
Jodoh memang tidak ada yang tahu
begitu juga dengan hubungan Arjuna dan Rena
sering nya waktu yang mereka lewati bersama membuat Arjuna jatuh hati pada sosok Rena yang ceria .
''hal itu disambut antusias Kanaya yang bahagia saat mendapat undangan khusus dari Rena dan Arjuna yang mengajak Kanaya untuk bertemu di cafe milik Arjuna
dengan membawa Axelle , Kanaya kini tengah berada di cafe Arjuna
Axelle nampak senang bercanda dengan Arjun yang tengah memangkunya itu''
''Ren aku tak menyangka kalian akan menikah
tapi aku ikut bahagia untuk kalian
semoga semuany berjalan dengan lancar nanti ''
ucap Kanaya dan di aminkan
Arjuna dan Rena.
''oh ya Naya, nanti malam Kak jun akan mengadakan pesta bujangan di klub miliku.
''Kak jun, mengajak Rakha, Jonathan dan Andra untuk hadir karna mereka adalah sabahat Kak jun
jadi Kak jun harap kau tidak keberatan Rakha pergi nanti malam ''
''Kanaya tersenyum tipis walaupun sebernanya ia ingin sekali menolak dan melarang Rakha untuk pergi.
namun teringat akan persahabatan mereka
Kanaya pun mau tak mau mengijinkan .
seperti yang dikatakan Arjuna tadi siang
Rakha tengah bersiap untuk pergi
Kanaya nampak menekuk bibirnya
''sayang jangan marah , aku janji aku tak akan pulang malam dan tidak akan macam-macam juga aku tidak akan minum''
Rakha dengan mengangkat 2 jari tangannya
Kanaya hanya tersenyum simpul
''kita lihat saja nanti awas saja kalau kau
macam-macam.
kau bisa tidur diluar ''
ancam Kanaya karna tau Rakha tak akan pernah bisa tidur jauh darinya''
''siap nyonya, aku pasti mematuhi perintah anda''
tukas Rakha ia pun pamit dengan mencium bibir Kanaya dan Axelle yang sudah terlelap di tempat tidur mereka .
suasana klub milik Arjuna nampak meriah dengan suara musik keras yang memekakan telinga dan beberapa pengunjung yang datang
untuk mencari hiburan
__ADS_1
di sebuah meja viv Rakha dan 3 sahabatnya nampak berbincang.
Jonathan dan Andra dengan gelas minuman dintangannya juga Arjuna sang calon pengantin
hanya Rakha yang meminta sopdrink saja.
''Rakha, kau memang tak pernah berubah di antara kita hanya kau yang jarang minum ''
tutur Andra
yang di angguki Jonathan
''sesekali kau minum lah ini kan pesta ku
setidaknya untuk merayakan hari besar ku kau minumlah sedikit ''
ucap Arjuna
karna tak enak hati Rakha pun minum sedikit
ke 3 sahabatnya itu nampak tertawa melihat apa yang Rakha lakukan .
sementara itu Kanaya sedetik pun tak bisa memejamkan matanya
ia merasa gelisah akan Rakha.
ia memutuskan untuk menyusul Rakha ke klub bersama Siska dan Rena yang ia hubungi terlebih dahulu.
juga meminta izin pada Sarra dan meminta untuk menjaga Axelle
dengan mengendarai mobilnya Kanaya menjemput Siska sementara Rena janji bertemu saja di klub
tak lama mereka pun tiba di klub dan Rena telah menunggunya depan pintu masuk
''Kanaya melihat Rakha dan ke 3 pria sahabat sang suami nampak sedang berbincang-bincang
ia pun merasa lega dan duduk di meja bar bersama Siska dan Rena
''syukurlah yang kita khawatirkan tidak terjadi''
''kita lihat saja dulu situasinya kalau memang seperti , kita pulang jangan sampai mereka tau kita kesini ''
timpah Siska
Kanaya dan Rena pun setuju
mereka memesan orange jus sambil memantau para pria mereka.
''tak lama ada beberapa wanita datang ke meja Rakha dan sahabatnya itu
''shitttt''
Kau bilang tak akan ada wanita Jun''
Rakha beranjak kesal
''Rakha , tunggu memang tidak ada wanita aku tak mengenal atau memanggil mereka ''
tukas Arjuna yang heran dengan kedatangan para wanita itu .
Kanaya yang melihat itu segera menghampiri suaminya itu di ikuti Siska dan Rena
__ADS_1
''bagus , aku sudah tau pasti akan seperti ini''
Kanaya pun dengan kesal bermaksud meninggalkan tempat itu namun di cegah Rakha dengan menarik tangannya ''
''sayang tunggu dulu, ini tidak seperti yang kau pikirkan aku bisa jelaskan.
Juna kau yang harus menjelaskan pada istriku''
Rakha menatap Arjuna
''sorry Naya... Kaka juga tidak tau siapa mereka , Kak jun tidak mengenal mereka ''
tutur Rakha
''kalau kau tak mengenal mereka kenapa mereka berani duduk disini ''
tanya Rena yang juga ikut kesal
Arjuna menatap calon istrinya itu yang juga tengah menatap nya tajam
Jonathan dan Andra terbahak-bahak melihat kedua teman mereka terciduk seperti maling
tiba-tiba kuping Jonathan seperti tertarik rupanya telinganya di tarik Siska
yang nampak kesal dan geram
''kau malah tertawa , jangan lupa kau juga ikut bersama mereka kau sama saja ''
semua menatap heran akan sikap Siska pada Jonathan
''tak usah menatap ku begitu aku dan Jonathan saling mencintai , kami berencana untuk menikah tapi melihat hal ini aku ragu untuk menikah dengannya ''
''ungkap Siska yang beranjak pergi begitu saja dengan wajah kesal
Jonathan pun beranjak mengejar Siska
Siska... tunggu!
semua ini karna kau ''
''Jonathan menunjuk Andra yang semakin terpingkal-pingkal melihat ketiga sahabatnya ditinggal wanitanya masing-masing
''pernikahan kita batalkan saja aku kecewa aku benci sama kamu mas, kamu keterlaluan ''
kesal Rena
ucapan Rena membuat Arjuna panik
''Ren jangan gitu dong, ini ulah Andra
kau tidak lihat dia senang kita bertengkar ''
jelas Arjuna
Rena melirik Andra yang tertawa dan menagkup kedua tangannya
''iya Ren, sorry ''
aku hanya iseng saja ''
ucap Andra , dengan kesal Rena melempar cangkang sofdrik bekas Rakha ke arahnya.
__ADS_1
nnsementara itu Kanaya malah berpesta menari dan bernyanyi bersama Rakha
keduanya turun ke lantai dansa nampak serasi dimana Kanaya dan Rakha menari bersama sambil bernyanyi keduanya begitu kompak meliukan badan dengan lincah dan kompak membuat semua mata menatap kagum pada mereka