
Kehamilan Kanaya yang bisa di bilang extrem dimana ia selalu mual dan muntah saat jauh dari Rakha namun ia akan biasa saja saat berada di dekat Rakha.
Kanaya juga mulai membatasi pekerjaannya atas permintaan Rakha jabatan sekertaris yang selama ini ia pegang mulai ia tinggalkan semua ia percayakan pada Jonathan sekaligus asisten pribadi Rakha itu dibantu Siska dan Noni namun bila ada meting atau acara penting Kanaya diharuskan datang ke kantor mengingat ia adalah pemegang saham terbesar saat ini.
Rakha hampir mengalihkan semua aset yang ia miliki atas nama Kanaya namun Kanaya menolaknya dengan alasan ia tak akan bisa mengelolanya Kanaya malah ingin seperti istri lainnya yang diberikan nafkah selayaknya istri namun Rakha bersikeras ahirnya Kanaya pun menerimanya.
beberapa hari ini Kanaya tidak terlalu mengalami mual hanya di pagi hari saja sesuai saran yang Andra sarankan Rakha mengajak bicara bayi yang masih sebesar biji kacang polong itu
flashback on
''hallo sayangnya Daddy... maaf Daddy baru menyapamu , apa kau marah pada Daddy dengan membuat Mommy mu kesusahan ?
Daddy sangat mencintai kalian berdua... tumbuh dan terus sehat didalam sana kami menantikan kehadiran mu jangan buat Mommy susah ya kasihan Mommy... biar Daddy saja yang merasakannya jangan Mommy ok... jagoan''
Rakha asyik berbicara di perut Kanaya yang masih terlihat rata itu Rakha menciumi perut sang istri yang ia sengaja ia buka beberapa kancing piyama nya Kanaya terkekeh dengan kata-kata Rakha di belai nya rambut Rakha dengan perasaan yang tak bisa ia gambarkan saking bahagianya
''ok Daddy... '
' Kanaya menjawab Rakha dengan menirukan suara anak kecil Rakha mengangkat kepala dengan tersenyum ia mencium bibir Kanaya
''I love yuo ''
''I love yuo to'' balas Kanaya
flashback off
Kanaya duduk di sisi jendela apartemen ia terseyum sendiri mengingat saat Rakha berbicara dengan bayi yang ia kandung.
sementara itu Rakha tengah sibuk di kantornya dengan setumpuk berkas di mejanya
penjualan properti nya sudah selesai dan pembangunan nya pun sudah rampung ia kini tengah menghitung laporan pundi-pundi uangnya
''huh... angka -angka ini membuat mataku pusing ''
Rakha mengheula napasnya di ambilnya benda pipih disampingnya dimana wajah Kanaya tengah tersenyum menjadi wallpaper nya di usap nya layar benda itu ''
''sayang baru beberapa jam saja kita berpisah aku sudah merindukanmu ''
gumam Rakha yang mencium handphone ditangannya itu
''dasar bucin''
suara seseorang yang membuat Rakha terkejut dan hampir menjatuhkan handphone ditangannya
''kalian , kenapa tidak mengetuk pintu dulu kalau aku jantungan bagaimana?''
geram Rakha saat tau Andra datang bersama Arjuna dan Jonathan yang tertawa melihat tingkah Rakha yang begitu larut dalam lamunannya ke tiga pria tampan itu duduk bersam di sofa
''lagian kami sudah mengetuk pintu dari tadi kau tidak menyahut ya kami masuk saja ... kau itu malah asyik menatap handphonemu ''
jawab Arjuna
Rakha bangkit dari kursinya dan ikut bergabung dengan mereka
''tumben kalian datang bersama ada apa'
'tanya Rakha
''haiss, kau ini memang kami tak boleh datang berkunjung sudah lama kita tak berkumpul bersama''
jawab Andra
''mentang-mentang sudah jadi suami lupa sama teman''
timpah Arjuna
''gimana mau ingat kerjaannya ***-*** melulu'' lupa dah dunia.. ''
ledek Andra
semua tertawa mendengar Andra
__ADS_1
''sialan lo... ''
Rakha terkekeh
''Kha, ada kabar buruk Damar di bebaskan dari penjara ''
''shittt''
raut wajah Rakha berubah geram mendengar hal itu
''Bos, Damar dibebaskan karna Prawira menyuap para saksi agar mau mencabut kesaksian mereka juga bukti CCTV yang kita punya tiba-tiba saja dihapus orang dalam karena kurang bukti Hakim pun mengabulkan permintaan banding yang diajukan Tuan Prawira
''gila , apa gak keterlaluan sampai segitunya Prawira membebaskan Damar ''
ucap Andra yang tau siapa Damar dari Arjuna dan Jonathan
''itu karna Prawira sangat menyayangi Damar mengingat ia anak satu-satunya pewaris nya ya wajar , dari dulu juga begitu meskipun dengan cara nya yang salah ''
timpah Arjuna
'' apa yang akan kau lakukan , Damar bebas itu artinya istrimu dalam bahaya jangan sampai ia berbuat nekat mengingat kejadian terahir kalian bertemu ''
ucap Jonathan yang berbicara dengan santai kali ini
Rakha nampak berpikir
''mungkin aku akan kembali tinggal di mansion ada Mommy yang akan menjaga Naya dan para pelayan juga penjaga setidaknya untuk saat ini itulah tempat yang paling aman ''
''aku setuju ''
tukas Arjuna dan diangguki yang lainnya di tengah obrolan mereka handphone Rakha berbunyi Rakha merogoh sakunya wajahnya nampak berbinar saat melihat wajah sang istri yang menghubunginya melakukan vidieo call
nampak Kanaya tengah memakai kostum kodok Rakha membulatkan matanya
Rakha 📱 sayang apa yang kau pakai ?
bagus tidak ?
aku membelinya couple agar kau juga
bisa memakainya nanti bersamaku
Rakha mmebulatkan matanya mendengar keinginan Kanaya.
ke tiga pria bersamanya nampak terbahak-bahak
Rakha entah harus tertawa atau menangis dengan tingkah sang istri
Kanaya 📱''sayang apa kau marah?, aku bosan di
rumah aku merindukanmu aku ingin
memelukmu dan menghirup aroma
tubuhmu... ''
Rakha yang melihat mata Kanaya seperti akan menangis pun tak kuasa untuk tidak kesal seketika ke 3 pria itu pun diam dan berhenti tertawa
Rakha 📱''saayang , maaf aku tak bermaksud
menyinggungmu sebentar lagi aku pulang
kalau kau mual ambil saja parfume ku
sementara aku tidak ada
Kanaya📱''iya... sepertinya ada Kak jun ?''
Rakha📱''iya memang ada Juna ''
Rakha mengarah kan panggilan itu ke arah ka 3 temannya itu semua tampak melambaikan tangan pada Kanaya
__ADS_1
Kanaya 📱'' Kak jun... Naya kangen kakak, sudah
lama kita tak bertemu , Naya mau minta
sesuatu pada Kak jun boleh tidak?''
Rakha membulatkan matanya tak percaya dengan permintaan sang istri
Rakha 📱''sayang kenapa kau meminta pada Juna
bukan padaku , aku suamimu bukan dia
kesal Rakha kini ia terbakar cemburu
Arjuna sedikit salah tingkah melihat sahabatnya itu menatapnya dengan tatapan tajam
Kanaya📱''sayang kau memang suamiku ... tapi
tidak bisa mengambulkan permintaanku
hanya kak jun yang bisa
Rakha 📱''memang apa yang kau mau ?kau lupa
siapa suamimu ini
Rakha semakin geram dengan ucapan
Kanaya
Kanaya 📱''aku ingin nasi goreng pedas buatan
Kak Jun... dan aku ingin sekarang juga
Rakha kembali terkejut dengan permintaan
Kanaya
Kanaya📱''dulu Kak jun suka membuatkannya
untukku , please suamiku aku sangat
menginginkannya saat ini ''
dengan mata mulai berkaca-kaca Kanaya merajuk
Rakha pun tak tega melihat raut wajah Kanaya yang begitu memelas
''turuti saja keinginan istri mu dia sedang ngidam
''tutur Andra sembari menepuk pundak Rakha
Rakha📱''baiklah sayang, sebentar lagi kami
akan pulang Juna akan memasak nasi
goreng untukmu kau senang''
Kanaya 📱''yeayyyy terima kasih suamiku memang
yang terbaik aku mencintaimu muachhh''
melihat Kanaya begitu bahagia Rakha terseyum senang dan kekesalannya pun berkurang
Arjuna menepuk pundak Rakha
''tanks bro... ''maaf membuatmu cemburu ''
ucap Arjuna
''sial... ''
jawab Rakha diiringi tawa mereka Andra dan Jonathan tau kalau Arjuna menyimpan perasaan lebih pada Kanaya meskipun begitu tak dapat dipungkiri mereka sendiri pun menyimpan kekaguman pada sosok istri teman mereka itu.
__ADS_1