
Hari ini Kanaya berencana untuk berbelanja kebutuhan rumah yang sudah habis.
Rakha juga sudah berangkat ke kantor sebenarnya dia masih cuti namun ada beberapa meting yang tak bisa ia tinggalkan sebelum pergi Rakha memberikan sebuah black card untuk Kanaya .
''ambilah untuk keperluanmu pin nya tgl pernikahan kita ''
ucap Rakha sembari mengecup kening Kanaya
Kanaya menerimanya sebelum Rakha pergi ia juga mencium tangan Rakha sebagai tanda hormat dan baktinya pada suami .
Rakha tersenyum bahagia ia mengguyar rambut panjang Kanaya dan berlalu keluar dari apartemen.
setelah Rakha berangkat Kanaya membersihkan dan membereskan apartemen .
usai itu ia mandi dan bersiap untuk pergi ke pusat perbelanjaan milik sang suami.
Kanaya membawa mobilnya hadiah pernikahan dari Rakha untuknya
Kanaya belajar mengemudi bersama Rena dulu saat kuliah ia juga sudah memiliki sim nya sendiri
dengan kecepatan sedang Kanaya membawa mobilnya menuju pusat berbelanjaan terbesar di pusat kota itu.
Kanaya memarkirkan mobilnya tepat di lobi tak lupa ia menguncinya ia berjalan mengambil troli untuk mulai berbelanja.
ia berbelanja sayuran , roti, daging , ikan dan banyak yang lainnya ia memilih yang benar-benar segar beberapa cemilan susu juga buah-buahan.
ia nampak asyik berbelanja hingga tak menyadari ada seseorang yang tengah memperhatikannya juga memotret dirinya .
usai mendapatkan apa yang dibutuhkan ia pun membawa trolinya ke kasir .
karna haus ia juga membeli minuman kesukaannya sembari mengantri di kasir nampak ada seorang ibu hamil menghampirinya
''permisi nona ''
tanya wanita hamil itu
Kanaya berbalik
'' iya bu ada apa?''
jawab Kanaya ramah
'' nona kau sangat cantik bolehkah aku menyentuh wajah nona hanya sebentar ''
pinta ibu hamil itu
'' Kanaya tersenyum , tentu saja boleh silahkan '' jawab Kanaya ramah
di elusnya perut ibu hamil itu Kanaya nampak sumringah mana kala bayi dalam perut ibu itu bergerak
'' wah dia bergerak''
ibu hamil itu mengelus wajah Kanaya beberapa saat nampak beberapa orang memperhatikan mereka.
''siapa yang mengizinkan mu untuk menyentuh wajah istriku'
' tiba-tiba Rakha datang dan memeluk bahu sang istri
''maaf Tuan , saya hanya ingin menyentuh wajah istri anda sebentar ini ke inginan bayi saya'
' jawab sang ibu hamil yang nampak ketakutan melihat Rakha yang sepertinya sangat tak suka ia menyentuh Kanaya
'' sayang , ibu ini sedang memgandung jangan kau takut-takuti ia sedang ngidam ''
tukas Kanaya menjelaskan pada Rakha
Rakha pun mengangguk
'' terima kasih tuan, semoga kalian selalu bahagia dan segera di beri momongan
'' do'a ibu hamil itu sebelum pergi
amiin ''
Kanaya mengamiinkan
''kau ini ''
__ADS_1
jangan buat orang lain ketakutan karna ke posesifan mu tuan mahendra''
ketus Kanaya sebal
''terserah , itu hak ku kau milikku dan hanya aku yang boleh menyentuhmu''
aku tidak mau berbagi dengan orang lain '' geram Rakha
Kanaya memutar bola matanya jengah dengan sikap suaminya itu
''ya... ya se suka anda saja tuan ku '
' ketus Kanaya
tak ingin memperpanjang masalah
mereka pun membayar belanjaan Kanaya yang terlihat banyak sekali.
Rakha membantu sang istri membawa belanjaannya Kanaya sekilas melihat paperbag yang di bawa Rakha
''apa itu sayang?
tanya Kanaya penasaran
Rakha tersenyum tipis '
' surprise'' nanti kau akan tau di rumah ''
jawabnya singkat
mereka pun berjalan dengan Kanaya yang bergelayut manja padanya terlihat kedua tangan Rakha penuh oleh belanjaan juga Kanaya.
''Rakha menaruh belanjaan nya di bagasi mobil Kanaya
'' sayang , mobilmu bagaimana ?
tanya Kanaya
'' biar diantar karyawan ku ke apartemen ''
jawab Rakha .
Kanaya pun memberikan kunci mobilnya dan Rakha yang membawa mobilnya kembali ke apartemen
''Kanaya membulatkan matanya saat ia menerima notip dihandphonenya ia membuka media sosialnya dimana Rakha menandainya
''sayang , apa ini jadi kau mengikuti ku ?''
Rakha tersenyum tipis
flasback on
Rakha tiba di mall tak lama setelah Kanaya sampai ia pun memasuki pusat perbelanjaan nya
untuk mencari Kanaya .
n ia mencoba menghubungi Kanaya namun urung ia lakukan saat ia melihat sang istri tengah memilih sayuran ia tersenyum bahagia melihat Kanaya yang begitu antusias berbelanja ia juga beberapa kali memotret Kanaya.
ia pun diam -diam mengikuti kemana langkah Kanaya.
terlihat Kanaya melewati beberapa toko pakaian, tas, perhiasan semua ia lewati begitu saja berbeda dengan Rakha ia malah memasuki toko pakaian dalam wanita ,netra matanya melihat lingeri berwarna merah ia terseyum membayangkan Kanaya memakainya
pelayan toko mendekatinya
'' Tuan muda anda disini? ada yang bisa kami bantu?
ucap pelayan toko saat tau pemilik Mall itu memasuki tokonya
''aku ingin semua lingeri model ini dan model lainnya yang paling bagus dan juga paling mahal untuk istriku ''
titah Rakha
pelayan toko itupun segera melakukan yang Rakha minta tak lama Rakha keluar dari toko itu dengan senyum mengembang di wajahnya dan kembali mengikuti Kanaya yang tengah antri di kasir.
flash back off
Kanaya semakin terheran-heran Rakha malah senyum-senyum sendiri
'' iya sayang aku mengikutimu '
' jawab Rakha
__ADS_1
''isshhh... ''
Kanaya melirik Rakha sekilas ia pun kembali tersenyum melihat layar handphone nya membaca komentar para netizen
@ggoo** cantiknya semoga langgeng ya ''π
@ery23* beruntung bgt kakak ganteung dapet
wanita yang sangat cantik semoga cepet
momonganπ
@ gftt* gile beneer cantiknya c eneng masih ada stok gk tuh canda stok π
@deryt* kak istrinya cantik sederhana sekali
secara istri sultan π
@ ccii* hai cantik mau gk endorse produk kita ya π
Kanaya terbahak-bahak membaca komentar-komentar itu Rakha melirik nya
ia pun tersenyum melihat Kanaya bahagia dengan satu tangannya ia menciumi tangan Kanaya yang ia genggam dan satu tangannya memegang kemudi.
tak lama mereka pun sampai ke apartemen
Rakha membantu Kanaya menyusun sayuran ke kulkas dan belanjaan nya di pantri
''sayang , kau hanya belanja keperluan dapur tapi tidak dengan keperluanmu?''
tanya Rakha sambil menyusun makanan ringan di lemari
'' tidak sayang, semua masih ada makeup yang kau belikan belum terpakai , pakaian dan yang lainnya masih belum terpakai semua untuk apa aku membeli yang tidak perlu kalau semua sudah ada kan ?
jawab Kanaya dengan senyum manis nya
Rakha mengangguk
usai membereskan belanjaannya Rakha beranjak menuju balkon untuk melihat matahari terbenam suasana kota menjelang sore.
Kanaya membuatkan teh hangat untuknya dan membawanya kepada Rakha ''
'''sayang , ini teh nya''
Rakha mengambil teh nya
'' terimakasih sayang''
sembari duduk di kursi santai nya Rakha meminum tehnya perlahan ia pun menepuk pahanya agar Kanaya duduk di pangkuannya Kanaya pun menurutinya.
''sayang kau tidak ingin berbulan madu ?''
tanya Rakha sembari mengelus pipi Kanaya
''bulan madu, aku terserah padamu saja kemana pun kau membawaku aku akan ikut, tapi seingat ku jadwal mu sangat padat kan untuk beberapa waktu ke depan ?
jawab Kanaya dengan membelai wajah Rakha dia pun mencium bibir suaminya itu sekilas ''
''kau benar , tapi aku merasa ada yang kurang kalau kita tak pergi untuk berbulan madu pasangan lain kan melakukannya ''
lirih Rakha
''em... aku ada ide bagaimana kalau rencana mu untuk proyek di Bali nanti aku ikut saja atau ada jadwal keluar negri aku juga ikut agar sekalian bisa berbulan madu ''
tawar Kanaya
''perpeck , i like it , dan aku setuju ''
'' Rakha pun menciumi wajah Kanaya dengan gemas Kanaya terkikik geli dan ia pun beranjak
''kau mau kemana?
tanya Rakha menahan tangan Kanaya saat sang istri akan pergi
''aku mau mandi , ini sudah sore apa kau mau ikut juga ?
tanya Kanaya dengan mengedipkan sebelah matanya
Rakha pun beranjak
'' tentu saja sayang ''
ucap nya dengan menghabiskan teh nya terlebih dahulu. dan sore itu mereka habiskan dengan mandi bersama.
__ADS_1