??siapa sihh,,??tanya Delia makin penasaran.


"itu lho Del,anak fakultas ekonomi yang jadi coverboy pada masa nya,,pasti kamu ingett,,secara seluruh cewe di kampus pada ng fans ma dia,,kecuali aq ya,,"jawab Dara tersenyum.


Delia mencoba mengingat pria yg di sebut kan Dara barusan,,


"jangan jangan Sahir,,"gumam Delia dalam hati


"ahh kelamaan mikir kamu,del,,itu lho Sahir Aditya,,"jawab Dara tegas.


"DEG"ternyata perkiraan delia benar,dan itu amat sangat menyakitkan hati nya,sejak lama ia menaruh rasa pada pria yang kini menjadi calon suami dari Nisha Sahabat nya itu,,rasa bahagia bertemu sahabat nya seketika berubah menjadi rasa pedih yang amat dalam,namun ia tak ingin menampakkan rasa sakit nya itu di depab kedua sahabat nya.


"del,,Deliaa,,kamu koq malah bengong,,"Nisha mengguncangkan pundak sahabat nya itu.


"eehhh,,ohhh,,ngga,, itu aq lagi nyoba nginget2 aja koq,,aq beneran ga tau,Sahir itu yang mana ya,,??jawab Delia berbohong.


"ya udah,nanti aq kenalin lagi ya ma dia,,"ucap Nisha tersenyum lalu di balas senyuman getir oleh Delia.


Dara yang menyaksikan perbincangan kedua temanya yang duduk di kursi belakang dari kaca depan mobil bisa menangkap kejanggalan aneh di diri Delia saat dia tahu calon suami Nisha adalah Sahir.Namun ia tak ingin berburuk sangka.


Dara menuntun setir mobil nya menuju rumah Delia,kemùdian tak lama ia pamit karena harus segera kq RS untuk melaksanakan tugas nya.

__ADS_1


__ADS_2